8.388 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Mojang Priangan
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

MOJANG PRIANGAN angkat ngagandeuan bangun tara karingrang nganggo sinjang dilamban mojang priangan   mun di erok denok mun disanggul ayu mun di sinjang lenjang mojang priangan   diraksukan kabaya nambihan cahayana dangdosan sederhana mojang priangan   umat-imut lucu sura-seuri nyari larak-lirik keupat mojang priangan   mojang ti priangan lucu sae atikan sae basa sopan mojang priangan

avatar
Noval Karom
Gambar Entri
Aksara Sunda Kuna
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

aksara sunda kuna merupakan aksara yang berkembang di daerah Jawa Barat pada abad XIV-XVIII yang pada walnya digunakan untuk menuliskan Bahasa Sunda Kuna. Aksara Sunda Kuna merupakan perkembangan dari Aksara Pallawa yang mencapai taraf modifikasi bentuk khasnya sebagaimana yang digunakan naskah-naskah lontar pada abad XVI. Penggunaan Aksara Sunda Kuna dalam bentuk paling awal antara lain dijumpai pada prasasti-prasasti yang terdapat di Astanagede, kecamatan kawalli, kabupaten ciamis dan prasasti kebantenan yang terdapat di kabupaten bekasi. Edi S. Ekajati mengungkapkan bahwa keberadaan Aksara Sunda Kuna sudah begitu lama tergeser karena adanya ekspansi kerajaan mataram islam ke wilayah priangan kecuali cirebon dan banten. pada waktu itu para menak sunda lebih banyak menjadikan budaya jawa sebagai anutan dan tipe ideal. akibatnya, kebudayaan sunda tergeser oleh kebudayaan jawa. bahkan banyak penulis dan budayawan sunda yang memakai tulisan dan ikon-ikon jawa.

avatar
Noval Karom
Gambar Entri
Prasasti di Tatar Sunda
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Prasasti di Tatar Sunda adalah prasasti yang berasal dari bekas kerajaan Tarumanagara, Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh. Prasasti-prasasti ini ditulis dalam bahasa Sunda yang pernah ada atau digunakan di Tatar Sunda, seperti bahasa Sansekerta, bahasa sunda kuno dan lain-lain. berikut adalah jenis-jenisnya: prasasti dari masa Tarumanagara prasasti Cidanghiyang (lebak/munjul) prasasti jambu (Pasir Koleangkak) prasasti ciaruteun prasasti kebon kopi prasasti Muara Cianten prasasti Pasir Awi prasasti Tugu prasasti dari masa Kerajaan Sunda prasasti Sanghyang Tapak prasasti dari masa Kerajaan Galuh prasasti Mandiwunga prasasti Huludayeuh prasasti Pasir Datar prasasti Cikajang prasasti Rumatak prasasti Galuh

avatar
Noval Karom
Gambar Entri
Kujang
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Barat

Kujang adalah senjata unit dari daerah jawa barat. kujang mulai dibuat sekitar abad ke-8 atau ke-9, terbuat dari besi, baja dan bahan pamor, panjangnya sekitar 20 sampai 25 cm dan beratnya sekitar 300 gram. kujang merupakan perkakas yang merefleksikan ketajaman dan daya kritis dalam kehidupan juga melambangkan kekuatan dan keberanian untuk melindungi hak kebenaran. menjadi ciri khas, baik sebagai senjata, alat pertanian, pelambang, hiasan, ataupun cindera mata. menurut Sanghyang Siksakanda Karesian Pupuh XVII, kujang adalah senjata kaum petani dan memiliki akar pada budaya pertanian masyarakat sunda. beberapa peneliti menyatakan bahwa istilah "kujang" berasal dari kata kudi dan hyang . kujang juga berasal dari kata Ujang, yang berarti manusia atau manusa. manusia yang sabti bak prabu siliwangi.

avatar
Noval Karom
Gambar Entri
Ucang-ucang Angge
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Ucang-ucang Angge merupakan Lagu yang biasanya dinyanyikan mengiringi permainan oleh seseorang kepada anak kecil. Sang anak didudukkan di ujung kaki sambil "ucang-ucangan" atau mengayunkan kedua kakinya. Biasanya sambil duduk dikursi atau golodok, kakinya di ayun-ayunkan kedepan kebelakang beberapa kali. LAGUNYA Ucang-ucang angge mulung muncang ka parangge di udag ku anjing gede anjing gede nu Ki Lebe anjing leutik nu leutikna ari gog, gog cungungung

