Alat musik tradisional Bali yang satu ini biasanya digunakan pada acara-acara seperti upacara adat perkawinan dan biasanya alat musik ini disandingkan dengan tarian jogged bumbung. Joged bumbung dimainkan oleh penari wanita, yang kemudian mencari pria dari salah satu penonton yang kemudian akan di ajak menari bersama. Alat musik tradisional yang terbuat dari bambu ini, biasanya juga dimainkan di hotel-hotel Bali untuk menyambut atau menghibur para tamu.
Ciri rumah ini adalah di depan rumahnya ada semacam gapura. Begitu masuk ke dalam akan ditemui balai bengong, yang berfungsi sebagai tempat bersantai. Lalu, di dalamnya lagi ada beberapa bangunan, seperti balai pengambuhan sebagai balai kesenian, balai paruman untuk rapat adat, balai rangki untuk menyimpan peralatan upacara adat, serta balai gede sebagai tempat upacara adat. Di bagian lain ada dapur, lumbung padi, rumah tinggal untuk anak lelaki dan perempuan.
Pria : Memakai destar yang dililitkan di kepala dan di bagian kupingnya diselipkan bunga. Bagian tubuh dililit dengan kain dari batas dada hingga kaki. Di bagian punggungnya diselipkan keris Bali. Wanita : Memakai kain songket yang dililitkan di bagian dada sampai kaki. Lalu, di luarnya masih dililit kain lagi, yaitu dari dada sampai bawah lutut. Di bagian pundaknya memakai selendang kain. Rambut wanita Bali memakai sanggul yang dihias dengan bunga.
Pria : Memakai destar yang dililitkan di kepala dan di bagian kupingnya diselipkan bunga. Bagian tubuh dililit dengan kain dari batas dada hingga kaki. Di bagian punggungnya diselipkan keris Bali. Wanita : Memakai kain songket yang dililitkan di bagian dada sampai kaki. Lalu, di luarnya masih dililit kain lagi, yaitu dari dada sampai bawah lutut. Di bagian pundaknya memakai selendang kain. Rambut wanita Bali memakai sanggul yang dihias dengan bunga.
Ayam Betutu adalah lauk yang terbuat dari ayam yang utuh yang berisi bumbu, kemudian dipanggang dalam api sekam. Betutu ini telah dikenal di seluruh kabupaten di Bali. Salah satu produsen betutu adalah desa Melinggih, kecamatam payangan kabupaten Gianyar. Ayam betutu juga merupakan makanan khas Gilimanuk. Betutu digunakan sebagai sajian pada upacara keagamaan dan upacara adat serta sebagai hidangan dan di jual. Konsumennya tidak hanya masyarakat Bali tapi juga tamu manca negara yang datang ke Bali, khususnya pada tempat-tempat tertentu seperti di hotel dan rumah makan/restoran. Betutu tidak tahan disimpan lama.
Subak adalah organisasi kemasyarakatan yang khusus mengatur sistem pengairan sawah yang digunakan dalam cocok tanam padi di Bali, Indonesia. Subak ini biasanya memiliki pura yang dinamakan Pura Uluncarik, atau Pura Bedugul, yang khusus dibangun oleh para pemilik lahan dan petani yang diperuntukkan bagi dewi kemakmuran dan kesuburan dewi Sri. Sistem pengairan ini diatur oleh seorang pemuka adat yang juga adalah seorang petani di Bali. Revolusi hijau telah menyebabkan perubahan pada sistem irigasi ini, dengan adanya varietas padi yang baru dan metode yang baru, para petani harus menanam padi sesering mungkin, dengan mengabaikan kebutuhan petani lainnya. Ini sangatlah berbeda dengan sistem Subak, di mana kebutuhan seluruh petani lebih diutamakan. Metode yang baru pada revolusi hijau menghasilkan pada awalnya hasil yang melimpah, tetapi kemudian diikuti dengan kendala-kendala seperti kekurangan air, hama dan polusi akibat pestisida baik di tanah maupun di air.Akhirnya dit...
Pakaian adat Bali kalau dilihat sekilas terkesan sama. Padahal sebenarnya pakaian adat Bali sangat bervariasi. Dengan melihat pakaian adat Bali yang dikenakan seseorang dalam suatu acara, bisa dilihat status ekonomi dan status pernikahannya. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa pakaian adat Bali memiliki keanggunan dan citra tersendiri. Setidaknya ada tiga jenis pakaian Adat Bali yang umum dikenakan oleh masyarakat Bali. Pertama, pakaian adat untuk upacara keagamaan. Kedua, pakaian adat untuk upacara pernikahan. Dan, ketiga adalah pakaian adat untuk aktivitas sehari-hari. Pakaian Adat khas Bali ini berbeda antara yang dipakai oleh laki-laki dan perempuan. Misalnya pemakaian sanggul ke pura oleh remaja putri. Mereka memakai sanggul atau pusung gonjer sedangkan untuk perempuan dewasa (sudah menikah) menggunakan sanggul ( pusung tagel ). Busana Agung adalah pakaian adat Bali yang paling mewah. Pakaian adat Bali yang satu ini biasanya dipakai pada rang...
Konon katanya tari jenis ini mengisahkan murid-murid Calon Arang yang sedang berlatih kanuragan. Dan uniknya tarian ini harus dilakukan di tanah kuburan yang masih digunakan. (Sumber: http://mytrans.detik.com/video/2014/01/15/49/17/65/22662/misteri-di-balik-tari-sisya?993301MyMP) Salah satu bagian dari tarian calon arang adalah tarian sisya. Pada praktiknya tarian sisya adalah murid calon arang yang sedang berlatih kanuragan. Uniknya tarian ini harus dilaksanakan di tanah kuburan yang masih digunakan. Putu Kartana: Tari Sisya adalah Simbol dari murid-murid randaring Girah yang didesain oleh masyarakat Bali sebagai bentuk tarian atau seni pertunjukkan. ditarikan saat randaaring girah untuk memohon anugrah. Pura prajapatih, umurnya lebih dari 200 tahun. memohon pada betara-betari Video Tarian Sisya di Kuburan Setra, Desa Adat Umakuta, Bali. Bisa dilihat di http://mytrans.detik.com/video/2014/01/15/49/17/65/22662/misteri-di-balik-...
Cera Labu merupakan tradisi masyarakat yang bertempat tinggal di pinggir laut atau pesisir pantai yang mata pencahariannya sebagai nelayan, mensyukuri nikmat atau hasil yang diperoleh dengan jalan melakuka selamatan laut (Cera Labu). Cera labu dilaksanakan pada bulan Mei atau Juni setiap tahunnya yang dipimpin oleh seorang pemangku adat, dengan harapan agar dalam mencari nafkah senantiasa mendapat hasil yang berlipat ganda dan terhindar dari segala musibah. Sehari sebelum Cera labu dilaksanakan, masyarakat mengadakan malam hiburan atau pesta rakyat dengan memakai alat musik tradisional seperti menabuh gendang, sebagian orang membuat rakit dan menyiapkan sesajen (soji ro sangga). Sesajen tersebut terdiri dari : Kepala Kerbau Ayam Jantan/Betina Pisang Daun Sirih/nahi Pinang/U’A atau Sao U’A Kapur Sirih/Afu Rokok Daun Lontar/Ro’o Ta’a Padi di goreng/Karaba Kemenyan/Kamaya Peruk...