Sate telur adalah jajanan yang terkenal di Jember, tersebar merata di semua tempat dengan harga yang sangat terjangkau. Sate telur merupakan jajanan yang terbuat dari telur yang bercampur adonan tepung cair yang kemudian digoreng di atas wajan dengan minyak goreng panas, ditusuk sate yang terbuat dari bambu, diputar-putar di tengah adonan telur sampai terlilit semuanya, terakhir adonan dimakan dan dicampur dengan saus kacang. Dapat dimakan langsung atau dibungkus dalam plastik. RM/Toko yang Menyediakan : Angkringan Joglo 130 Restoran Indonesia Alamat: Jl. Letjen Panjaitan No.130, Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68121 Telepon: 0811-3130-130 Sumber: http://fitriyahika.web.unej.ac.id/2015/06/18/makanan-populer-dan-khas-jember-yang-berpotensi-dijadikan-wirausaha-kuliner/
Bahan-bahan: Gaplek 1/2 kg Kelapa 1/2 butir Gula pasir 1 ons Garam 1/2 sdt Cara membuatnya: 1. Gaplek direndam 1 malam, diparut dengan parut sawut, dikukus sampai masak. 2. Dimakan dengan kelapa parut diberi garam sedikit dan ditaburi gula. RM/Toko yang Menyediakan : RM Lombok Idjo Rumah Makan Alamat: Jl. Kalimantan No.36, Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur 63117 Telepon: (0351) 464999 Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 898
Pia tape memiliki banyak rasa dengan harga yang lumayan terjangkau yaitu sekitar Rp13.000 per kotak dengan isi 10 potong pia yang berbentuk kotak selebar 5 cm. Pia tape dapat ditemukan di toko oleh-oleh khas Jember. Pia dari jember yang terbuat dari tape ini rasanya enak, legit, dan ada rasa manis tapenya. Pia tape ini bisa dibeli di jalan Trunjoyo dan Gajahmada kota Jember. RM/Toko yang Menyediakan : Primadona Toko Makanan Alamat: Jl. Trunojoyo No.137, Jember Kidul, Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68131 Telepon: 0822-3378-1717 Sumber: https://kulineranjawa.wordpress.com/2017/08/23/kuliner-khas-jember/
Tape singkong adalah jajanan tradisional yang telah banyak dijual dan tersebar luas terutama di Pulau Jawa. Di Jawa Timur, terutama Jember, menjual tape singkong yang khas dengan kemasan dan bungkus dalam wadah anyamam bambu atau besek yang lebih dikenal dengan tape besekan. Keunggulan dari tape ini yaitu dari rasa tape besekannya, manis kecut. Tape singkong besekan dijual di banyak tempat di Jember. Dijual dalam 1 paket dengan jumlah 3 besek dengan kisaran harga Rp10.000-Rp12.000, tergantung jumlah dan ukuran potongan. Bagi para pengunjung Jember, tape ini dapat dibeli sebagai oleh-oleh khas Jember, yang dapat dijumpai di pasar atau toko oleh-oleh khas Jember, salah satunya di Jalan Gajah Mada. RM/Toko yang Menyediakan : Primadona Toko Makanan Alamat: Jl. Trunojoyo No.137, Jember Kidul, Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68131 Telepon: 0822-3378-1717 Sumber: https://kulineranjawa.wordpress.com/2...
Bahan-bahan: • 300 gram beras ketan, direndam selama 2 jam • 100 ml air • 1/2 sendok teh garam • daun pisang Bahan Saus Kinca: • 200 gram gula merah, diiris halus • 300 ml air • 1/4 sendok teh garam • 150 gram kelapa parut setengah tua, kukus Cara membuat Kecok Ketan : 1. Kukus beras ketan selama 10 menit. 2. Didihkan air dan garam. Tambahkan beras ketan. Aduk sampai terserap. Kukus ketan 30 menit sampai matang. Angkat. Panas-panas tumbuk sampai halus. 3. Ratakan di loyang yang telah diolesi minyak goreng setebal 1/2 cm. 4. Saus kinca: didihkan gula merah, garam, dan air. Saring. Tambahkan kelapa parut. Aduk rata lalu angkat. 5. Gunting daun pisang berbentuk bunga. Letakkan irisan ketan 5 cm x 5 cm. Siram saus kinca gula merah dan kelapa. RM/Toko yang Menyediakan : Pos Ketan Legenda - 1967 Rumah Makan Alamat: Jalan Kartini No.6, Ngaglik, Batu, Sisir, Kec. Batu, Mala...
