Batik Papua memiliki motif yang unik dibandingkan motif batik pada umumnya di Indonesia. Unsur khas pada batik dari Papua biasanya terinspirasi dari keseharian penduduknya, yakni hal-hal yang sering dilihat masyarakat Papua disekitarnya. Salah satu contoh motif batik tersebut adalah Motif Tifa Honai. Motif batik ini melambangkan ‘rumah bahagia’ yakni rumah yang dipenuhi kebahagiaan. Sesuai namanya terdapat gambar Honai sebagai rumah adat Papua yang melambangkan sebuah keluarga, kemudian tifa sebagai alat musik khas Papua yang melambangkan kebahagiaan. Keduanya menggambarkan tempat untuk berpulang dan berlindung dalam kebersamaan keluarga yang bahagia.
Sulawesi Selatan adalah sebuah provinsi di Indonesia,yang terletak di bagian selatan pulau sulawesi. Ibukotanya adalah Makassar,dahulu disebut Ujung Pandang. Disini juga selain terkenal dengan hasil buminya,hasil keseniannya pun juga tak mau kalah. Karena di provinsi ini lah paling banyak ditemukan dari kesenian tarinya di banding provinsi sebelumnya yang ada di Pulau Sulawesi sendiri. Tari Pattennung merupakan tari tradisional dari Sulawesi Selatan. Tari Patenung berasal dari Toraja, Sulawesi Selatan.Tari Pattennung; tarian adat yang menggambarkan perempuan-perempuan yang sedang menenun benang menjadi kain. Melambangkan kesabaran dan ketekunan perempuan-perempuan Bugis. Tari Patenung menggambarkan wanita-wanita asal Sulawesi selatan yang sedang menenun. Tarian Pattenung ini menggambarkan pula kesabaran dan ketekunan serta bagaimana gigihnya para perempuan Toraja Sulawesi Selatan yang menenun benang menjadi kain. Tari Pattennung melukiskan ketekunan dan kesabaran wanita...
Suku betawi memiliki beragam adat budaya seperti makanan khas, tarian, sampai alat musik. Namun yang tidak kalah menarik salah satunya adalah pakaian adat betawi. Pakaian adat betawi ada 3 macam, yaitu pakaian sehari-hari, pakaian resmi, serta pakaian pengantin. Pakaian keseharian Pria Betawi hanya terdiri dari atasan dan bawahan. Atasannya berupa baju koko atau sering disebut baju sadariah. Untuk bawahannya berupa celana komprang dengan ukuran nanggung, sarung yang digulung dan diikat dipinggang, serta sabuk hijau. Tidak lupa menggunakan peci merah. sumber : http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-betawi-dki-jakarta.html
Suku betawi memiliki beragam adat budaya seperti makanan khas, tarian, sampai alat musik. Namun yang tidak kalah menarik salah satunya adalah pakaian adat betawi. Pakaian adat betawi ada 3 macam, yaitu pakaian sehari-hari, pakaian resmi, serta pakaian pengantin. Untuk pakaian keseharian wanita betawi terdiri dari atasan, bawahan, dan penutup kepala. Atasannya berupa baju kurung berwarna terang mencolok. Sedangkan bawahannya berupa kain batik dengan motif geometris. Dan penutup kepalanya berupa kerudung dan selendang yang memiliki warna senada dengan baju kurung yang digunakan. sumber : http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-betawi-dki-jakarta.html
Suku betawi memiliki beragam adat budaya seperti makanan khas, tarian, sampai alat musik. Namun yang tidak kalah menarik salah satunya adalah pakaian adat betawi. Pakaian adat betawi ada 3 macam, yaitu pakaian sehari-hari, pakaian resmi, serta pakaian pengantin. Pakaian adat betawi baju resmi diperuntukan untuk bangsawan yang dulunya hanya digunakan oleh para damang. Saat ini pakaian yang bernama baju ujung serong resmi digunakan sebagai pakaian PNS pemda DKI Jakarta untuk hari-hari tertentu. Baju ujung serong terdiri dari dalaman kemeja putih, jas tutup berwarna gelap, batik geometris yang dipakai di pinggang sebagai lutut, dan celana pantolan yang memiliki warna sesuai dengan jas. Pakaian ini menuntut untuk dilengkapi dengan aksesoris berpa penutup kepala berupa kopiah, lalu ada kuku macan, pisau raut atau senjata badik yang diselipkan di pinggang, jam rantai untuk hiasan saku. Sedangkan untuk alas kaki berupa sepatu pantopel. Untuk pakaian resmi perempuan betawi yaitu baj...
Suku betawi memiliki beragam adat budaya seperti makanan khas, tarian, sampai alat musik. Namun yang tidak kalah menarik salah satunya adalah pakaian adat betawi. Pakaian adat betawi ada 3 macam, yaitu pakaian sehari-hari, pakaian resmi, serta pakaian pengantin. Pakaian pengantin pria betawi dalam acara pernikahan dibuat khusus. Pakaian ini hasil akulturasi budaya Arab, Tionghoa, dan Melayu. untuk pria pakaiannya disebut dandanan care haji. Pakaian ini berupa jubah besar berwarna cerah, dengan Pernik benang keemasan. Sedangkan bawahannya berupa celana panjang berwarna putih. Pengantin pria memakai selendang yang dikenakan dalam jas (bagian dada), dan memakai topi khusus yang terbuat dari sorban sebagai penutup kepala. sumber : http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-betawi-dki-jakarta.html
Suku betawi memiliki beragam adat budaya seperti makanan khas, tarian, sampai alat musik. Namun yang tidak kalah menarik salah satunya adalah pakaian adat betawi. Pakaian adat betawi ada 3 macam, yaitu pakaian sehari-hari, pakaian resmi, serta pakaian pengantin. Pakaian pengantin wanita betawi bernama dandanan care none. Baju pengantin ini sarat dengan nilai budaya Tionghoa. Baju adat ini terdiri atas blus warna cerah terbuat dari bahan kain satin. Bawahannya berupa rok gelap atau rok kun. Memakai hiasan kepala berupa kembang goyang dengan motif burung hong. Untuk rambut memakai hiasan sanggul palsu dengan cadar dibagian wajah. Hiasan bunga melati diikat pada sisir dan ronje dikenakan bersama Pernik hiasan lain yang berupa kalung lebar, maik-manik penghias, dan gelang listring. Untuk alas kaki menggunakan selop model perahu sebagai alas kaki. sumber : http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-betawi-dki-jakarta.html
Akhir tarian perang Fatele, di mana pahlawan desa mengalahkan musuh dalam perang tanding. Sumber: https://www.museum-nias.org/tarian-musik/
Ini adalah tarian pertama dalam sambutan upacara dan nyanyian dalam perjalanan menuju ke desa dan rumah tuan rumah penyelenggara pesta. Pengunjung berjalan menuju sebuah desa ditemui oleh perwakilan dari tuan rumah, sebagai sambutan awal dan juga menunjuk jalan ke pengunjung ke rumah tuan rumah. Dengan mendengar nyanyian ini di kejauhan, tuan rumah tahu bahwa pengunjung mendekati. Lebih sering dilakukan ketika ada pesta perkawinan. Sumber: http://www.museum-nias.org/tarian-musik/ https://www.youtube.com/watch?v=88-ZsIzUbIs