budaya
4.809 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tradisi Lompat Batu di Nias
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Tradisi lompat batu di Pulau Nias, Sumatera Utara atau disebut sebagai  hombo  batu atau  fahombo  telah berlangsung selama berabad-abad. Tradisi ini lestari bersama budaya megalit di pulau seluas 5.625 km² yang dikelilingi Samudera Hindia dan berpenduduk 700.000 jiwa itu.  Tradisi  fahombo  diwariskan turun-termurun di setiap keluarga dari ayah kepada anak lelakinya. Akan tetapi, tidak semua pemuda Nias sanggup melakukannya meskipun sudah berlatih sedari kecil. Masyarakat Nias percaya bahwa selain latihan, ada unsur magis dari roh leluhur dimana seseorang dapat berhasil melompati batu dengan sempurna.  Lompat batu di Pulau Nias awalnya merupakan tradisi yang lahir dari kebiasaan berperang antardesa suku-suku di Pulau Nias. Masyarakat Nias memiliki karakter keras dan kuat diwarisi dari budaya pejuang perang. Dahulu suku-suku di pulau ini sering berperang karena terprovokasi oleh rasa dendam, perbatasan tanah, atau...

avatar
Atika Amalina
Gambar Entri
Makan Bajamba
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Makan bajamba atau juga disebut makan barapak  adalah tradisi makan yang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau  dengan cara duduk bersama-sama di dalam suatu ruangan atau tempat yang telah ditentukan.  Tradisi ini umumnya dilangsungkan di hari-hari besar agama Islam  dan dalam berbagai upacara adat, pesta adat, dan pertemuan penting lainnya.  Secara harafiah  makan bajamba  mengandung makna yang sangat dalam, dimana tradisi makan bersama ini akan memunculkan rasa kebersamaan tanpa melihat perbedaan status sosial. --- Makan bajamba atau biasa disebut juga makan barapak adalah tradisi makan yang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau. Masyarakat berkumpul dengan duduk bersama di suatu ruangan. Biasanya kegiatan makan bersama ini dilakukan untuk memperingati hari-hari besar agama Islam. Bahamba juga jadi ajang kegiatan sosialisasi dengan tanpa melihat perbedaan status sosial. Makanan yang jadi menu utama cukup beragam mulai dari...

avatar
Atika Amalina
Gambar Entri
Upacara U’a Pua
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Upacara U’a Pua  merupakan sebuah tradisi masyarakat Lombok yang dipengaruhi oleh ajaran Islam. Upacara U’a Pua dilaksanakan bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang juga dirangkai dengan penampilan atraksi Seni Budaya masyarakat Suku Mbojo (Bima) yang berlangsung selama 7 hari.Prosesi U’a Pua diawali dengan Pawai dari Istana Bima yang diikuti oleh semua Laskar Kesultanan, Keluarga Istana, Group Kesenian Tradisional Bima dengan dua Penari Lenggo yang dilengkapi dengan Upacara Ua Pua. Selama proses pawai berlangsung Group Kesenian terus memainkan Genda Mbojo, Silu dan Genda Lenggo. Ketika memasuki Istana, Penunggang Kuda menari dengan suka ria ( Jara Sara’u), Sere, Soka dan lain-lain sampai Ketua Rombongan bertemu dengan Sultan yang diiringi dengan Penari Lenggo. Pada sa’at itu diserahkan ”Sere Pua” dan Al-Qur’an kepada Sultan. 

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
Naskah Koleksi Museum Candi Cangkuang
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Naskah Koleksi Museum Candi Cangkuang Beberapa meter dari Candi Cangkuang terdapat sebuah museum. Museum tersebut menyimpan foto tentang penelitian candi Cangkuang. Namun tidak itu saja, di dalam museum tersebut ada koleksi yang mampu menarik perhatian orang banyak yaitu naskah kuno. Naskah yang terdapat dalam museum tersebut kurang lebih berjumlah 18 naskah.  Naskah-naskah tersebut adalah peninggalan dari Arief Muhammad. Arief Muhammad konon adalah seorang dari Mataram yang menyerang VOC. Setelah gagal menyerang VOC, Arief Muhammad memutuskan untuk mengasingkan diri ke Kampung Pulo. Makam dari Arief Muhammad berada tepat di depan museum Candi Cangkuang. Naskah koleksi museum ini termasuk dalam naskah-naskah Islam. Aksara yang digunakan adalah aksara Pegon, Arab, dan Jawa. Berikut adalah beberapa contoh naskah : 1.       Al-Quran:           Naskah Ini menggunakan alas tulis dluwang dan menggunakan aksara...

