BAHAN MEMBUAT TAHU LONTONG : • 2 buah tahu putih, digoreng sampai berkulit, dipotong 2×2 cm • 4 buah lontong, dipotongpotong • 50 gram taoge pendek • 2 batang kucai, diiris tipis • 2 sendok makan bawang merah goreng untuk taburan • 50 gram kacang kedelai, direndam semalam, digoreng kering • 1 sendok makan minyak untuk menumis kerupuk udang goreng untuk penyajian BAHAN KUAH : • 2 lembar daun salam • 1 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan • 1.250 ml air • 3 sendok makan kecap manis • 1 1/2 sendok teh garam • 1 sendok teh gula merah Bumbu halus: • 1 cm jahe • 1 cm lengkuas • 3 siung bawang putih • 2 butir bawang merah • 1/4 sendok teh merica CARA MEMBUAT TAHU LONTONG : 1. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun salam, dan serai sampai harum. Masukkan air, kecap manis, garam, dan gula merah. Masak sampa...
CELURIT Bagi masyarakat Madura, Celurit tak dapat dipisahkan dari tradisi budaya dan kehidupan sehari-hari hingga saat ini. Senjata tradisional Indonesia ini mempunyai ciri khas dengan bilahnya yang melengkung. Pada dasarnya, celurit ini digunakan untuk menunjang kehidupan sehari-hari, seperti mencari rumput untuk pakan ternak, bertani dan lainnya. Namun, terkadang juga untuk senjata menyelesaikan permasalahan antar individu maupun kelompok.
Tari Reog berasal dari Ponorogo, Jawa Timur. Biasanya dibawakan oleh 6-8 pria dan 6-8 wanita. Tarian ini melewati beberapa sesi, sehingga memiliki durasi yang terbilang panjang. Tapi kalau kamu suka dengan seni, tidak akan bosen deh melihatnya. Menurut sejarah, tarian ini diambil dari perjalanan Prabu Kelana Sewandana yang sedang mencari pujaan hatinya, perjalanan beliau ditemani oleh prajurit dan patihnya yaitu Bujangganong. Hingga akhirnya bertemulah ia dengan Dewi Sanggalangit seorang putri Kediri. Namun, ia akan menerima cintanya bila Sang Prabu berhasil menciptakan sebuah kesenian. Disinilah mulai terciptanya Tari Reog demi membuktikan cinta Prabu Kelana pada Sang Putri. Ia meminta bala bantuan prajurit-prajuritnya untuk mengisikan tarian yang diciptakannya. Terciptalah 5 komponen penari yang mengisi Tari Reog Ponorogo, yaitu : a. Prabu Kelono Sewandono b. Patih Bujangganong c. Jathil d. Warok e. Pembarong Saya kagum dengan tarian ini, karena...
Rek Ayo Rek Provinsi Jawa Timur Rek ayo rek mlaku mlaku nang tunjungan Rek ayo rek rame rame bebarengan Mangan tahu jadhi campur nganggo timun Malam minggu gak apik dhigawa nglamun Ngalor ngidur liwat took numpak motor Masih untung nyenggal nyenggol ati lega Sapa ngerti nasib awak lagi mujur Kenal anak e sing dodol rujak cingur Ja dhipikir kon padha gak duwe sangu ja dhipikir angger padha gelem melu aku cah ayo cah sapa gelem melu aku cah ayo cah golek kenalan cah ayu Sumber:https://liberdaryandi.wordpress.com/category/lirik-lagu-tradisional-indonesia/
Tarian tradisional selanjutnya bernama Tari Gandrung Banyuwangi berasal dari Banyuwangi, kata gandrung melambangan panggilan Dewi Sri, dimana pada zaman itu Dewi Sri dianggap Dewi Padi yang dapat memberi kesuburan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Tarian ini juga satu genre dengan tarian Ketuk Tilu. Menurut sejarah, tarian ini muncul pada saat dibangunnya ibu kota Balambangan, hingga akhirnya salah satu seniman menulis suatu makalah tentang seorang lelaki yang keliling ke pedasaan dengan beberapa pemain musiknya. Cerita itu menjadi cerita rakyat yang dibawa secara turun-temurun. Hingga akhirnya terciptalah Tari Gandrung Banyuwangi, saat itu masyarakat yang menikmatinya akan memberi beberapa barang seperti beras, pangan atau barang lainnya sebagai imbalan. Kostum yang digunakan adalah baju dari beludru, beserta atributnya. Di bagian kepala, menggunakan mahkota bernama omprok, untuk bagian kakinya menggunakan samping batik. Dan musik pengiringnya adalah kempu...
