1
5.005 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Jatilan
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

 Jathilan  adalah kesenian yang telah lama dikenal oleh masyarakat Yogjakarta dan juga sebagian Jawa tengah. Jathilan juga dikenal dengan nama  kuda lumping, kuda kepang, ataupun jaran kepang .      Tersemat kata “kuda” karena kesenian yang merupakan perpaduan antara seni tari dengan magis ini dimainkan dengan menggunakan properti berupa kuda-kudaan yang terbuat dari anyaman bambu  (kepang). Dilihat dari asal katanya, jathilan berasal dari kalimat berbahasa Jawa  “jaranne jan thil-thilan tenan,”  yang jika dialihbahasakan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “kudanya benar-benar joget tak beraturan ”. Joget beraturan  (thil-thilan)  ini memang bisa dilihat pada kesenian jathulan utamanya ketika para penari telah kerasukan.

avatar
Basuki12
Gambar Entri
Larung Sesaji
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Upacara larung sesaji adalah upacara yang digelar orang Jawa yang hidup di pesisir pantai utara dan Selatan Jawa. Upacara ini digelar sebagai perwujudan rasa syukur atas hasil tangkapan ikan selama mereka melaut dan sebagai permohonan agar mereka selalu diberi keselamatan ketika dalam usaha. Berbagai bahan pangan dan hewan yang telah disembelih akan dilarung atau dihanyutkan ke laut setiap tanggal 1 Muharam dalam upacara adat Jawa yang satu ini.   Sumber: http://discovercity.id/inilah-7-upacara-adat-jawa-yang-selalu-menjadi-tradisi-unggul/

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Tari Emprak
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Emprak merupakan jenis pengembangan kesenian rakyat Emprak, berupa seni peran yang mengangkat pesan moral, diiringi dengan musik yang biasanya berupa salawatan. Tari ini berasal dari Jepara, Jawa Tengah. Emprak tradisional dimainkan oleh 9-15 orang, semuanya lelaki. Pengiringnya adalah alat musik rebana besar, kecil, dan kentongan, pakaian dan rias wajah seadanya berupa kaos, sarung, dan topi bayi. Dan waktu pementasan semalam suntuk di atas lantai dengan gelaran tikar lesehan. Sementara emprak masa kini bisa dimainkan mulai dari 5 orang, beberapa di antaranya wanita, dengan diiringi rebana besar, kecil, kentongan, dan tambahan alat musik modern seperti orgen, gitar, dan suling. Kostum pemain diperbaharui dengan rompi dan sarung, rias wajah yang lebih baik, serta waktu pementasan yang bisa dibatasi lebih pendek dalam 1-2 jam. Pementasan dilakukan di panggung khusus.   Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/11/tarian-tradisional-jepara/

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Tari Lurik Asri
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Lurik Asri menggambarkan seseorang yang nampak anggun, serasi, rapi, dan indah disaat mengenakan lurik. Terciptanya tari Lurik Asri terinspirasi oleh adanya potensi daerah Klaten yang ada di wilayah Kecamatan Pedan, Bayat, dan sekitarnya. Wilayah tersebut merupakan bagian wilayah Klaten penghasil kerajinan lurik. Tari Lurik Asri tidak lepas dari gagasan bapak Sumarsana selaku pendiri Sanggar Bandung Bondowoso, bekerja di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta sebagai staf bagian Pranata Laboraturium Fakultas Seni Pertunjukan dan pengajar karawitan. Bapak Sumarsana kemudian memilih bapak Hartanto untuk menjadi koreografer tari Lurik Asri. Beliau adalah seniman yang bergelut di bidang tari. Ia lulusan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan bekerja sebagai dosen seni tari di ISI Surakarta. Adapun unsur-unsur dalam tari Lurik Asri yang menonjolkan lurik : Gerak : terdapat ragam-ragam gerak meliputi njereng kain, rampak, narik benang, menenun, lamp...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
4_Soto Ayam Kemiri
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Soto Kemiri berasal dari Dukuh Kemiri, Desa Sarirejo, Kecamatan Pati, kota yang dulu menjadi hutan rempah-rempah kemiri. Hutan ini dibabat menjadi sebuah daerah yang sampai saat ini dikenal dengan nama “kemiri”. Soto ini mempunyai rasa kemiri yang khas sangat menonjol pada masakan ini. Selain bumbu kemiri, syarat utama untuk membuat soto kemiri adalah jenis daging ayam yang digunakan harus daging ayam kampung atau ayam merah. Alasannya, rasa kaldu yang dihasilkan daging ayam kampung atau ayam merah lebih sedap disertai santan, ehm enaknya disertai ayam goreng.   Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/11/kuliner-khas-pati-jawa-tengah/

