Batik Indramayu mempunyai perbedaan dengan batik dari daerah lain, diantaranya adalah coraknya, dimana batik Indramayu lebih berani dalam menonjolkan coraknya, mengadopsi flora dan fauna dengan lebih banyak motif burung dan berbagai macam bunga serta tumbuh-tumbuhan. Batik Indramayu kini juga sudah terkenal bahkan sampai ke Manca negara, sebagian sudah banyak diekspor ke luar negeri misalnya ke Arab Saudi, Perancis, Inggris. Batik Indramayu termasuk dalam jenis Batik Pesisir, dilihat dari jenis motif dan warna yang digunakan. Menurut sejarah, pembuatan Batik Indramayu diperkirakan telah berlangsung lama yaitu sekitar abad ke 13 sampai 14 di mana Pelabuhan Cimanuk menjadi satu-satunya pelabuhan terbesar di Pulau Jawa dan Asia, semasa jayanya Kerajaan Manuk Rawa di Muara Cimanuk. Saat itu, perdagangan dari berbagai bangsa di dunia terjadi di Pelabuhan Muara Cimanuk. Sehingga motif batik di Indramayu banyak mendapat pengaruh besar dari gambar at...
Batik Indramayu Motif Kawung Batik Indramayu termasuk dalam jenis Batik Pesisir, dilihat dari jenis motif dan warna yang digunakan. Menurut sejarah, pembuatan Batik Indramayu diperkirakan telah berlangsung lama yaitu sekitar abad ke 13 sampai 14 di mana Pelabuhan Cimanuk menjadi satu-satunya pelabuhan terbesar di Pulau Jawa dan Asia, semasa jayanya Kerajaan Manuk Rawa di Muara Cimanuk. Saat itu, perdagangan dari berbagai bangsa di dunia terjadi di Pelabuhan Muara Cimanuk. Sehingga motif batik di Indramayu banyak mendapat pengaruh besar dari gambar atau motif kaligrafi dari Arab, Cina atau daerah Jawa Tengah maupun Jawa Timur. Batik Indramayu seringkali disebut juga sebagai batik Dermayon atau batik Paoman. Keindahan alam dan berbagai fenomena yang terjadi di Indramayu telah mendorong lahirnya kreativitas pembatik Indramayu dalam menciptakan motif batik. Latar belakang kehidupan nelayan dan petani menjadi ciri dan identitas batik Indramayu. Salah satu mot...
Motif Batik Rajeg wesi diambil dari bahasa Jawa yang artinya pagar yang terbuat dari besi. Dipahami setiap rumah atau pekarangan yang dipagar apalagi terbuat dari besi itu maknanya adalah pengamanan yang kokoh. Rumah yang diberi pagar besi dimaksudkan agar bisa memberi rasa aman pada penghuni di rumah tersebut. Rasa nyaman dan aman menjadi suatu bentuk kebutuhan hidup manusia. Agar ia tak terganggu oleh binatang liar, oleh mahluk jahat, oleh berbagai macam bahaya yang mengancam. Oranamen khas rajeg wesi dihiasi oleh motif ikan sesuai dengan daerah pesisir Indramayu. Sumber: https://infobatik.id/batik-indramayu-motif-rajeg-wesi/
Sebagai salah satu daerah tempat pusat perkembangan agama Islam di Jawa adalah Kota Cirebon yang kaya dengan tradisi-tradisi bernuansa Islami. Salah satu keseniaan yang sampai sekarang masih sering dipertunjukkan adalah kesenian Buroq. Satu bentuk seni yang awalnya diperkenalkan oleh Sunan Gunung Jati sebagai sarana silaturahmi ketika beliau mengajak masyarakat berkumpul sambil memberikan dakwah Islam. Buroq adalah “hewan bersayap” yang disebut dalam Al Quran sebagai tunggangan Nabi Muhammad SAW ketika melakukan perjalanan Isra’ Mi’raj. Cerita mengenai buroq ini dikembangkan dalam imajinasi berupa hewan berbentuk kuda bersayap dengan kepala wanita cantik yang berkerudung. Dalam perkembangannya, kesenian buroq ini menjadi sebuah pagelaran untuk kirab diyakini mulai dikembangkan pada tahun 1934 oleh seniman bernama abah Kalil di Desa Kalimoro, kecamatan Babakan, Cirebon. Kesenian buroq digunakan sebagai arak-arakan untuk acara khitanan, khata...
Batik Banjar Balong memiliki tata susun dengan posisi yang telah tertera pada bagian penjelasan memberikan konotasi tentang keberadaan pohon hayat. Pohon hayat yang terdapat di tengah yang diapit oleh kanan-kiri sepasang lar (Motif Garuda), samping atas kana-kiri dan dilingkupi meru, menandakan akan keberadaan simbolisme pohon hayat yang terjaga ketat. Terdapat dua simbolisme pohon hayat. Secara struktur Motif Pohon Hayat yang tengah melingkupi 6 Motif Pohon Hayat memberikan konotasi filosofi tentang cermin hubungan dan keseimbangan yang berlapis. Sehingga, Motif Pohon Hayat ini perlu dijaga secara mikrokosmos (batik kita yang terlukis sebagai pohon hayat pada posisi tengah) dan secara makrokosmos (alam semester dan lingkungannya yang terlukis sebagai pohon hayat bagian yang melingkari). Pada Batik Banjar Balong juga terdapat Motif Seekor Burung Garuda. Terdapat bentuk simbolik garuda ini diilhami oleh mitos Hinduisme, yaitu bu...
