Kemerdekaan Indonesia
202 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tahok Tutok
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Tahok tutok adalah kuliner asli Suku Rambang. Dalam bahasa Indonesia  tahok  artinya daun singkong sementara  tutok  artinya tumbuk. Bahan : 1. Garam 1/2 sendok teh 2. Cabe 6 buah 3. Bawang merah 3 siung 4. Bawang putih 3 siung 5. Tomat atau cung 1 buah bolah lebih 6. Daun singkong yang telah ditumbuk   Cara Pembuatan : 1. Giling garam,cabe,bawang merah,bawang putih,tomat menjadi satu hingga halus. 2. Sediakan wajan isi minyak goreng secukupnya kemudian panaskan diatas kompor dengan api sedang. 3. Setelah minyak goreng telah panas masukan campuran bahan-bahan tadi tunggu hingga berubah warna menjadi sedikit kecoklatan. 4. Kemudian masukkan daun singkong tunggu hingga daun tadi telah berubah warna 5. Rasa daun tadi jikalah sudah terasa matang dilidah dan telah berubah warnanya. 6. Segera angkat kemudian hidangkan.

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Sambal Mbacang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

    Bacang (Mbacang atau Macang) merupakan sejenis pohon buah yang masih satu family dengan pohon mangga. Buah bacang memiliki rasa yang agak asam dibandingkan dengan buah mangga. Kebanyakan orang Indonesia khususnya masyarakat Sumatera Selatan menggunakan buah bacang ini sebagai bahan tambahan untuk membuat sambal, dikarenakan rasa bacang yang agak asam sehingga sangat cocok dan nikmat sekali jika dipadukan dengan rasa pedas dari cabai. Sambal bacang biasanya disajikan sebagai makanan pelengkap bersama dengan nasi putih dan lauk-pauknya seperti ikan goreng atau ayam goreng. Dalam artikel kali ini akan kita bahas mengenai bagaimana cara mengolah buah bacang agar menjadi sajian yang enak dan lezat.   Bahan-bahan : 1 buah bacang yang masak. 5 buah Cabai rawit. 8 buah Cabai merah keriting. 2 siung bawang merah. 1 siung bawang putih. 1 sdm terasi bakar. Garam halus secukupnya. Cara Membuatnya: Mula-mula ulek bahan-ba...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Siwar
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Sumatera Selatan

  Sumatera Selatan adalah salah satu provinsi yang ada di  Indonesia . Di daerah ini terdapat suatu senjata tradisional yang disebut sebagai siwar. Siwar atau sering juga disebut tumbak lado adalah suatu artefak yang berupa senjata tusuk genggam yang bentuknya menyerupai golok panjang dengan tajaman di salah satu sisi bilahnya. Senjata ini mempunyai kedudukan yang penting bagi seseorang, sehingga fungsinya tidak hanya sebagai alat untuk mempertahankan diri, melainkan juga sebagai benda keramat yang memiliki unsur kimpalan mekam atau kimpalan sawah 1  (mempunyai kekuatan magis). Struktur Siwar Siwar adalah senjata yang bahan bakunya terbuat dari besi yang proses pengerjaannya umumnya dibuat oleh pandai besi di pedapuran tempat membuat alat-alat dari besi. Pada umumnya siwar berukuran  antara  15-30 cm (skin rambai ayam) dengan lebar badan hingga ke matanya antara 1½-2 cm. Sedangkan, sarung dan gagang siwar terbuat dari kayu yang ker...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Masjid Agung Palembang
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Selatan

Masjid Agung Palembang merupakan salah satu warisan Kesultanan Palembang. Masjid ini dikenal sebagai pusat Kota Palembang. Dibangun 1738 – 1748 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I yang dikenal sebagai Sultan Mahmud Badaruddin Jaya Wikramo. Menutur beberapa orang masjid ini merupakan masjid terbesar di Indonesia pada zamannya. Ketika pertama kali dibangun, masjid ini meliputi lahan seluas 1.080 meter persegi (sekitar 0,26 hektar) dengan kapasitas 1.200 orang. Lahan kemudian diperluas oleh Sayid Umar bin Muhammad Assegaf Altoha dan Sayid Achamd bin Syech Sahab dibawah pimpinan Pangeran Nataagama Karta Mangala Mustafa Ibnu Raden Kamaluddin. Dari 1819 – 1821, renovasi dilakukan oleh pemerintah kolonial Belanda. Setelah itu, ekspansi lebih lanjv dilakukan pada tahun 1893, 1916, 1950, 1970, dan terakhir tahun 1990-an. Selama ekspansi pada 1966 – 1969 oleh Yayasan Masjid Agung, lantai kedua dibangun dengan luas tanah 5.520 meter persegi dengan kapasitas 7.750 orang. S...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Prasasti Kedukan Bukit
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Selatan

