jawa tengah
2.310 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Candi Kotes
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Candi Kotes terletak di Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Bangunan Candi Kotes terbuat dari batuan andesit dan memiliki arsitektur yang unik di mana dalam detail bangunan candi ini tidaklah simetris. Selain itu, Candi Kotes mempunyai sejumlah bangunan.   Candi Kotes I mempunyai ukuran panjang 360 cm, lebar 224 cm, tinggi 142 cm, dan struktur bangunan candibya hanya tinggal bagian kaki candi yang berbentuk segi empat.. Candi Kotes I arahnya menghadap ke barat dan pada bagian timur laut candi terdapat pahatan angka 1223 Saka (1301 M). Di atas kaki candi terdapat dua buah altar dan satu miniatur candi. Miniatur candi ini memiliki tiga bagian yaitu atap candi, tubuh candi dan kaki candi. Di bagian tubuh candi terdapat pintu gerbang yang menghadap ke arah barat dan di atas pintunya tersebut terdapat hiasan berupa kala, sedangkan di sisi sebelah utara, timur dan selatan tubuh candi terdapat relung-relung semu yang di atasnya juga terdapat hiasa...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Asal Usul Kabupaten Sampang Jawa Timur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Kabupaten Sampang adalah Kota yang berada di Pulau Madura. Di Kota tersebut banyak tempat wisata yang sangat bagus seperti Pantai Nepa yang didekatnya juga ada hutan kera dan ada juga Pantai Camplong dengan segala keindahan didalamnya. Sakera pernah mengunjungi Kota Sampang bareng teman-teman Plat-M [Blogger Madura] dengan mengunjungi tempat pariwisata diatas dan mencicipi kuliner khas Sampang yaitu Bebek Songkem. Berikut adalah cerita mengenai asal muasal serta sejarah adanya Kabupaten (kota) Sampang. Pada Zaman Majapahit di Sampang ditempatkan seorang Kamituwo yang pangkatnya hanya sebagai patih, jadi boleh dikatakan kepatihan yang berdiri sendiri. Sewaktu Majapahit mulai mundur di Sampang berkuasa Ario Lembu Peteng, Putera Raja Majapahit dengan Puteri Campa.   Lembu Peteng akhirnya pergi memondok di Ampel dan meninggal disana. Yang mengganti Kamituwo di Sampang adalah putera yang tertua ialah Ario Menger yang keratonnya tetap di Madekan. Menger be...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Kota Bojonegoro Jawa Timur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Di waktu masa maha raja balitung (tahun - 910 M) yang menguasai jawa tengah dan jawa timur daerah yang sekarang dikenal dengan nama Bojonegoro belumlah ada. Yang ada hanyalah hutan luas yang di impit oleh pegunungan kapur di sebelah selatan dan utara yang dilewati sungai bengawan solo dan sungai brantas. Kira-kira tahun 1000 masehi baru hutan ini yang menduduki yaitu orang-orang keratin madang kemulan. Awal mulanya hutan ini diberi nama "Alas Tuo" namaun setelah didatang masyarakat imigran dari jawa tengah. Mulai banyak didirikan desa-desa disekitar hutan. Diantaranya adalah Desa Gadung, Desa dander dan sebagainya. Para pendatang yang mendirikan desa-desa itu membuat masyarakat sendiri berdasarakan hubungan keluarga. Di tiap-tiap masyarakat tersebut terdapat kepala desa. Di antara kepala desa tersebut ada seorang kepala desa yang bernama Ki Rahadi yang menguasai Dukuh Randu Gempol. Akibat masuk kebudayaan hindu yang di terima Ki Rahadi maka cara pemerentahan meniru cara peme...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Candi Pemandian Penataran
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Candi Pemandian Penataran terletak di Desa Penataran, Kec. Nglegok, Kab. Blitar, Jawa Timur. Bangunan ini lebih menyerupai sebuah kolam atau  petirtaan. Petirtaan  dalam tradisi masyarakat kala itu merupakan semacam pemandian atau tempat air.   Lokasi Candi Pemandian Penataran kira-kira 200 meter arah timur laut kompleks  Candi Penataran , dan terletak di pinggir jalan besar. Hanya saja lokasinya agak ke bawah dari pinggir jalan tersebut, sehingga kalau saat melintas sering kita tidak memperhatikan bangunan  petirtaan  tersebut.   Bangunan  petirtaan  ini masih lumayan terawat dengan baik dan airnya juga masih mengalir. Bangunan  petirtaan  ini terbuat dari batu andesit.   Mengenai sejarahnya, bangunan pentirtaan ini masih ada hubungannya dengan kompleks percandian Penataran secara keseluruhan.  ***   Sumber: kekunaan.blogspot.com

