Bahan-bahan : tahu putih 10 pt. ebi 1/2 ons teluar ayam 1 btr. Bumbu-bumbu : bawang merah 4 bh. bawang putih 2 siung tomat 2 bj. lada putih 1/2 sdt. garam 1/2 sdm. kecap 2 sdm. Cara membuatnya : Tahu, ebi dihaluskan. Telur dikocok, dicampurkan dengan tahu dan ebi, diaduk sampai rata. Adonan digoreng menjadi bundar-bundar, setelah matang diberi air sedikit. Tomat diiris, bawang dan lada dihaluskan, ditumis diberi air sedikit. Dimasukkan tahu, kecap, dan garam. Bawang merah yang telah digoreng dicampurkan terus diangkat. Keterangan : Semur tahu ini boleh juga dicampuri soun. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno, hlm. 336
Bahan-bahan 1 bt pondoh 1 btr kelapa Bumbu-bumbu 4 bh bawang merah 2 siung bawang putih 3 btr kemiri 1 sdt ketumbar 1 sdt lada 1 pt laos 1 lbr salam 1 sdm garam Cara Membuat Pondoh diiris tipis-tipis, direbus sampai empuk Kelapa diparut, dibuat santan 2 gelas Bumbu dihaluskan, dimasukkan dalam santan, sesudah mendidih pondoh dimasukkan Terakhir, diberi santan kental, direbus sampai masak Keterangan Pondoh adalah batang kelapa bagian atas yang masih muda dan putih sumber: Buku Mustika Rasa, Soekarno, hlm 454
Bahan-bahan : kacang hijau 1/4 kg. daging 1/4 kg. kentang 1/4 kg. kapri 1/4 kg. tomat 1/4 kg. Bumbu-bumbu : bawang putih 5 siung lada 1 sdt. seledri 1 ikat daun bawang 1 ikat garam 1 1/2 sdm. vetsin 2 bk. Cara membuatnya : Kacang hijau dibersihkan, dicuci, direndam 2 jam, direbus. Daging dipotong-potong, kentang dikupas lalu direbus bersama kacang hijau sampai lunak. Kentang yang telah matang diambil, dimemarkan 1/2 halus, dimasukkan lagi dalam panci. Lada, bawang putih, garam dihaluskan, daun bawang, seledri, diiris-iris yang halus. Kapri dibuang pucuknya dan tepinya. Bumbu-bumbu, kapri dimasukkan, diaduk rata. Tomat diiris-iris, dimasukkan bersama vetsin, panci ditutup. Setelah +-5 menit diangkat dari api, terus ditaruh dalam pinggan cekung tertutup. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno, hlm. 346-347
Ritual "seks" gunung kemukus merupakan ritual yang dilakukan oleh orang-orang berlokasi di Desa Pendem setiap Jum'at PON dan Jum'at Kliwon. Tujuan orang-orang melakukan ritual ini adalah bikin orang cepet sukses dan kaya. Sejarah dari ritual disini dimulai dari tokoh pangeran samudera yang berbaring tenang di puncak gunung kemukus. orang-orang pada berdatangan untuk berziarah ke makam pangeran samudera yang dilanjuti oleh mandi di sendang ortrowulan, yaitu mata air yang terletak di timur makam pangeran samudera. setelah melakukan mandi di mata air tersebut, orang-orang yang melakukan ritual ini melakukan nyepi sepanjamg malam di sekitaran makam. Namun, ada yang berbeda dari nyepi sepanjang malam ini yaitu melakukan hubungan badan dengan pasangan yang bukan pasangannya/orang asing. jika tidak melakukan prosesi ini, maka ritual dianggap tidak lengkap dan tidak akan mendapatkan hasil yang diinginkan dari ritual ini. http://global.liputan6.com/read/3074265/ritual-se...
Bahan-bahan : taoge 1 ons kol 2 ons wortel 1/4 kg. Bumbu-bumbu : bawang merah 5 bh. bawang putih 5 siung lombok merah 7 bh. lombok rawit 25 bh. kemiri 5 bj. kunyit 1 rj. jae 1 rj. gula merah 1/2 sdm. garam 1 sdm. Cara membuatnya : Kol, wortel, lombok merah diiris tipis halus, kecuali lombok rawit. Bumbu-bumbu dihaluskan, ditumis, dimasukkan sayuran, cuka ditambahkan. Setelah masak diangkat. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno, hlm. 383-384
Bahan-bahan : teri segar 1 ons minyak goreng 1/2 gls. Bumbu-bumbu : bawang merah 3 bh. lombok merah 5 bh. asam 3 mata garam 1/2 sdt. gula merah 1/2 sdt. Cara membuatnya : Teri dicuci bersih, dikeringkan, digoreng. Lombok, bawang merah, garam ditumbuk halus, kemudian dimasukkan garam. Digoreng sampai 3/4 masak, baru teri dimasukkan dan dijerangkan sampai masak. RM/Toko yang Menyediakan : Djago Sambal Restoran Alamat: Jl. Dewi Sartika No.294, RT.4/RW.5, Cawang, Kramatjati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13630 Telepon: 0851-0133-3601 Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno, hlm. 398
Bahan-bahan : ayam 1 ekor daun pisang secukupnya kelapa 1 btr. Bumbu-bumbu : bawang merah 15 bh. lengkuas 2 pt. kemiri 10 btr. kencur 3 rj. ketumbar 1 sdt. garam 1 sdm. Cara membuatnya : Ayam dicincang halus. Kelapa diparut dibuat santan kental. Bumbu-bumbu dihaluskan dan diberi santan kental. Cincang ayam dimasukkan. Kemudian dibungkusi daun pisang. Tiap bungkus diberi 1 lembar daun salam, dikukus. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno, hlm. 408-409
Bahan-bahan : udang 1/4 kg. nasi 1 1/2 gls. kelapa muda 1/2 btr. daun pisang Bumbu-bumbu : bawang merah 5 bh. bawang putih 5 siung lombok merah 3 bh. lombok hijau 1/2 ons lombok rawit 5 bh. laos 1 iris garam 1/2 sdm. Cara membuatnya : Udang dibersihkan. Bawang putih, laos, garam dihaluskan, dicampur udang dan nasi. Disimpan dalam panci 2 hari lamanya. Dimasak, diberi irisan lombok hijau. Kelapa diparut, bumbu lainnya dihaluskan dicampur rata dengan bahan-bahan tersebut. Dibungkusi, dikukus sampai masak. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno, hlm. 409
Bahan-bahan : kelapa setengah tua 1/2 btr. yuyu 10 ekor daun pisang biting Bumbu-bumbu : bawang merah 4 bh. bawang putih 3 siung lombok merah 2 bh. lombok rawit 5 bh. ketumbar 1/2 sdt. kencur 1/2 rj. laos 1 iris garam 1/2 sdm. Cara membuatnya : Yuyu dibersihkan, ditumbuk, diambil airnya. Kelapa dibersihkan, diparut. Bumbu dihaluskan dicampur dengan kelapa dan yuyu. Dibungkus daun pisang, dikukus sampai masak. Keterangan : Yuyu adalah sebangsa kepiting kecil yang hidup di air tawar. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno, hlm. 413