Sumber : Dok .Makanan Khas semarang Tahu petis adalah makanan khas dari Kota Semarang yang terkenal dengan makananan pedasnya, bahan dasar tahu petis adalah tahu putih kemudian diisi petis. Untuk memberi petis dalamnya tahu harus di sayat dulu, namun jangan sampai terbelah lalu diisi dengan petis.Tahu yang digunakan adalah tahu putih dan tidak terlalu padat. Pada saat digoreng, diusahakan tahu harus kering. Petis adalah olahan dari sisa cairan perebusan ikan atau udang. Tapi di Semarang ada beberapa yang menggunakan petis buatan alias bukan petis asli melainkan hanya terbuat dari adonan kanji dengan tambahan gula dan diberi tinta cumi agar warnanya hitam. Tapi rasanya tetep maknyus, gurih dan nikmat Sumber : https://sahabatnesia.com/makanan-khas-semarang/
Sumber : Dok.Makanan Khas semarang Selain pisang planet, tahu pong juga makanan Khas semarang lho! Tahu pong adalah tahu goreng yang garing dan gurih. Saat di gigit, tahu pong tidak ada isinya dan kosong (kopong). Oleh sebab itu,tahu ini dinamakan tahu pong. Tahu pong enak disantap saat panas atau hangat. Lalu dikasih petis yang encer. Ada tambahan acar dan ulekan cabai hijau. Rasanya sungguh jadi ketagihan. Harga sangat murah, seporsi cuman Rp.6.000,-. Sumber :https://sahabatnesia.com/makanan-khas-semarang/
Teknik tum sangat sering digunakan karena relatif mudah dan cepat. Biasanya digunakan untuk membungkus gado-gado, nasi rames, pecel, dsb. Kelebihan teknik ini adalah mampu menampung makanan yang mengandung cairan sehingga tidak mudah tumpah. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Takir biasa digunakan sebagai pengganti mangkuk. Teknik ini memerlukan dua kali penyematan sehingga daun pisang membentuk seperti tandon. Takir biasa digunakan sebagai wadah kolak, bubur, dan makanan berkuah lainnya. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Ciri khas pincuk adalah menyerupai bentuk kerucut terbalik dengan ujung runcing di bawah. Pincuk biasa digunakan layaknya piring untuk makanan-makanan seperti sate, langgi, pecel, dll. Karena ujung bawahnya yang runcing, maka pincuk tidak dapat berdiri, jadi pincuk harus dipegangi. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Pinjung berbentuk seperti piramid. Makanan seperti botok, meniran, dan bunga rampai biasa dikemas dengan cara dipinjung. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Samir digunakan sebagai alas maupun penutup makanan, umumnya adalah nasi dan jajan pasar. Samir hanya berbentuk lembaran daun yang dibentuk lingkaran sesuai ukuran yang dibutuhkan. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Merebus ialah membuat masak bahan makanan dengan mempergunakan bahan cair yang mendidih. Bahan cair di sini dapat berupa air, kaldu, atau susu. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/
Menyetup dibedakan menjadi 3 yaitu untuk daging, sayuran, dan buah-buahan. Menyetup daging maksudnya agar daging menjadi lunak, caranya setelah daging digoreng diberi sedikit air dalu didiamkan di atas api sambil ditutuo samoai daging menjadi lunak. Menyetup sayuran setelah sayuran di rebus, sisa air perebusan dituang, pamci berisi sayuran dijerangkan lagi di atas api agar sayuran tak berair lagi lalu ditambahkan margarine dan bumbu-bumbu (lada dan pala). Menyetup buah, yaitu merebus buah dalam air gula yang diberi bumbu (cengkeh dan kayu manis). Setelah itu air perebusnya dikentalkan dengan tepung maizena. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/