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Candi Plumbangan
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Candi Plumbangan terletak di  Desa Plumbangan , Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Tidak seperti candi lain pada umumnya, Candi Plumbangan menyerupai  paduraksa  dengan puncak berbentuk kubus. Candi Plumbangan terbuat dari batu andesit yang direkatkan satu sama lain dengan sistem gosok.   Denah Candi Plumbangan berukuran panjang 4,09 m, lebar 2,27 m dan tinggi 5,6 m. Pintu gerbang candi memiliki sayap pada kanan kirinya dan tidak mempunyai relief, namun hanya mempunyai pelipit garis saja. Pada bagian atas ambang pintu terdapat pahatan angka tahun 1312 Saka atau 1390 M.   Ditinjau dari pahatan angka tahun tersebut, diperkirakan Candi Plumbangan dibangun pada era Kerajaan Majapahit pada awal pemerintahan Wikramawardana. Namun uniknya, benda-benda cagar budaya yang terdapat di sekeliling Candi Plumbangan justru berasal dari masa yang berbeda. Misalnya saja Prasasti Plubangan (Panumbangan) yang merupakan peninggalan dari era Raja Bames...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Candi Sawentar
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Candi Sawentar terletak di Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Candi Sawentar terbuat dari batu andesit yang direkatkan satu sama lain dengan sistem gosok. Denah Candi Sawentar berukuran panjang 7 m, lebar 7 m dan tinggi 10,65 m. Candi Sawentar menghadap ke barat, serta komponen bangunannya terdiri dari  batur , kaki, tubuh dan atap. Atap bagian kiri, sebagian telah runtuh dan bilik candi kosong, hanya terdapat lapak berhias motif Ganesa di bagian depan. Relung semua di ketiga sisi candinya juga dalam keadaan kosong. Batu cungkup pada atap candinya juga dalam keadaan kosong. Batu cungkup pada atap candi berhias Surya Majapahit yang mengelilingi Dewa Wisnu naik kuda bertelinga panjang. Berdasarkan relief ini, para arkeolog berpendapat bahwa Candi Sawentar didirikan pada masa Majapahit.  **   Sumber: kekunaan.blogspot.com

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Candi Tepas
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Berbagai kerajaan besar pernah menancapkan pengaruhnya di Kabupaten Blitar, mulai dari Mataram Kuno di Jawa Tengah, Kerajaan Kediri, Singosari sampai dengan Majapahit. Oleh karena itu, di daerah Kabupaten Blitar ditemukan warisan cagar budaya, baik berupa prasasti, arca-arca, gapura maupun candi.  Salah satu tinggalan candi yang terdapat di Kabupaten Blitar adalah Candi Tepas. Candi ini terletak di Dusun Dawung RT. 02 RW. 03 Desa Tepas, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Lokasi candi ini berada ± 200 meter sebelah barat laut Pasar Tepas, atau tepatnya berada di samping Pura Surya Darma. Dari Jalan Raya Blitar-Malang berjarak sekitar 3 kilometer ke arah utara dengan jalan menanjak, sedangkan dari Kota Blitar berjarak 22 kilometer ke arah timur.   Alvin Abdul Jabbaar Hamzah dalam skripsinya yang berjudul  Identifikasi Bentuk Arsitektur Candi Tepas  (FIB UI, 2011) menerangkan, bahwa penelitian terhadap Candi Tepa...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Sejarah Kabupaten Mojokerto Jawa Timur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Setelah raja S’ri Kerta-negara gugur, kerajaan Singhasa-ri berada di bawah kekuasaan raja Jayakatwang dari Kadiri. Salah satu keturunan penguasa Singhasari, yaitu Raden Wijaya, kemudian berusaha merebut kembali kekuasaan nenek moyangnya. Ia adalah keturunan Ken Angrok, raja Singha-sa-ri pertama dan anak dari Dyah Le(mbu Tal. Ia juga dikenal dengan nama lain, yaitu Nararyya Sanggramawijaya. Menurut sumber sejarah, Raden Wijaya sebenarnya adalah mantu Ke(rtana-gara yang masih terhitung keponakan. Kitab Pararaton menyebutkan bahwa ia mengawini dua anak sang raja sekaligus, tetapi kitab Na-garakerta-gama menyebutkan bukannya dua melainkan keempat anak perempuan Ke(rtana-gara dinikahinya semua. Pada waktu Jayakatwang menyerang Singhasa-ri, Raden Wijaya diperintahkan untuk mempertahankan ibukota di arah utara. Kekalahan yang diderita Singhasa-ri menyebabkan Raden Wijaya mencari perlindungan ke sebuah desa bernama Kudadu, lelah dikejar-kejar musuh dengan sisa pasuka...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Kota Probolinggo Jawa Timur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Berbicara tentang sejarah lahirnya kota Probolinggo, kita tidak akan lepas dari sejarah kerajaan besar yang pernah berdiri di pulau Jawa, yaitu kerajaan Majapahit. Pada zaman pemerintahan Raja Majapahit ke IV, yaitu Prabu Radjasanagara atau Sri Nata Hayam Wuruk (1350-1389), daerah Probolinggo dikenal dengan nama “Banger”, sesuai dengan nama sungai yang mengalir ditengah daerah ini. Di dalam Kakawin Nagarakertagama, Prapanca, pujangga Majapahit yang terkenal menyebutkan bahwa Banger, yang semula merupakan pedukuhan kecil di muara kali Banger berkembang menjadi Pakuwon yang dipimpin oleh seorang Akuwu di Sukodono di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Pada saat Bre Wirabumi (Minakjinggo) bertahta sebagai Raja Blambangan, Banger masuk ke dalam daerah kekuasaan Bre Wirabumi. Perselisihan menyebabkan Banger yang merupakan perbatasan antara Majapahit dan Blambangan menjadi kancah peperangan antara Bre Wirabumi (Blambangan) dengan Prabu Wikramawardhana (Majapahit) yang...

avatar
Deni Andrian