Wikipedia menyebutkan bahwa Sunda Wiwitan adalah agama atau kepercayaan pemujaan terhadap kekuatan alam dan arwah leluhur (animisme dan dinamisme). Penganut ajaran Sunda Wiwitan ditemukan di beberapa desa di Jawa Barat dan Banten, yaitu: 1. Desa Kanekes (Suku Baduy), Lebak, Banten. 2. Ciptagelar Kasepuhan Banten Kidul, Cisolok Sukabumi, Jawa Barat. 3. Kampung Naga, Garut, Jawa Barat. 4. Cirebon, Jawa Barat. 5. Cigugur, Kuningan, Jawa Barat. Isi ajaran Sunda Wiwitan adalah ajaran keagamaan dan tuntunan moral, aturan dan pelajaran budi pekerti. Ajaran Sunda Wiwitan mengandung 2 prinsip yaitu: Cara Ciri Manusia; yaitu unsur dalam kehidupan manusia seperti welas asih, undak usuk, tatakrama, budi bahasa dan budaya, dan wiwaha yudha naradha. Cara Ciri Bangsa; yaitu unsur pembeda manusia seperti rupa, adat, bahasa, aksara, dan budaya. Dasar ajaran masyarakat Baduy dalam Sunda Wiwitan adalah kepercayaan yang bersifat monoteis, penghormatan kepada roh nenek moyang...
Agama Djawa Sunda (sering disingkat menjadi ADS) adalah nama yang diberikan oleh pihak antropolog Belanda terhadap kepercayaan sejumlah masyarakat yang tersebar di daerah Kecamatan Cigugur, Kuningan, Jawa Barat. Agama ini juga dikenal sebagai Cara Karuhun Urang (tradisi nenek moyang), agama Sunda Wiwitan, ajaran Madrais atau agama Cigugur. Abdul Rozak, seorang peneliti kepercayaan Sunda, menyebutkan bahwa agama ini adalah bagian dari agama Buhun, yaitu kepercayaan tradisional masyarakat Sunda yang tidak hanya terbatas pada masyarakat Cigugur di Kabupaten Kuningan, tetapi juga masyarakat Baduy di Kabupaten Lebak, para pemeluk “Agama Kuring” di daerah Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, dll. Jumlah pemeluknya di daerah Cigugur sekitar 3.000 orang. Bila para pemeluk di daerah-daerah lain ikut dihitung, maka jumlah pemeluk agama Buhun ini, menurut Abdul Rozak, mencapai 100.000 orang, sehingga agama Buhun termasuk salah satu kelompok yang terbesar di kalangan Keperca...
Ahool adalah monster terbang yang berbentuk seperti kelelawar raksasa. Beberapa pendapat mengatakan bahwa makhluk ini berjenis petrosaurus atau sejenis primata terbang. Seperti halnya monster-monster misterius lainnya, belum ada pembuktian dari ilmuwan atas keberadaan makhluk ini. Makhluk mitologi yang satu ini sangat sulit didokumentasikan dan hanya sedikit informasi yang didapat mengenai Ahool. Kabarnya, Ahool menempati hutan tropis di Jawa. Wujudnya digambarkan mempunyai kepala seperti monyet, mata hitam besar, cakar besar di lengan serta bulu berwarna abu-abu gelap yang menutupi tubuh. Konon bentangan sayap Ahool sepanjang 3 meter Ahool pertama kali dilihat oleh Dr.Ernest Bartels yang pada saat itu sedang menyusuri Gunung Salak. Pada tahun 1925 Dr.Ernest Bartels yang sedang mejelajahi air terjun di lereng gunung salak, saat itu Kelelawar Raksasa menukik terbang diatas kepalanya. Dinamakan Ahool karena ia mengeluarkan suara berbunyi Ahool. Sumber: https://www.goodnewsfrom...
Arak-arakan , adalah kesenian khas masyarakat Subang tak terkecuali juga dengan warga Desa Muara Kecamatan Blanakan. Saat menyambut prosesi sunatan atau khitanan, masyarakat biasa menggelar kesenian tradisional arak-arakan atau Mamanukan. Mamanukan adalah kesenian yang berkembang pesat di pesisir utara Jawa Barat dari Cirebon hingga Karawang. Seni arak-arakan atau Mamanukan ini mengadopsi kesenian Sisingaan yang merupakan seni tradisi khas Subang. Budaya. Desa Muara , adalah sebuah desa di daerah pesisir utara Subang yang masuk dalam wilayah Kecamatan Blanakan. Sebagai sebuah desa yang mayoritas masyarakatnya berbahasa Jawa, desa ini juga memiliki banyak persamaan budaya dengan daerah lain di pesisir utara Jawa Barat seperti Cirebon dan Indramayu. Kesamaan tersebut terlihat saat warga menyambut prosesi sunatan dengan menggelar arak-arakan atau Mamanukan. Arak-arakan Mamanukan adalah sebuah kesenian yang dikembangkan dari seni tradisi Sisingaan khas Subang. Jik...