1
244 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Museum Negeri Sulawesi Tengah
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Tengah

Museum Neg. Prop. Sulawesi Tengah , Palu Openingstijden:   Senin - Sabtu 08:00-17:00 Plaats:   Palu Provincie:   Sulawesi Tengah Land: &...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Pugung Ulago
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Tengah

Museum Pugung Ulago Sembah, Donggala Plaats:   Donggala Provincie:   Sulawesi Tengah Land:   IND Type organisatie:   Museum Postadres:   Museum Pugung Ulago Sembah Jl. Tepi Laut, Kalili Barat Donggala...

avatar
Roro
Gambar Entri
Rumah Tambi
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Tengah

Rumah Tambi Rumah Tambi adalah sebuah rumah adat dari warga Sulawesi Tengah (Sulteng) pada umumnya, yakni dari bebagai golongan masyarakat. Bentuk dan penampakan rumah Tambi ini ialah persegi panjang dengan memiliki ukuran rata-rata 7×5 m2. Rumah Tambi ini sengaja dibuat menghadap kearah Utara – Selatan, dan juga tidak boleh menghadap atau membelakangi arah dari matahari. Apabila dilihat dengan secara sekilas, konstruksi dari rumah ini memang seperti jamur berbentuk Prisma yang terbuat dari daun Rumbia ataupun Ijuk kelapa atau sawit. https://www.silontong.com/2018/08/04/rumah-adat-sulawesi-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Rumah Souraja
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Tengah

Rumah Souraja Jika rumah Tambi dipergunakan hanya bagi masyarakat dari semua golongan di Provinsi Sulawesi Tengah saja, beda lagi dengan rumah adat dari Souraja. Banua Mbaso atau yang juga kerap disebut juga Banua Oge atau yang sangat lebih sering dikenal dengan nama Souraja adalah rumah tradisional tempat tinggal bagi turun temurun untuk keluarga bangsawan. Souraja ini pertama kali dibangun oleh Raja Palu, Jodjokodi, pada tahun 1892. Souraja yang saat pertama kali dibuat terebut, masih dapat dilihat pada saat ini yakni berada di tengah pusat kota Kaledo (Palu)- Sulawesi Tengah. Kata Souraja (Sou Raja) bisa diartikan rumah besar, dan merupakan pusat pemerintahan kerajaan dari masa lampau, dapat dikatakan sebagai rumah tugas dari manggan atau raja. Selama bertugas, raja beserta dengan keluarganya tinggal di sini. Rumah panggung ini juga adalah paduan arsitektur gaya Bugis (Sulawesi Selatan) dan Kalimantan Selatan, dimana mempunyai 36 buah tiang penyangga pada rumah bagian...

avatar
Roro
Gambar Entri
Rumah Adat Lobo untuk Tinangata
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Tengah

Rumah Adat Lobo Rumah tradisional Lobo merupakan rumah adat khas Kulawi, Sulawesi Tengah. Rumah adat ini berfungsi sebagai balai rapat tetua adat, sidang adat, upacara, perayaan panen, dan rapat penentuan kapan membuka ladang. Lobo juga berfungsi sebagai rumah singgah jika ada warga desa lain yang kemalaman di Porelea, bisa bermalam di Lobo. Satu desa punya satu Lobo. Lobo difungsikan sebagai pengadilan bagi masyarakat di daerah Kulawi. Jika sedang difungsikan sebagai pengadilan, si pesakitan duduk di tengah, dan tetua adat melingkar di tepi. Uniknya, jika yang disidang perempuan, maka penyidangnya adalah Tinangata, yakni lembaga perempuan adat. Pertimbangannya, agar dewan adat dapat terbuka bertanya, terdakwa pun tanpa sungkan menjawab. https://www.silontong.com/2018/08/04/rumah-adat-sulawesi-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Tradisional Sulawesi Tengah - Tari Dero
Tarian Tarian
Sulawesi Tengah