Jika di Jawa Barat ada tari topeng, di Jawa Timur pun sama. Kota Malang adalah asal muasalnya lahir Tari Wayang Topeng, tidak diherankan lagi mengapa disebut tari wayang topeng, hal ini karena penari menggunakan pakaian seperti wayang kulit. Dulunya tari wayang topeng diadakan hanya sebagai pertunjukan ritual saja. Topeng disini dilambangkan sebagai rasa apresiasi pada wajah nenek moyang. Dimana saat itu topeng memiliki arti menghargai roh leluhur. Tidak heran, bila tarian ini sedikit bernuasana mistik. Sejarah singkatnya tari wayang topeng digunakan saat agama Islam memasuki wilayah Jawa, dan tarian ini dijadikan salah satu trik untuk merebut hati orang Jawa yang saat itu agama Hindu masih kental. Ternyata beda dengan Tari Topeng asal Jawa Barat yang menggunakan background sejarah wayang golek. Tari topeng Jawa Timur ini mengisahkan cerita Ramayana dan Panji. Musik pengiring yang digunakan adalah bonang, gong, gamelan dan kendang.
Tarian traidisional berikut berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Kata ‘buto’ mengandung arti raksasa. Jadi, tari jaranan buto mengandung arti kuda lumping raksasa. Tarian ini biasanya dimainkan oleh 16-20 orang. Hanya saja, tarian ini pun hampir musnah, biasanya tarian ini dipentaskan ketika ada acara khinatan dan pernikahan. Penarinya pun rata-rata laki-laki. Bisa dilihat pada gambar, mereka bermake up tebal dan sangat menyeramkan. Konon katanya karena Jaranan Buto diambil dari Menak Jinggo. Sosok manusia yang berwajah raksasa. Gerakannya pun terkadang ekstrim, ada akting bertengkar. Hati-hatilah kamu bila ingin mengikuti tarian ini, tidak aneh bila di akhir acara salah satu pemain akan kesurupan. Musik yang digunakan adalah kendang, dua gong besar, kecer, dua bonang, dan kempul terompet.
Tarian ini berasal dari Malang, Jawa Timur. Beskalan diambil dari kata ‘bakalan’. Tarian ini sangat tua, diperkirakan salah sudah berusia ratusan tahun. Bila dilihat dari gerakan menarinya, tarian ini menampilkan keanggunan seorang wanita, wanita yang feminim, lincah dan dinamis. Jika kamu tidak peka dengan jenis tarian, mungkin kamu akan mengira tarian ini adalah tari Jaipong. Karena memang mirip sekali. Tapi hal ini bisa dibedakan dari bahasa Sindennya. Pakaian yang digunakan adalah Wedokan, semyok, khiasan kepala ( sanggul ), slendang, dan atribut lainnya. Alat musik pengiringnya adalah kendang, jidor, sinden dan lain-lain.
Wedang Jaselang merupakan minuman khas dari kota Malang. Walaupun memiliki khasiat dan penampilan yang hampir sama dengan kebanyakan minuman lainnya, namun tetap saja terdapat perbedaan sebagai ciri khasnya. Bahan-bahan yang digunakan adalah jahe, kayu manis, sedikit merica, kapulga, secang dan yang membuat berbeda adalah penambahan alang-alang. Khasiatnya adalah menjaga stamina, mampu menghangatkan badan, dan sebagainya. Tempat yang menyediakan: Ronde Titoni Dessert Shop Address: Jalan Zainul Arifin No.17, Sukoharjo, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119 Phone: (0341) 808292