Adat Nusantara
304 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Knobe Khabetas
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Timur

Bentuk alat musik ini sama dengan busur panah. Cara memainkannya ialah, salah satu bagian ujung busur ditempelkan di antara bibir atas dan bibir bawah, dan kemudian udara dikeluarkan dari kerongkongan, sementara tali busur dipetik dengan jari. Merupakan kebiasaaan masyarakat dawan di pedesaan apabila pergi berook tanam atau mengembala hewan mereka selalu membawa alat-alat musik seperti Leku, Heo, Knobe Kbetas, Knobe Oh, dan Feku. Sambil mengawasi kebun atau mengawasi hewan-hewan, maka musik digunakan untuk melepas kesepian. Selain digunakan untuk hiburan pribadi, alat musik ini digunakan juga untuk upacara adat seperti, Napoitan Li'ana (anak umur 40), yaitu bayi yang baru dilahirkan tidak diperkenankan untuk keluar rumah sebelum 40 hari. Untuk menyonsong bayi tersebut keluar rumah setelah berumur 40 hari, maka diadakan pesta adat (Napoitan Li'ana)

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
Leko Boko / Bijol
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Timur

Alat musik petik ini terbuat dari labu hutan (wadah resonansi), kayu (bagian untuk merentangkn dawai), dan usus kuskus sebagai dawainya. Jumlah dawai sama dengan Heo yaitu 4, serta nama dawainya pun seperti yang ada pada Heo. Fungsi Leko dalam masyarakat Dawan untuk hiburan pribadi dan juga untuk pesta adat. Alat musik ini selalu berpasangan dengan heo dalam suatu pertunjukan, sehingga dimana ada heo, disitu ada Leko. Dalam penggabungan ini Lelo berperan sebagai pembei harmoni, sedangkan Heo berperan sebagi pembawa melodi atau kadang-kadang sebagai pengisi (Filter) Nyanyian-nyayian pada masyarakat Dawan umumnya berupa improvisasi dengan menuturkan tentang kejadian-kejadian yang telah terjadi pda masa lampau maupun kejadian yang sedang terjadi (aktual).Dalam nyanyian ini sering disisipi dengan Koa (semacam musik rap). Koa ada dua macam yaitu, Koa bersyair dan Koa tak bersyair.

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
Tari Bidu
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Timur

jenis _ tarian _ pergaulan _ yang _ sangat _ populer _ dalam _ masyarakat _ adat _ Timor _ pada _ umumnya, _ khususnya _ kabupaten _ Timor _ Tengah _ Utara. _ Tarian _ ini _ biasanya _ dipersembahkan _ dalam _ rangka _ menyambut _ atau _ hiburan _ bagi _ tamu _ kehormatan, _ atau _ pada _ acara-acara _ perkawinan _ di _ desa _ atau _ pada _ ritual _ adat _ lainnya _ yang _ perlu. _ Tarian _ ini _ biasanya _ dilakonkan _ oleh _ wanita _ pilihan _ dengan _ mengenakan _ pakaian _ adat _ lengkap _ dengan _ aksesorisnya.

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Tari Kebalai
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Timur

jenis _ tarian _ masyarakat _ adat _ Rote _ yang _ biasanya _ dipertunjukan _ ketika _ ada _ acara-acara _ yang _ bernuansa _ daerah _ sentris _ dan _ lebih _ bersifat _ pergaulan _ antar _ masyarakat _ setempat.  

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Tari Kadingangu
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Timur

Tarian _ ini _ sangat _ populer _ di _ kalangan _ masyarakat _ adat _ Sumba _ Timur _ yang _ biasanya _ dilakonkan _ oleh _ gadis-gadis _ cilik _ pada _ acara _ pesta _ perkawinan, _ pesta _ panen _ baru _ atau _ acara _ gembira _ lainnya. _ Selain _ tarianKondingangu, _ ada _ juga _ tarian _ Kobukangu, _ yakni _ sejenis _ tarian _ pergaulan _ yang _ biasanya _ dipertunjukanoleh _ gadis-gadis _ dalam _ jumlah _ 4 _ -100 _ orang _ dengan _ mengenakan _ busana _ adat _ lengkap _ dengan _ aksesorisnya _ antara _ lain _ giring-giring _ di _ kaki _ penarinya. _ Selain _ 2 _ tarian _ terpopuler _ itu, _ ada _ juga _ tarian _ lainnya _ seperti _ : _ Tari _ Ninggu, _ Tari _ Renjawangan, _ Tari _ Renja _ Hutu, _ Tari _ Renja _ Rimbangu, _ Tari _ Renja _ Patungu, _ Tari _ Renja _ Muara, _ Tari _ Renja _ Lugu, _ Ta...

