Kasambu (penyuapan) Tradisi Kasambu merupakan tradisi turun temurun yang diadakan oleh masyarakat suku Muna, Sulawesi Tenggara. Tradisi ini merupakan bentuk syukuran terhadap kesalamatan seorang Istri yang akan melahirakan anaknya. Tradisi ini biasa diadakan menjelang kelahiran, biasanya pada bulan ke-7 atau bulan ke-8. Prosesi kasambu dimulai dengan kedua pasangan suami -istri saling menyuapi. Sekali menyuap harus dimakan satu kali atau dihabisi, bila tidak maka sisanya diberikan kepada anak disekitarnya yang telah dipersiapkan. Anak yang dipersiapkan ini diambil dari keluarga dekat. Pekerjaan menyuapi kemudian dilanjutkan oleh anggota keluarga lain kepada pasangan tersebut. Makna lahiryah prosesi ini, yaitu menyatukan kedua keluarga pihak suami dan istri, sedangkan makna batinyah merupakan wahana perkenalan bagi si janin terhadap lingkungan keluarga kelak ia akan dilahirkan. Tradisi ini ditutup dengan pembacaan doa selamat yang dipimpin oleh seorang pejabat agama setempat...
Budaya kematian dilakukan sesuai yang digariskan dalam islam dimandikan,dikafani,disholatkan dan dikuburkan. Pataino itolu/2 hari setelah kematian Tujuannya agar si mayyit yang saat itu sudah membengkak dapat diringankan siksa kubur.biasanya pada saat pataino itolu dilaksanakan dengan kafongkorano ratibu yaitu pegawai syara yang berjumlah 5-8 orang mengucapkan tahlil setiap waktu sholat dengan total tahlil yang diucapkan sebanyak 210 ribu kali sampai waktu subuh hari ketujuh kematian. Itolu/3 hari setelah kematian Tujuannya agar si mayyit yang sudah semakin membengkak dapat diringankan siksa kuburnya. Pataino ifitu/ 6 hari setelah kematian Tujuannya agar si mayit yang saat itu sudah mulai pecah-pecah dapat diringankan siksa kuburannya.pada saat pataino ifitu sekaligus dilaksanakan “kasongkono ratibu&r...
Bahan-bahan 1 telur sutra, dipotong jangan terlalu tebal & tipis. goreng dengan minyak panas lalu tiriskan Masako Garam Sedikit gula pasir Bahan sambal bajak: sesuai selera Cabai rawit 2 Cabe besar Bawang merah Trasi Langkah Blender bumbu sambal, lalu tumis dengan minyak agak banyak. Tambahkan garam, gula & masako, koreksi rasa...
Bahan-bahan 5 butir telor goreng mata sapi 500 ml santan -+ 1 batang sereh 2 lembar daun salam Sejempol lengkuas keprek Secukupnya minyak untuk menumis Secukupnya garam, gula dan penyedap Bumbu ulek: 4 siung bawang merah 3 siung bawang putih 5 biji cabai merah 2 butir kemiri 1/2 sdt ketumbar Sejempol kunyit Langkah...
Bahan-bahan 4 porsi Bunga durian 1/4kg Tahu sutra 1potong (boleh diganti tahu yang lain atau ayam) Bumbu-bumbu: 3 siung bawang putih 4 siung bawang merah secukupnya Cabai rawit secukupnya Gula, garam, penyedap rasa Minyak untuk menumis & menggoreng Langkah 15menit Buang putik sari dari bunga durian, agar tidak sepet Rebus Bunga durian kurang lebih 6 menit, agar bau langunya hilang, sisihkan...
Alkisah, di sebuah dusun di daerah Sulawesi Tenggara, hiduplah seorang anak laki-laki yatim bernama La Moelu yang masih berusia belasan tahun. Ibunya meninggal dunia sejak ia masih bayi. Kini, ia tinggal bersama ayahnya yang sudah sangat tua dan tidak mampu lagi mencari nafkah. Jangankan bekerja, berjalan pun harus dibantu dengan sebuah tongkat. Untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, La Moelu-lah yang harus bekerja keras. Karena masih anak-anak, satu-satunya pekerjaan yang dapat dilakukannya adalah memancing ikan di sungai yang terletak tidak jauh dari tempat tinggalnya. Pada suatu hari, La Moelu pergi memancing ikan di sungai. Hari itu, ia membawa umpan dari cacing tanah yang cukup banyak dengan harapan dapat memperoleh ikan yang banyak pula. Saat ia tiba di tepi sungai itu, tampaklah kawanan ikan muncul di permukaan air. Ia pun semakin tidak sabar ingin segera menangkap ikan-ikan tersebut. Dengan penuh semangat, ia segera memasang umpan pada mata kailnya lalu melemparka...
Tari Moida-ida Tari Moida-ida adalah tarian daerah yang berasal dari daerah Sulawesi Tenggara. Tarian ini diiringi dengan nyanyian dan alat musik tradisional , sementara sekelompok orang berkumpul membentuk lingkaran dan masing-masing berpegangan pada seutas tali sehingga membentuk cincin. Penampakan cincin sangat jelas dilihat oleh penonton jika dari atas. Tidak tahu pasti apa maksud dari cerita cincin pada tarian ini. Mungkin maksudnya adalah seorang pria yang hendak melamar wanita dengan mahar cincin. https://www.silontong.com/2018/10/10/tarian-tradisional-daerah-sulawesi-tenggara-gambar/
Tari Dinggu Tari Dinggu adalah tarian adat tradisional dari daerah Sulawesi Tenggara yang merupakan tarian tradisional rakyat yang menggambarkan sifat kegotongroyongan masyarakat Tolaki. Gotong royong dilakukan masyarakat ketika saat musim panen padi tiba. Pada umumnya, tarian ini biasanya ditampilkan oleh penari laki-laki dan wanita dengan mengenakan busana petani pada zaman dahulu. S ejarah menyatakan bahwa tarian ini berawal dari kebiasaan masyarakat Tolaki yang melakukan panen padi dengan cara bergotong-royong, mulai dari memetik padi hingga membawa hasil panenan padi sampai di rumah. Setelah panen selesai dan terkumpul semua, diadakan sebuah acara modinggu, yaitu bersama-sama menumbuk padi hasil panen yang dilakukan oleh muda-mudi. https://www.silontong.com/2018/10/10/tarian-tradisional-daerah-sulawesi-tenggara-gambar/
Rumah Adat Banua Tada Rumah adat Banua Tana memang berbentuk rumah panggung dengan bahan material utamanya ialah kayu tanpa menggunakan paku. Banua Tada terdiri dari dua kata, yakni Banua yang memiliki arti rumah dan Tada yang berarti siku. Secara harfiah, Banua Tada ialah rumah siku. Sebagai salah satu peninggalan dari kesultanan Buton, rumah adat Kamali atau Malige ini yang begitu dikenal sebagai Rumah Adat Sulawesi Tenggara. Di Malige sendiri terdapat juga banyak simbol-simbol dan hiasan yang banyak dipengaruhi oleh adanya konsep dan ajaran tasawuf. Simbol dan juga hiasan tersebut ialah melambangkan nilai-nilai budaya, kearifan lokal dan juga cerita dari peradaban kesultanan Buton di masa lampau. Berdasarkan peruntukannya sendiri, rumah adat Banua Tada ini terbagi dalam 3 jenis, yakni Kamali atau malige, yang adalah sebuah rum ah atau istana tempat tinggal bagi raja berserta keluarganya, Banua tada tare pata pale, ialah rumah siku bertiang empat t...