Bahan-bahan Telor rebus Cabe Petis udang Garam, terasi Langkah Haluskan cabe (sesuai selera), garam, trasi Masukkan petis udang, beri air sedikit sampai petis encer, aduk rata Penyet telor rebus https://cookpad.com/id/resep/5910617-telor-penyet-sambal-pet...
Bahan-bahan 15 butir bawang merah iris halus 25 gr gula merah 2 sdm air asem jawa Bumbu halus 2 buah bawang merah 3 buah cabe rawit merah kl suka peda boleh ditambah 4 butir kemiri sangrai 1 sdt petis bubuk secukupnya garam bila suka penyedap Langkah Tumis bumbu halus sampai harum. ...
Bahan-bahan 2 buah Terong 5 siung Bawang Merah Cabe merah Cabe rawit 1 buah Tomat 1 sdt petis ikan Langkah Kukus sayur terong sampai matang. Iris sedang bawang merah, tomat, dan cabe. Panaskan minyak, kemudian masukkan tomat terlebih dahulu biar tomat bisa matang. Sete...
Bahan-bahan 1/4 kol (yang agak kecil) 1 wortel (yang kecil) 3 buncis Sejumput cambah 1 telur Bumbu iris: 2 bawang merah 1 bawang putih 3 cabe rawit 1 masako ayam secukupnya Kecap secukupnya Air Langkah Potong kecil-kecil semua bahan kecuali cambah dan telur...
Kuñjarakarna adalah sebuah teks prosa Jawa Kuno yang menceritakan seorang yaksa , sumber gambar (https://ms.wikipedia.org/wiki/Kunjarakarna) semacam raksasa yang bernama Kunjarakarna. Cerita ini berdasarkan agama Buddha Mahayana . Pada suatu hari Kuñjarakarna bertapa di gunung Mahameru supaya pada kelahiran berikutnya ia bisa ber reinkarnasi sebagai manusia berparas baik. Maka datanglah ia menghadap Wairocana . Maka ia diperbolehkan menjenguk neraka , tempat batara Yama . Di sana ia mendapat kabar bahwa temannya Purnawijaya akan meninggal dalam waktu beberapa hari lagi dan disiksa di neraka. Kunjarakarna menghadap Wairocana untuk meminta dispensasi. Akhirnya ia diperbolehkan memberi tahu Purnawijaya. Purnawijaya terkejut ketika diajak melihat neraka. Lalu ia kembali ke bumi dan berpa...
Kasodo Upacara Kasodo adalah salah satu upacara adat Jawa Timur yang diselenggarakan setiap tahun pada bulan purnama. Tujuan upacara tersebut, masyarakat Tengger memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit. Tradisi ini dilakukan dengan mempersembahkan sesaji dengan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo. Masyarakat Tengger lainnya harus berada di tebing kawah dan meraih untuk menangkap sesaji yang dilemparkan ke dalam kawah. https://www.silontong.com/2018/11/12/upacara-adat-jawa-timur/
Temu Manten Pegon Upacara adat Temu Manten Pegon Jawa Timur adalah proses pertemuan antara pihak mempelai pengantin laki – laki dengan pihak mempelai pengantin perempuan. Tradisi ini terkenal di Kota Surabaya. Manten Pegon atau Pengantin Pegon merupakan pengantin yang dirias sedemikian rupa. Riasan yang dilakukan merupakan akulturasi budaya antara Arab, Jawa, Belanda, dan China. Gabungan budaya tersebut menjadi warna dominan dalam busana para pengantin dan rombongan pengantin. Saat prosesi pertemuan pengantin ini dilaksanakan ternyata dengan cara diarak yaitu mengarak pihak pengantin pria dan rombongan guna menjemput pengantin perempuan dimana setelah ditemukan keduanya kembali diarak keliling oleh rombongan. Kegiatan ini menarik perhatian warga karena berlangsung cukup meriah. https://www.silontong.com/2018/11/12/upacara-adat-jawa-timur/
Tahlilan Kematian Tahlilan Kematian juga ditemukan di Jawa Timut tepatnya di Kota Surabaya. Tahlilan sendiri merupakan prosesi kirim doa kepada pihak yang sudah meninggal dunia supaya arwahnya mendapatkan ketenangan dan tempat terbaik di sisi Tuhan. Kebiasaan Tahlilan ini biasanya dilakukan pada hari ke-1, ke-3, ke-7, ke-40, ke-100, 1 tahun, dan 3 tahun usai kematian dari pihak yang meninggal. Tradisi ini merupakan perpaduan antara budaya Islam dengan budaya Hindu dimana dahulu memang terjadi proses akulturasi budaya yang hingga kini masih tetap terjaga keberadaannya di kalangan masyarakat Kota Surabaya. Tidak semua warga Jawa Timur ikut melaksanakan tradisi Tahlilan. https://www.silontong.com/2018/11/12/upacara-adat-jawa-timur/
Larung Ari –Ari Larung Ari – Ari adalah prosesi upacara adat Jawa Timur dalam bentuk kegiatan Melarung atau menghanyutkan ari – ari si jabang bayi. Ari – ari si bayi akan dilarung bersama dengan bunga 7 rupa, kendil, kain putih, dan jarum ke laut. Tradisi atau kebiasaan Larung Ari – Ari ini dilaksanakan dengan diiringi proses menyanyikan tembang Macapat yaitu Dhandhang Gula. Usai acara melarung Ari – Ari ini selesai maka akan ditutup dengan pesta merayakan kelahiran si bayi dengan meriah. Sebagian masyarakat masih membudayakan tradisi ini hingga sekarang. https://www.silontong.com/2018/11/12/upacara-adat-jawa-timur/