Kue wajik adalah makanan tradisional yang berasal dari sumatera barat. Kue wajik memiliki rasa yang manis dan legit. Namun saat ini kue wajik sudah tidak dapat ditemukan di pasar-pasar. Biasanya orang-orang menyajikan kue wajik pada saat ada acara adat ataupun acara keagamaan dan saat hari lebaran. Bahan-bahan yang kita perlukan untuk membuat kue wajik adalah : beras ketan 1 liter gula aren 0.5 kg santan kelapa 1 buah garam secukupnya vanila Cara membuatnya yaitu : beras ketan dimasak seperti kita memasak nasi gula aren dimasak dengan santai kelapa sampai kental dan agak berminyak lalu tambahkan garam dan vanila secukupnya masukkan ketan yang sudah dimasak kedalam gula aren dan diaduk rata setelah semua bahan tercampur, tuangkan kedalam piring sambil ditekan agar permukaannya rata tunggu dingin kemudian wajik siap disajikan
[ Kue Kulik Inai, Kue yang Harus Ada di Hari Raya Idul Fitri ] Sumatera Barat tidak hanya terkenal dengan masakan padang saja, tapi juga terkenal akan kue kuenya. Salah satunya yaitu “Kue Kulik Inai “. Kulik inai adalah salah satu kue yang yang selalu ada ketika hari lebaran. Kue ini garing dan memiliki rasa yang khas. Kue ini berasal dari salah satu daerah di sumatera barat yaitu dari daerah solok. Kue ini terbuat dari tepung ketan dan beberapa bahan lainnya. Cara memasak kue ini yaitu di goreng. Hengki Purnando FTTM / 16418314 #OSKM2018
Pinyaram merupakan  salah satu makanan khas  yang berasal dari Sumatera Barat. Makanan ini biasanya disajikan ketika menyambut hari raya dan perayaan tertentu, ada juga yang dijual sebagai oleh-oleh khas Minangkabau. Pinyaram ini biasanya terbuat dari campuran gula pasir atau gula aren, tepung berasa putih atau beras hitam, dan santan kelapa. Cara pembuatannya adalah dengan digoreng dengan menggunakan kuali yang sekaligus menjadi cetakannya. Makanan ini umumnya disajikan dalam bentuk penganan atau kue. Pinyaram biasanya dibuat untuk menyambut hari raya dan perayaan tertentu seperti lebaran dan pesta pernikahan. Untuk pesta pernikahan biasanya dimuat dalam ukuran besar sebesar piring, lalu dipotong-potong. Ada juga yang dijual sebagai oleh-oleh. ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ ÃÆ'ââ¬Å¡&At...