Tradisi Coka iba atau topeng setan adalah merupakan tradisi kuno masyarakat Halmahera Tengah yang dilakukan setiap tanggal 12 Robiul Awal, tepatnya saat umat Islam merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tradisi tersebut dilakukan masyarakat Halmahera Tengah sebagai bentuk kegembiraan. Dalam proses ritual coka iba, sehari sebelumnya sejumlah imam mesjid dan bobato alkhairat (jabatan imam dalam strata kesultanan tidore) terlebih dahulu melakukan pembacaan puji-pujian usia sholat magrid dan isya. Sambil membacakan puji-pujian, sejumlah warga yang banyak didominasi pemuda pun terlihat menyiapkan sejumlah perlengkapan coka iba seperti topeng setan dan rotan. Biasanya bentuk topeng ini dirahasiakan masing masing warga, sehingga mereka tidak mudah dikenali. Dulunya topeng yang dipakai selalu menampilkan wajah seram dan menakutkan, namun seiring perkembangan zaman, bentuk topeng pun dirubah sesuai dengan kreasi masing-masing pembuatnya. Perubahan wajah topeng dalam ritual coka i...
Sate Khatulistiwa (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Sate Sukun (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Sayur Belimbing Wuluh (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Sayur Misoa (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Sinoli Pisang Maluku (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Sirop Lobi-Lobi (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Sop Ganung (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Sop Makaroni (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)