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Tari Toda Gu
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Timur

Tari _ ini _ dimainkan _ sebagai _ simbol _ kemenangan _ dalam _ perang. _ Ada _ juga _ tari _ Sagu _ Alu, _ yaitu _ jenis _ tarian _ masyarakat _ adat _ kabupaten _ Ngada _ yang _ biasanya _ dilakonkan _ di _ atas _ bambu _ sambil _ berlompatan

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Jawada - Flores - Nusa Tenggara Timur
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Setiap daerah memiliki ragam kuliner yang khas tak terkecuali daerah Nusa Tenggara Timur. Selain memiliki keindahan alam, daerah ini juga memiliki ragam kuliner tradisional yang enak dan unik. Dari makanan utama hingga camilan yang renyah legit. Sekilas, camilan kue ini memiliki bentuk yang unik, mirip seperti bihun yang digoreng kering berbentuk agak bergelombang seperti rambut keriting. Kue ini berwarna cokelat keemasan dengan bentuk segitiga. Kue rambut memiliki aroma yang khas, campuran antara aroma tepung yang digoreng dengan wangi gula merah. Jawada atau kue rambut merupakan makanan khas pulau Flores dan pulau Alor yang biasa dihidangkan pada saat acara istimewa maupun upacara adat. Selain itu kue rambut ini juga dapat dijadikan sebagai oleh-oleh khas dari kedua daerah tersebut. Kue rambut dibuat dengan campuran tepung beras, gula aren, santan, air nira, garam dan minyak. Kue ini digoreng dengan menggunakan minyak goreng yang banyak dan panas....

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Sasando
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Timur

Bagian utama sasando berbentuk tabung panjang yang biasa terbuat dari bambu. Lalu pada bagian tengah, melingkar dari atas ke bawah diberi ganjalan-ganjalan di mana senar-senar (dawai-dawai) yang direntangkan di tabung, dari atas ke bawah bertumpu. Ganjalan-ganjalan ini memberikan nada yang berbeda-beda kepada setiap petikan senar. Lalu tabung sasando ini ditaruh dalam sebuah wadah yang terbuat dari semacam anyaman daun lontar yang dibuat seperti kipas. Wadah ini merupakan tempat resonansi sasando. Sasando memang punya banyak senar. Sasando dengan 28 senar ini diistilahkan dengan Sasando Engkel. Jenis lain; Sasando Dobel namanya, punya 56 senar. Bahkan ada yang 84 senar. Cara memainkan sasando dengan dipetik. Mirip dengan gitar. Hanya saja sasando tanpa chord (kunci) dan senarnya harus dipetik dengan dua tangan, sehingga lebih mirip Harpa. Bagian utama dari sasando berbentuk seperti harpa, dengan media pemantul suara terbuat dari daun Pohon Gebang (sejenis Pohon Lontar yang...

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Knobe khabetas
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Timur

Bentuk alat musik ini sama dengan busur panah. Cara memainkannya ialah, salah satu bagian ujung busur ditempelkan di antara bibir atas dan bibir bawah, dan kemudian udara dikeluarkan dari kerongkongan, sementara tali busur dipetik dengan jari. Merupakan kebiasaaan masyarakat dawan di pedesaan apabila pergi berook tanam atau mengembala hewan mereka selalu membawa alat-alat musik seperti Leku, Heo, Knobe Kbetas, Knobe Oh, dan Feku. Sambil mengawasi kebun atau mengawasi hewan-hewan, maka musik digunakan untuk melepas kesepian. Selain digunakan untuk hiburan pribadi, alat musik ini digunakan juga untuk upacara adat seperti, Napoitan Li'ana (anak umur 40), yaitu bayi yang baru dilahirkan tidak diperkenankan untuk keluar rumah sebelum 40 hari. Untuk menyonsong bayi tersebut keluar rumah setelah berumur 40 hari, maka diadakan pesta adat (Napoitan Li'ana)

avatar
Yulius Dwi Kristian