Bahan-bahan: Beras ketan 1/2 kg Gula siwalan 1 ons Kelapa muda 1/2 butir Garam 1 sdt Daun pisang 1 pelepah Cara membuatnya: 1. Beras ketan ditumbuk halus menjadi tepung. 2. Kelapa diparut, dicampur dengan tepung, garam, ditambah air sedikit, menjadi adonan. 3. Gula siwalan diiris-iris, dimasukkan dalam adonan. 4. Dibungkus daun pisang, dikukus. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 888
Pecel puli, salah satu makanan khas Ponorogo yang masih bertahan hingga kini. Penikmatnya tidak hanya dari kalangan dewasa, tapi juga anak-anak. Puli terbuat dari nasi hangat dengan sedikit garam, kemudian ditumbuk hingga teksturnya lengket. Penjual pecel puli di Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis yang buka setiap hari mulai pukul 05.00-11.00 WIB, Warsiah (77), saat ditemui mengaku telah membuka warungnya sejak 1972, selalu ramai pembeli. Warsiah membuat puli dengan resep dari ibunya. Puli terbuat dari nasi hangat ditambah sedikit garam, ditumbuk menggunakan alat tradisional berupa lumpang dan alu. Sebenarnya, puli hampir mirip dengan lontong. Hanya saja teksturnya lebih lengket dan lembut. Dan, rasanya lebih gurih karena ada tambahan sedikit garam. Ditumbuk selama 10-15 menit sampai benar-benar lengket. Ada pun cara penyajiannya, potongan puli diberi taburan sayur berupa daun bayam, kangkung, terakhir disiram kuah sambel pecel semakin menambah nikmat. Rasa gurih dari puli,...
Mengulik makanan khas Ponorogo, selain sate, ada satu lagi kuliner yang wajib dicoba. Namanya, Go Gegog, singkatan dari Sego Genem Godhong Gedhang, yang memiliki cita rasa pedas dan lezat yang menempel di lidah penikmatnya. Sego berarti nasi, genem berarti dibungkus, godhong berarti daun dan gedhang berarti pisang. Jadi, Sego Genem Godhong Gedhang adalah nasi yang dibungkus menggunakan daun pisang. Pemilik warung Go Gegog, Hadi Purnomo (55), menjelaskan, awal mulanya ia merupakan seniman reog Ponorogo, bahkan hingga saat ini ia juga mengetuai kelompok kesenian reog di kampungnya yang berada di Jalan Puspowarno, Kecamatan Tambakbayan. Kecintaannya akan kota yang membesarkannya tidak hanya sebatas kesenian, tapi juga pada kulinernya. Ia pun memilih Go Gegog sebagai kuliner yang perlu dilestarikan, warisan nenek-moyang orang Ponorogo Go Gegog terdiri dari nasi dan lauk yang dikukus bersama dengan menggunakan daun pisang sebagai pembungkus. Lauk Go Gegog inilah ya...
Bahan-bahan: tepung ketan 3 gls. kelapa parut 1 gls. gula pasir 1/2 gls. Bumbu-bumbu: garam 1/4 sdm. pewarna merah 1/4 sdt. Cara Membuat: 1. Tepung ketan, kelapa parut, garam dicampur jadi satu lalu dikukus. 2. Setelah hampir masak, gula pasir ditaburkan, diberi warna dengan cara dipucihkan. 3. Setelah masak ditaruh dalam loyang. 4. Sesudah dingin baru di-iris2 , dihidangkan dalam piring kue ceper. RM/Toko yang Menyediakan : Ole Olang Resto Restoran Indonesia Alamat: Jl. Raya Ketengan KM.3 No.50, Tunjung, Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur 69121 Telepon: 0812-1613-4567 Sumber : Buku Resep Mustika Rasa Sukarno