bali
2.207 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Usus Ayam Tumis Bumbu Betutu - Bali - Bali
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Bahan-bahan     1/2 kg usus ayam bumbu haluskan : 5 buah cabe merah 10 buah cabe rawit 7 siung bawang merah 5 siung bawang putih 1 ruas kunyit 1 ruas jahe 5 biji kemiri 1 sdt lada 1 sdt ketumbar bumbu iris : 3 batang sereh 10 lembar daun jeruk secukupnya garam sesuai selera gula pasir 1 sachet royco rasa ayam secukupnya minyak goreng 1 gelas air Langkah               Usus ayam cuci bersihkan lalu rebus beri sedikit garam, jahe, dan daun salam (masak 30menit) Setelah matang potong2 kira2 2cm sisihkan Haluskan bumbu dan sereh, daun jeruk iris halus Panaskan minyak tumis bumbu halus dan bumbu iris hingga harum lalu masulan usus ayamnya Beri garam, gula, penyedap terakhir air lalu tutup tunggu hingga air menyusut dan bumbu meresap Koreks...

avatar
Isni
Gambar Entri
Paca Goya - Kalaodi - Maluku Utara
Ritual Ritual
Maluku Utara

Masyarakat Kampung Kalaodi, Kota Tidore, Maluku Utara, memiliki ritual ucap syukur nikmat alam dari Sang Kuasa usai panen. Tradisi ini disebut Paca Goya atau pesta pasca panen, mirip dengan Hari Raya Nyepi di Bali, semacam istirahat dari beragam aktivitas. Selama tiga hari masyarakat berhenti beraktivitas baik ke kebun atau pekerjaan lain. Mereka juga membersihkan tempat-tempat yang dianggap keramat seperti bukit dan gunung. Paca Goya jika ditarik ke pemahaman kekinian serupa upacara menjaga alam. Tradisi ini, diyakini memiliki kekuatan mistik berhubungan dengan alam, ritual masyarakat yang melalui para pemangku adat. Paca dalam bahasa Tidore bermakna ‘menyapu atau membersihkan’. Goya dari kata Goi berarti ‘sesekali berkunjunglah ke sana’. Atau bermakna tempat keramat dan sekali-kali harus dikunjungi. Upacara ini dipimpin sowohi atau pimpinan adat. Di Kalaodi, ada pemerintahan di bawah negara, ada pemangku adat yang dip...

avatar
Oase
Gambar Entri
Kain Poleng
Motif Kain Motif Kain
Bali

Poleng adalah kain khas Bali bermotif kotak-kotak seperti papan catur. Kain poleng memiliki dua warna yaitu hitam-putih dan merah-putih. makna dari  motif kotak-kotak persegi merupakan simbol keseimbagan alam, antara kanan-kiri, dan atas-bawah, jumlah kotak hitam sama dengan jumlah kotak putih. Untuk pembuatan kain poleng tidak di butuhkan bahan kain yang khusus. Kain apapun dapat digunakan tetapi pada umumnya masyarakat banyak menggunakan kain poleng yang berbahan sutra. Kain poleng tidak bisa digantikan dengan kain yang bermotif lain karena motif kotak-kotak melambangkan keseimbangan alam, jumlah warna hitam dan putih pada kain poleng juga harus sama. Bagi kalian yang pernah mengunjungi pulau Dewata, pasti sudah merasa tidak asing lagi dengan kain motif ini, karena sejauh mata memandang kalian akan melihatnya dimana-mana. Poleng merupakan salah satu simbol yang kerap digunakan oleh umat Hindu, khususnya di Bali. Mulai dari penggunaannya sebagai wastra pal...

avatar
Niauliaa
Gambar Entri
Anyaman Rambut Khas Papua
Ritual Ritual
Papua

Anyaman rambut khas Papua adalah sebuah tradisi unik yang diajarkan turun-temurun dalam masyarakat Papua. Umumnya yang melakukan ini adalah kaum wanita, namun tidak jarang pula kaum pria yang menganyam rambutnya untuk alasan trend atau sekedar bergaya saja. Anyaman rambut ini adalah sebuah kebanggaan bagi sebagian besar wanita Papua. Tidak hanya sebatas fesyen dan penampilan semata, anyaman rambut ini sudah menjadi penanda atas sebuah kecantikan yang dimiliki para wanita Papua. Untuk menganyam rambut ini memang tidak membutuhkan kursus atau pengajaran di waktu khusus, namun proses menganyamnya cukup rumit dan perlu ketrampilan tersendiri. Pertama rambut dipilah-pilah menggunakan sisir menjadi beberapa bagian. Kemudian, setiap bagian mulai dikepang dengan ukuran yang tidak terlalu besar mengikuti pilahan yang sudah dibuat sebelumnya. Perlu menjadi perhatian, saat mengepang, kondisi ikatan harus kuat dan rapih, bila tidak maka kepangan mudah terlepas dan anyaman rambut pun rusa...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Geria
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Geria adalah rumah tempat tinggal untuk kasta Brahmana yang biasanya menempati zoning utama dari tata zoning suatu pola lingkungan. Sesuai dengan peranan brahmana selaku pengembangan bidang spiritual, maka bentuk dan ruang geria sebagai rumah tempat tinggal disesuaikan dengan keperluan-keperluan aktifitasnya. Sumber: Buku Bangunan Tradisional Bali dan Fungsinya

