Dewa Ayu- Lagu Daerah Bali Bali Dewa ayu ya ya dewa ayu Margi I Ratu mesolah mesolah mabulu wangsul Hulu hulu wangsul ya ya hulu hulu wangsul Telan jake cara Jawa memayog cara den bukit http://liriklagudaerahindo.blogspot.com/2015/10/dewa-ayu-lagu-daerah-bali.html
Bugis Ubi Bali (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Bumbu Bali (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Bumbu Lawar Bali (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Melisih bahu berasal dari dua kata dasar, yaitu: silih = pinjam, dan bahu = bahu (secara harfiah) dalam konteks ini yang dimaksudkan adalah bahu binatang ternak yang biasa digunakan dalam pertanian, semisal sapi dan kerbau. Dengan begitu, kata mesilih-bahu ini berarti saling pinjam binatang ternak antarsatu petani dengan yang lainnya, biasanya dilakukan dalam kerjasama pengolahan tanah (pertanian) di sawah maupun tegalan. Kelompok yang terlibat dalam kerjasama ini berjumlah pada umumnya dua orang petani yang rumahnya saling berdekatan satu sama lain. Beberapa ketentuan dalam kerjasama ini yaitu saling meminjamkan ternak mereka untuk dipakai dalam pengolahan tanah sebagai penarik bajak. Selain itu ,biasanya seorang petani yang meminjamkan ternaknya pun bisa ikut membantu pengolahan tanah. Sebagai imbalan dalam hubungan timbal balik (didasari prinsip resiprositas) maka petani yang memunyai kerja (meminjam ternak temannya) biasanya menyuguhkan makanan dan minuman, dan begit...
Kata ini berarti saling bergantian membantu. Pada intinya, meslisi ini sama dengan mesilih-bahu yaitu sama sama bekerja sama meminjamkan ternak dan membantu sesama petani, namun yang membedakan adalah dari jumlah peserta anggota kerjasama di mana dalam meslisi berjumlah antara 2-5 orang dan berasal dari umur yang sebaya serta tidak terpatok pada sesama desa, melainkan bisa dengan petani dari desa tetangga. sumber :http://www.wacana.co/2009/04/istilah-istilah-gotong-royong-di-bali/
Kata ngrombo berasal dari kata dasar rombo yang berarti bantu. Cirri khas dari proses kerjasama ini terjadi karena suatu tingkat ketidakmampuan tertentu, misalnya karena usia lanjut, atau jenis pekerjaan terlalu berat. Dari kata dasar rombo dapat terbentuk beberapa jenis kata bentukan lain, seperti: kerombo (artinya orang yang dibantu), pengrombo (artinya orang yang membantu), romboan (artinya menunjuk status seseorang sebagai penerima bantuan). Dalam hal keanggotaan banjar di Bali, menurut status keanggotaannya dibedakan ke dalam dua jenis keanggotaan, yaitu: anggota ngarep (anggota penuh, anggota inti), yaitu anggota yang berstatus primer; dan ada anggota romboan (anggota tidak penuh, anggota yang perlu dibantu/berstatus sekunder). Dalam beberapa hal, sesuai dengan awig-awig (aturan) banjar , anggota romboan dibebaskan dari kewajiban tertentu. Cakupan kegiatan ngrombo ini cukup luas, di antaranya: – &nb...
Kata ini berasal dari kata tulung yang berarti tolong atau bantu. Dalam konteksnya, metulung berarti membantu seseorang yang sedang berada dalam keadaan bencana, malapetaka, atau kecelakaan. Ciri khas dari metulung ini adalah sifatnya yang sangat spontan dan kondisi dari pihak yang ditolong memperlihatkan keprihatinan tertentu. Pihak yang ikut serta dalam metulung tergantung dari skala parahnya kejadian, bisa beberapa orang atau mungkin satu banjar . sumber :http://www.wacana.co/2009/04/istilah-istilah-gotong-royong-di-bali/
Kata ini berasal dari kata ajak , artinya mengajak. Ngajakang berarti menggotong-royongkan. Ciri khas dari jenis gotong royong ini adalah adanya suatu inisiatif dari pihak yang akan mengharapkan bantuan (yang memunyai kerja) untuk mengajukan permintaan ( ngajak ) kepada pihak-pihak yang akan membantu secara langsung maupun tidak langsung. Dengan demikian, kegiatan ini tidak menunjukkan spontanitas melainkan adalah sebagai kegiatan yang direncanakan. Jumlah anggota yang ikut serta biasanya tergantung kebutuhan dan berasal dari hubungan ikatan keluarga atau banjar . Orang yang diajak untuk membantu biasanya diberi imbalan atau kompensasi menurut jenis dan cara-cara yang berlaku pada masyarakat yang bersangkutan. sumber :http://www.wacana.co/2009/04/istilah-istilah-gotong-royong-di-bali/