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
4_Carica
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Buah Carica, yang memiliki nama latin Carica Pubescens, termasuk dalam golongan famili Pepaya. Hanya saja, bertolak belakang dengan Pepaya yang biasa hidup di tempat panas , justru Carica hanya bisa tumbuh ditempat dataran tinggi dengan suhu udara relatif dingin. Oleh karena itu, buah ini banyak tumbuh di Dataran Tinggi Dieng (1.500-3.000 meter di atas permukaan laut). Tanaman pepaya gunung (carica) merupakan pohon kecil atau perdu yang tidak berkayu, mirip dengan pepaya biasa. Tetapi mempunyai cabang yang lebih banyak dan ukuran semua bagian tanaman lebih kecil. Tinggi rata-rata adalah 1-2 meter namun bisa juga lebih tinggi. Buah pepaya gunung ini yang dapat diolah dan dimanfaatkan oleh manusia, diantaranya dapat dijadikan sirup, jus, manisan dan selai. Buah carica cocok dimakan oleh orang yang memiliki perut lemah terhadap buah-buahan karena mempunyai sifat memperbaiki pencernaan.   Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/11/camilan-khas-banjarnegara-jaw...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
4_Kopi Banjarnegara
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Di Banjarnegara, tanaman kopi tersebar di Desa Ratamba (Kecamatan Pejawaran), Babadan (Pagentan), Kubang dan Dawuhan (Wanayasa), Leksana (Karangkobar), serta Karanganyar dan Majatengah (Kalibening). Tanaman kopi yang dikembangkan, yakni robusta untuk wilayah yang berada pada ketinggian kurang dari 1.000 mdpl (meter di atas permukaan laut) dan arabica untuk wilayah yang berada pada ketinggian lebih dari 1.000 mdpl. Kopi Arabica dikonsentrasikan di Kecamatan Pejawaran dan Karangkobar serta Kecamatan Wanayasa untuk Robusta. Yang unik Kopi Arabica Ratamba, tanpa rasa pahit sama sekali. Bahkan mereka bisa menemukan rasa manis dan ada rasa teh yg muncul.   Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/11/camilan-khas-banjarnegara-jawa-tengah/

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
4_Kue Rangin
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Kue Rangin berbahan dasar ketan dan kelapa parut, merupakan camilan legendaris kota Demak, sudah dikenal sebelum tahun 50-an. Pusat pembuatan Kue Rangin di di kecamatan Wonosalam, yaitu Desa Lempuyang, ploso, karangsambung dan sekitarnya. Kue rangin berkonotasi angin-angin atau ilir-ilir, karena bentuknya juga seperti kipas berbentuk kotak. Pembuatan kue rangin masih sangat tradisional dan mempunyai ciri khas tersendiri. Biasanya masyarakat sudah mempersiapkan bahan-bahan guna pembuatan kue rangin dalam rangka menyambut kedatangan bulan puasa penuh berkah untuk dihidangkan di ruang tamu, bahkan hampir setiap rumah ada kue rangin dan setiap menjelang lebaran idul fitri atau syawalan.   Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/03/camilan-khas-demak-jawa-tengah/

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
4_Wingko Salem
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Kata salem pada wingko ini diambil dari nama buah salamah karena rasanya yang dikenal manis. Merupakan camilan dari tepung ketan kemudian diberi, kelapa, gula diurap dan garam sedikit. Bahan tersebut lalu dimasak di dalam kendil dan dipanaskan dengan kayu bakar, jadi semua secara tradisional dan alami. Rasa wingko salem produksi Ny. Ninik terbilang khas. Wanita yang tinggal di Desa gedangan RT 3 RW 4, Kecamatan Mijen, Demak ini mengaku makanan produksinya berasa gurih dan lezat.   Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/03/camilan-khas-demak-jawa-tengah/

avatar
Sobat Budaya