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Puri
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Rumah tempat tinggal untuk kasta ksatria yang memegang Pemerintahan disebut Puri yang umumnya menempati zoning ”kaja kangin” di sudut perempatan agung di pusat desa. Penghuni Puri berperanan sebagai pelaksana pemerintahan serta Puri itu sendiri sebagai pusat pemerintahan. Untuk itu Puri dibangun sesuai dengan keperluan ruang, pola serta suasana ruang yang dapat menunjang kewibawaan pemerintah. Pada umumnya Puri dibangun dengan tata zoning yang berpola ”Sanga Mandala” semacam papan catur berpetak sembilan. Bangunan-bangunan puri sebagian besar mengambil type utama. Antara zone satu dengan lainnya dari petak ke petak dihubungkan dengan pintu ”Kori”. Fungsi masing-masing zoning antara lain: Ancak saji, halaman pertama untuk mempersiapkan diri masuk ke Puri, di bagian kelod kauh (barat daya) Semanggen bangunan di zoning kelod (selatan) untuk areal upacara ”Pitra Yadnya”/kematian. Rangki bangunan di zoning kauh (barat) u...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Jero
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Rumah tempat tinggal untuk kasta ksatria yang tidak memegang Pemerintahan secara langsung. Pola ruang dan tata zoning, juga bangunan-bangunannya lebih sederhana dari puri. Sesuai fungsi nya pola ruang jero dirancang dengan triangga. Pemerajan sebagai peryangan, jeroan sebagai area rumah tempat tinggal dan jabaan sebagai arena pelayanan umum. Dilihat dari status sosial penghuni, sebagai akibat dari kasta serta peranannya di masyarakat Geria, Puri dan Jero umumnya merupakan rumah tempat tinggal utama. Identitas kasta dan peranannya cendrung diperlihatkan lewat bangunan tempat tinggalnya. Sumber: Bangunan Tradisional Bali Serta Fungsinya – Ida Bagus Oka Windhu

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Umah
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Rumah tempat tinggal dari kasta wesia atau mereka yang bukan dari kasta brahmana atau kesatria disebut umah. Lokasi umah dalam perumahan disuatu desa dapat menempati sisi-sisi utara selatan, timur atau barat, dari jalan desa. Pusat-pusat orientasi adalah perapatan agung pusat desa, atau bale banjar di pusat-pusat bagian lingkungan (desa). Unit-unit umah dalam perumahan berorientasi ke natah (natar) sebagai halaman pusat aktifitas rumah tangga. Umah di dalam perumahan tradisional merupakan susunan massa-massa bangunan di dalam suatu pekarangan yang dikelilingi tembok penyengker (batas pekarangan) dengan kori pintu masuk kepakarangan. Masing-masing ruangan dapur, tempat kerja, lumbung dan tempat tidur merupakan satu massa bangunan. Komposisi massa-massa bangunan umah tempat tinggal menempati bagian-bagian utara, selatan, timur, barat membentuk halaman natah (natar) di tengah. Orientasi massa-massa bangunan ke natah di tengah. Dari kori masuk pekarangan menuju natah barulah menuju...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kubu
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Rumah tempat tinggal di luar pusat pemukiman, di ladang, di perkebunan, atau tempat-tempat kehidupan disebut kubu atau pakubon. Lokasi kubu tersebar tanpa dipolakan sebagai suatu lingkungan pemukiman menempati unit-unit perkebunan atau ladang-ladang yang berjauhan tanpa penyediaan sarana utilitas. Hubungan antar kubu dan tempat-tempat kerja atau tempat lainnya umumnya dengan berjalan kaki melalui jalan setapak. Pola ruang kubu sebagai tempat tinggal serupa pula dengan pola umah. Komposisi bangunan, pemakaian bahan dan penyelesaiannya sederhana dan umumnya tidak permanen. Sumber: Bangunan Tradisional Bali Serta Fungsinya – Ida Bagus Oka Windhu

avatar
Deni Andrian