Ukuran : P. 123 Cm, L. 11 Cm. Popor (pegangan) dari kayu diplitur warna hitam, laras bulat panjang dan kecil. Pada pangkal laras senapan terdapat lantakan (tempat mesiu) yang dilengkapi pelatuk berbentuk kepala rusa dan kiri terdapat plat kuningan bertuliskan angka tahun 1682 aksara VOC bagian bawah pangkal popor. Kayu tuas untuk pengokang. Hiasan relief motif suluran terdapat pada pung-gung laras dan bagian penghalang kokang. Pada bawah laras bagian depan terdapat batang logam sebesar lidi, untuk menekan peluru ke dalam laras. Cara kerja senapan antara lain mesiu diletakkan pada rongga lantakan. Kokang ditarik ke belakang maka posisi pelatuk akan ter-angkat ke belakang dan jika kokang ter-angkat maka ke depan menekan mesiu dan akan mengeluarkan percikan api yang mendorong peluru keluar dari laras.
Suling gambuh atau suling pengambuhan memiliki ukuran besar dan panjang. Lubang pada suling terdiri dari lubang tiup dan enam lubang nada. Suling dimainkan dalam posisi diagonal dan karena panjangnya suling, maka bagian ujung bawah harus bersandar di lantai. Suling ini merupakan bagian dari ensambel Gamelan gambuh. Gamelan gambuh terdiri dari tiga seruling panjang (suling gambuh) yang memainkan melodi dan berperan sebagai inti gamelan gambuh. Selain itu, permainan ini diiringi beberapa rebab, sepasang gendang kecil (gupek), ceng-cengan kecil (rincik), gong kecil (kangsi), dan beberapa alat perkusi lainnya. Gambuh merupakan pertunjukkan tarian tertua di Bali dan dipertunjukan hanya dalam upacara tertentu di pura. Biasanya cerita dalam pertunjukkan gambuh adalah tentang Pakang Raras dan kejadian-kejadian yang diambil dari legenda yang ada hubungannya dengan sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa Timur pada abad ke-15 M.
Tari Gopala adalah sebuah istilah dalam bahasa Kawi yang berarti penggembala sapi. Tarian ini adalah ciptaan bersama antara I Nyoman Suarsa (penata tari) dan I Ketut Gede Asnawa (sebagai penata iringan). Berbentuk tari kelompok, dan biasanya ditarikan oleh 4 sampai 8 orang penari putra, Gopala menggambarkan tingkah laku sekelompok penggembala sapi di suatu ladang pengembalaan. Tari Ciwa Natareja Tarian ini mengandung gerak-gerak yang humoris dengan materi gerak yang merupakan perpaduan antara gerak-gerik tari Bali yang sudah ada yang telah dikembangkan dengan gerak-gerak baru.
Tari Calon Arang mengisahkan tentang Calon Arang, seorang janda yang hidup di Desa Girah. Calon Arang memiliki seorang putri cantik jelita yang bernama Ratna Manggali. Karena kekejaman Calon Arang yang sering merusak panen dan mendatangkan penyakit, Ratna Manggalipun sulit mendapat jodoh. Marah dan dendam, Calon Arangpun menculik gadis muda untuk dikorbankan ke Dewi Durga. Banjirpun datang dan menewaskan banyak warga. Selain banjir, penyakitpun juga mulai berdatangan. Mengetahui hal ini, Raja Airlangga segera mengutus Empu Baradah untuk menyelesaikan masalah ini. Tari Barong Empu Baradah lalu menikahkan muridnya, Empu Bahula dengan Ratna Manggali. Pesta besar – besaranpun diadakan dan keadaan kembali normal. Suatu hari, Empu Bahula berhasil mengambil buku ilmu sihir Calon Arang dan menyerahkannya ke Empu Baradah. Marah, Calon Arangpun adu kekuatan dengan Empu Baradah. Tanpa bantuan Dewi Durga, Calon Arangpun kalah dan keadaanpun menjadi tena...
Sate susu ini rasanya tidak seperti sate yang banyak kita temukan di jawa atau dimana-mana seperti sate madura atau sate klatak yang ada di jogja. Selain karena bahan dasar yang di gunakan berbeda, bumbu dan cara memasaknya juga berbeda. Dan karena sate susu ini berada di kampung jawa yang memang mayoritas penduduknya berasal dari jawa maka bisa dibilang rasa sate susu ini adalah perpaduan masakan jawa dan bali. RM/Toko yang Menyediakan : Sate Lilit Rumah Makan Alamat: Jl. Pulau Kawe No.36, Dauh Puri Kauh, Denpasar Bar., Kota Denpasar, Bali 80114 Telepon: 0889-9663-274
Nasi Jenggo (atau nasi jinggo) adalah makanan khas Bali yang serupa dengan nasi kucing, namun lauk disediakan sangat berbeda, umumnya adalah mie goreng, sambal, serundeng, dan ayam yang disuwir-suwir pedas. Namun nasi jenggo dapat ditambahkan dengan telur, tempe, dan tahu. Nasi jenggo umumnya dibungkus dengan daun pisang. Sama seperti nasi kucing, porsi nasi jenggo sangat sedikit jadi kalau makan satu belum kenyang. RM/Toko yang Menyediakan: Nasi Jinggo Restaurant Address: Jalan Thamrin No.67, Pemecutan, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali 80231
Alat musik ini terbuat dari bambu. Awalnya calung merupakan permainan masyarakat pedesaan yang bertujuan untuk menghibur diri. Alat musik ini dimainkan oleh para remaja maupun pria dewasa di sela kesibukan mengolah sawah. Calung bungbung sering dimainkan pada malam hari di saat bulan purnama agar padi tidak diserang hama, karena pada awalnya calung berfungsi untuk menghibur Dewi Sri (Nyi Pohaci) agar dapat melindungi padi dari serangan hama. Calung bungbung dibuat dari bambu gomong berukuran panjang dengan diameter besar dan tiap-tiap bambu berdiri sendiri. Dalam perkembangan selanjutnya, alat musik ini menjadi seni pertunjukkan helatan untuk menyambut tamu.
angklung bali memiliki bentuk seperti calung yang di tata seperti Gambang pada Gamelan dengan nada yang khas bali, biasanya di sebut dengan Rindik. Angklung bali merupakan metamorfosis dari angklung reyog yang dibawa oleh praurit Majapahit saat mengungsi ke Bali. Dalam sejarahnya, Rindik angklung bali ini telah di gunakan sebagai soundtrack film anime jepang : Akira (1986), Queen's Blade 3: Rebellion (2012), Akame Ga Kill (2014)
Accompanied by fiddle bow rope. This instrument is made of wood and animal skin. Fiddle is a stringed instrument that is physically composed of five parts: head, trunk (connecting the body and head), shell (main body), jack (bottom), and pengaradan (bow). Generally have a two-stringed fiddle and is part of the gamelan ensemble and Gamelan Gong Kebyar Gambuh.