Tari Dero  atau  Madero  adalah tarian yang berasal dari  Suku Pamona  yang berada di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.Tarian ini tergolong tarian pergaulan yang ditarikan secara masal oleh semua kalangan masyarakat, baik pria maupun wanita, baik tua maupun muda bisa melakukan tarian ini. Tari Dero ini merupakan salah satu tradisi lama masyarakat Suku Pamona yang masih dipertahankan hingga sekarang dan sering ditampilkan di berbagai acara seperti upacara adat, pesta adat, penyambutan, dan berbagai acara yang bersifat hiburan dan budaya lainnya.Bahkan dalam pertunjukan Tari Dero, biasanya para penonton pun diajak berpartisipasi untuk ikut menari bersama. Mereka berkumpul menjadi satu dan menari dengan diiringi musik pengiring serta nyanyian syair atau pantun. Karena dilakukan dalam jumlah yang banyak, biasanya Tari Dero ini dilakukan di tempat yang luas. Dalam pertunjukan Tari Dero, pada awalnya para penari dibagi menja...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari tradisional Sulawesi Tengah - Tari Posisani
Tarian Tarian
Sulawesi Tengah

Posisani berarti perkenalan, tari ini merupakan tari pergaulan yang menggambarkan kegembiraan mda-mudi saat pesta. Mereka bergembira bersama sambil menari dan menyanyi. Para gadis menari dengan memainkan kerincing. Di saat inilah mereka berkenalan antara satu dengan yang lainnya, dan pada akhirnya mereka menemukan pasangan hidup. Pakaian Tari Posisani sama dengan pakaian yang digunakan pada Tari Jepeng, yaitu blus lengan panjang (bahasa Kaili : Baju Pasua) berwarna merah jambu. Pada pergelangan tangan blus ini, diaplikasi dengan kain warna biru yang bersulamkan benang emas sebagai pengganti gelang tangan. Pakaian Tari Posisani ini mengunakan selempang (bahasan Kaili : Nosampa) berwarna ungu dan putih yang dihiasi dengan picing/mote warna kuning, bermotifkan taiganja.  Pada bagian bawah, memakai celana panjang sebatas mata kaki (Puruka ndate) berwarna merah jambu. Pada pergelangan kaki celana ini diaplikasi dengan kain berwarna biru yang dihiasi dengan picing/mote warna kun...

avatar
Roro
Gambar Entri
Makanan Khas Sulawesi Tengah, Sop Kaledo sedap dan nikmat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Tengah

Makanan tradisional khas Sulawesi Tengah yang pertama adalah kaledo, kamu tahu enggak apa itu kaledo? Kaledo menjadi makanan faforit yang berasal dari Kota Palu yang semakin kesini peminatnya semakin bertambah. Dimana Kota Palu sendiri adalah Ibu Kota dari Provinsi Sulawesi Tengah, kaledo termasuk kedalam jenis sop dimana sop ini dibuat atau dicampur dengan bumbu racik yang mampu membuat sop kaledo terasa segar, nikmat dan pastinya wuenak. Sumber :  https://azzamaviero.com/makanan-khas-sulawesi-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Kuliner Khas Sulawesi Tengah, Onyop
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Tengah

Pernah dengar makanan dengan nama onyop ? Nah, onyob ini adalah nama suatu makanan yang menjadi ciri khas Sulawesi Tengah. Makanan khas Sulawesi Tengah ini (onyop) hamir sama dengan jenangan (makaanan yang popular di Jawa, khususnya Jawa Timur). Onyob berbahan dasar sagu, dengan bentuk yang teak beraturan dan memiliki tekstur kenyal, penyajian untuk kuliner khas Sulawesi Selatan ini dengan cara di campur menggunakan kuah ikan yang terdapat rasa asam. Di Jawa sendiri jenang biasanya dijadikan sarapan sebelum beraktifitas seharian.   Onuop sendiri popular di daerah Luwuk yang teradapat di Sulawesi Tengah, sebenarnya onyop dan kuah asem adalah dua kuliner yang berbeda, namun dalam penyajian agar rasa yang dihasilkan juga lebih bervariasi, jadi setiap kamu beli onyop kamu juga pasti menjdapai kuah asem. Sumber : https://azzamaviero.com/makanan-khas-sulawesi-tengah/

avatar
Roro