avatar
Noval Karom
Gambar Entri
Ritual Meminta Hujan
Ritual Ritual
Jawa Barat

masyarakat sunda sendiri memiliki  ritual meminta hujan yang terbilang sedikit magis. kebiasaan meminta hujan di masyarakat sunda dipercayai hadir dari sebuah desa bernama cigarukgak, kecamatan ciawi gebang, kabupaten kuningan, jawa barat. di dusun tersebut, meminta hujan dinamai dengan "Babangkongan" yang dilaksanakan ketika terjadi kemarau berkepanjangan. biasanya, warga akan meminta hujan demi mengairi sawah serta untuk kebuituhan warga sehari-hari. babangkongan atau ritual meminta hujan ketika musim kemarau biasanya dilaksanakan pada terbenamnya matahari hingga tengah malam pada pukul 00.00. upacara ritual akan melibatkan satu orang pawang hujan, satu anak laki-laki yatim tersebut. acara pun dimulai dengan pembacaan doa-doa agar ritual dapat berjalan lancar tanpa adanya halangan. unsur magis dalam ritual ini mulai nampak setelah pembacaan doa selesai dan ritual yang sebenarnya dimulai. kemenyan mulai dibakar serta sang anak laki-laki tadi akan dibaringkan pada tandu...

avatar
Noval Karom
Gambar Entri
Silat Cimande
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Silat Cimande adalah salah satu aliran pencak silat tertua yang telah melahirkan berbagai perguruan silat di indonesia bahkan diluar negeri. penemunya adalah Abah Khaer. beliau adalah seorang pendekar pencak silat yang disegani. pada pertengahan abad XVIII (kira-kira tahun 1760), Mbah Khair pertama kali memperkenalkan kepada murid-muridnya jurus silat. oleh karena itu ia dianggap sebagai Guru pertama silat cimande. Pahlawan Betawi yaitu Si Pitung dipercaya juga berasal dari aliran perguruan silat ini. mbah Khair juga juga memiliki mrid bernama Mbak Datuk dan Mbah Jago dari Sumatera Barat. kemudian keduanya menyebarkan silat cimande ditempat mereka berasal, sehingga bisa dikatakan bahwa pencak silat cimande adalah saudara tua dari pencak silat, termasuk  Silek Minang yang berasal dari sumatera barat

avatar
Noval Karom
Gambar Entri
Karinding Rahayu
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

KARINDING RAHAYU Merupakan sebagian dari perjalanan untuk menemukan jati diri generasi muda yang dapat dimaknai oleh banyak orang yang kenyataanya tidak semudah ketika kita membalikan telapak tangan , perlu kesabaran , ketekunan dan kekuatan untuk menciptakan suatu karya yang dapat diterima oleh banyak orang. Awalnya karinding adalah alat yang digunakan oleh para karuhun untuk mengusir hama di sawah—bunyinya yang low decible sangat merusak konsentrasi hama. Karena ia mengeluarkan bunyi tertentu, maka disebutlah ia sebagai alat musik. Bukan hanya digunakan untuk kepentingan bersawah, para karuhun memainkan karinding ini dalam ritual atau upacara adat. Maka tak heran jika sekarang pun karinding masih digunakan sebagai pengiring pembacaan rajah. Bahkan, konon, karinding ini digunakan oleh para kaum lelaki untuk merayu atau memikat hati wanita yang disukai. Jika keterangan ini benar maka dapat kita duga bahwa karinding, pada saat itu, adalah alat musik yang popular di kalangan...

avatar
Noval Karom
Gambar Entri
Benjang, kesenian tradisional tatar sunda.
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Mulanya, kesenian ini berasal dari pondok pesantren, yaitu sejenis kesenian tradisional yang bernapaskan keagamaan (Islam). Dihubungkan dengan religi, benjang  dapat dipakai sebagai media atau alat untuk mendekatkan diri dengan Kholiqnya sebab sebelum pertunjukan, pemain benjang selalu melaksanakan tata cara dengan membaca doa agar dalam pertunjukan benjang tersebut selamat tidak ada gangguan. Di dalam pertunjukan terdapat unsur-unsur penunjang, seperti pemain yang tak terbatas dan musik pengiring (terompet, kendang, dan kecrek). Adapun alat yang digunakan dalam  benjang  terdiri dari Terbang, Gendang (kendang), Pingprung, Kempring, Kempul, Kecrek, Terompet (Tarompet), dan dilengkapi pula dengan bedug dan lagu sunda. Pertunjukan kesenian tersebut biasanya diadakan pada hari besar seperti 17 Agustus, khitanan, perkawinan dan lain-lain. Kostum yang dipakai dalam pertunjukan benjang biasanya baju bebas dan ikat kepala. Sementara, pemain musiknya memakai cel...

avatar
Noval Karom