Prasasti Kedukan Bukit ditemukan oleh M. Batenburg pada tanggal 29 November 1920 di Kampung Kedukan Bukit, Kelurahan 35 Ilir, Palembang, Sumatra Selatan, di tepi Sungai Tatang yang mengalir ke Sungai Musi. Prasasti ini berbentuk batu kecil berukuran 45 × 80 cm, ditulis dalam aksara Pallawa, menggunakan bahasa Melayu Kuna. Prasasti ini sekarang disimpan di Museum Nasional Indonesia dengan nomor D.146.

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Prasasti Talang Tuo
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Selatan

Prasasti Talang Tuwo ditemukan oleh Louis Constant Westenenk (residen Palembang kontemporer) pada tanggal 17 November 1920 di kaki Bukit Seguntang, dan dikenal sebagai peninggalan Kerajaan Sriwijaya.   Keadaan fisiknya masih baik dengan bidang datar yang ditulisi berukuran 50cm × 80 cm. Prasasti ini berangka tahun 606 Saka (23 Maret 684 Masehi), ditulis dalam aksara Pallawa, berbahasa Melayu Kuna, dan terdiri dari 14 baris. Sarjana pertama yang berhasil membaca dan mengalihaksarakan prasasti tersebut adalah van Ronkel dan Bosch, yang dimuat dalam Acta Orientalia. Sejak tahun 1920 prasasti tersebut disimpan di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, dengan nomor D.145.

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Cerita Antu Ayek (Hantu Air)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Sumatera Selatan merupakan wilayah yang banyak dialiri sungai-sungai. Setidaknya ada sembilan sungai besar yang mengalir di propinsi ini, sehingga gelar lain propinsi ini adalah Negeri Batanghari Sembilan. Batanghari dalam bahasa melayu Palembang diartikan sebagai sungai besar. Nah, ada banyak hikayat atau cerita yang berkembang di masyarakat yang mengiringi keberadaan sungai-sungai tersebut. Seperti legenda cinta Pulau Kemaro di sungai Musi. Cerita lain yang aku kenal di kampungku adalah legenda Antu Ayek yang sering kudengar semasa kanak-kanak, entah adakah kisah ini di daerah lain. Antu Ayek dalam bahasa Indonesia berarti Hantu Air. Penasaran? Baca dong posting ini sampai selesai.   Konon kabarnya, dahulu kala hiduplah seorang gadis dari keluarga sederhana bernama Juani. Juani merupakan gadis kampung yang elok rupawan, berkulit kuning langsat dan rambut panjangnya yang hitam lebat. Keelokan rupa Gadis Juani sudah begitu terkenal di kalangan masyarakat. Sehingga wajar...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Adang-adangan (Hadang)
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Selatan

Hadang adalah permainan olahraga tradisional yang tidak mempergunakan alat apapun sebagaimana permainan tradisional sebelumnya. Olahraga tradisional hadang dimainkan secara beregu, baik putera maupun puteri. Jumlah anggota regu sebanyak 8 orang, terdiri dari 5 orang sebagai pemain inti dan 3 orang selebihnya sebagai pemain cadangan.  Ada sedikit perbedaan pada permainan olahraga tradisional ini, selain dikenal oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Namun yang membedakan dengan permainan olahraga tradisional lainnya adalah pada permainan ini tidak hanya dilakukan sebagai permainan untuk dilombakan pada acara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia pada bulan Agustus atau peringatan hari jadi Kabupaten atau Kota saja, tetapi juga sering dilakukan sebagai pengisi waktu senggang.   Permainan olahraga tradisional hadang ini dapat dibuat di ruangan terbuka (stadion, lapangan terbuka, halaman rumah, lapangan, atau jalan raya bila memungkinkan) maupun tertutup (gedung...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Gandus
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Kuliner ini bisa dijumpai di Palembang, Sumatera Selatan dan daerah Jambi. Kue Gandus terbuat dari tepung beras, santan dan sagu. Cara pembuatan kue ini adalah dengan mencampurkan adonan tepung dengan bumbu bawang putih dan cabe lalu dicetak bulat. Untuk menambah rasa yang lezat, kuliner ini ditaburi ebi, ayam, daging giling dan abon ikan sebagai pelengkap Tempat yang menjual kue gandus ini terleak di Jl. Tanjung Rawo No. 21 Rt. 53 Bukit Lama Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia

avatar
Vande Leonardo