avatar
Yohanesadityawahyutomo
Gambar Entri
Pakaian Teluk Belangga
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Riau

Pria             : Pakaian resmi lelaki adalah memakai baju kurung cekak musang, yang dilengkapi dengan kopiah. Bawahnya memakai celana panjang berwarna sama dengan pakaian. Di pinggangnya memakai kain samping yang terbuat dari tenun dan bermotif ciri khas budaya Melayu. Wanita        : Sedangkan untuk yang wanita adalah memakai baju kurung kebaya labuh dan baju kurung teluk belanga. Untuk kainnya menggunakan kain songket atau kain pilihan. Di bagian kepala ditutup dengan selendang, lalu dibelitkan ke leher. Sehingga, rambutnya tidak tampak dan bagian dada tertutup.  

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Tari Sembah SInggeh
Tarian Tarian
Lampung

Tari ini merupakan tari budaya adat Lampung. Semula tarian ini dipersembahkan untuk menyambut kedatangan para raja dan tamu-tamu istemewa. Selain diperagakan di upacara-upacara adat serta upacara penyambutan tamu agung, tari sembah juga diperagakan dalam acara pernikahan adat Lampung.

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Batik Ngawi
Motif Kain Motif Kain
Jawa Timur

Ngawi merupakan salah satu kabupaten yang berada di jawa Timur. Lokasinya berbatasan langsung dengan Jawa Tengah. Salah satu produk unggulan kota Ngawi yaitu Batik Ngawi. Ada berbagai motif batik Ngawi, motif-motif tersebut merupakan ciri khas dari ornamen-ornamen kota Ngawi. Sejarah Batik Ngawi berawal dari kegiatan membatik sejak jaman nenek moyang. Awalnya, kegiatan membatik hanya pekerjaan sampingan tapi sekarang membatik mulai menjadi pekerjaan utama bagi kaum ibu di sentra kerajinan Batik Ngawi yang terdapat di beberapa lokasi, yaitu Desa Munggut, Kecamatan Padas, dan Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren. Desa lain juga ada yang mulai menggiatkan membatik yaitu Desa Jenggrik dan Desa Gentong. Selain melestarikan budaya bangsa, membatik juga memberikan penghasilan tambahan yang lumayan guna membantu perekonomian warga. Karena keindahan dan kekayaan yang dimiliki Kabupaten Ngawi, sehingga dijadikan inspirasi dan dituangkan dalam berbagai motif batik yang indah. Motif Bati...

avatar
Sulistiani
Gambar Entri
batik cirebon
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

Batik Cirebon termasuk kedalam kelompok batik Pesisiran, namun juga sebagian batik Cirebon termasuk dalam kelompok batik keraton. Besarnya pengaruh dua keraton (Kasepuhan dan Kanoman), sehingga lahirlah Motif batik Cirebonan Klasik antara lain: motif Mega Mendung, Paksinaga Liman, Patran Keris, Patran Kangkung, Singa Payung, Singa Barong, Banjar Balong, Ayam Alas, Sawat Penganten, Katewono, Gunung Giwur, Simbar Menjangan, Simbar Kendo dan lain-lain. Batik Cirebonan Pesisiran sangat dipengaruhi oleh karakter masyarakat pesisiran yang pada umumnya memiliki jiwa terbuka dan mudah menerima pengaruh budaya asing.  

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
batik tasik
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

Pengaruh dari wilayah pesisir dan nonpesisir yang berpadu dengan nilai-nilai  budaya Sunda  dan kehidupan sosial masyarakat Ciamis melahirkan ragam motif  batik ciamisan  yang sederhana tetapi elegant. Motif batik di daerah Ciamis antara lain rereng lasem, parang sontak, rereng seno, rereng sintung ageung, kopi pecah, lepaan, rereng parang rusak, rereng adu manis, kumeli, rereng parang alit, dll.  

avatar
Yulius Dwi Kristian