Musik
238 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
5_Si Betah Betah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Pada zaman dahulu kala hiduplah seorang tua di suatu kampung. Ia tinggal di kebunnya yang luas dan tanaman jagung. Tetapi sekalipun tak pernah ternikmati buah jagungnya itu karena selalu habis dimakan monyet. Oleh karenanya, dia selalu susah karena habis tenaga dan modal tak sekali jua pernah menikmati hasil kebun jagung tersebut. Tahun berikutnya, tiba masa menanam, jagung pula yang ditanamnya. Ketika masa panen hampir tiba, dilihatnya pula ada tanda bekas datang monyet. Akhirnya orang tua itu berpikir, “Baiklah kucari akal untuk menangkap monyet itu.” Lalu ia pergi ke hutan mengambil ijuk untuk dipintalnya menjadi tali, tak lupa diambilnya pula bahan getah. Tali – tali ijuk itu kemudian dibentuk menjadi boneka yang mirip manusia. “Tentu monyet itu akan takut melihat orang – orangan ini. Jika ia takut, tentu tak akan berani lagi mengambil buah jagungku ini,” pikirnya. Kemudian semua getah tadi dibubuhkannya ke orang – orangan itu sehing...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Fanari Moyo
Tarian Tarian
Sumatera Utara

Fanari Moyo adalah Tari Elang.  Tari Moyo ini biasanya ditarikan oleh para penari wanita dengan gerakan hampir mirip dengan gerakan Elang yang sedang terbang dan mengepakkan sayapnya. Tarian ini melambangkan kegigihan dan semangat burung elang dan rakyat Nias. Tari Moyo kadang-kadang ditampilkan setelah atau sebelum satu acara atau perayaan.     Sumber:  http://www.museum-nias.org/tarian-musik/

avatar
Oase
Gambar Entri
Gondra
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Utara

Alat musik tradisional yang berasal dari pulau Nias ini dikelompokkan sebagai alat musik membranofon dengan dua sisinya berbentuk barel. Kedua sisi itu dilapisi membran yang dibuat menggunakan kulit binatang (kambing atau lembu) yang dikeringkan dahulu, nantinya akan dipasangkan dan dikencangkan agar mengeluarkan suara yang bagus. Sementara di bagian tubuhnya dibuat dari kayu pohon besar yang pada tengahnya dilubangi. Gondra digunakan dengan menggunakan cara dipukul oleh alat pukul yang dibuat dari bambu yang mempunyai panjang sekitar setengah meter. Gondra sekilas terlihat seperti bedug pada masjid dengan ada perbedaanya yang terletak di pemukulnya dan ukuran. Untuk menggunakan Gondra, tidak perlu keahlian tertentu dan tidak harus memukul dengan tenaga ekstra karena alat musik ini tidak diacarkan dengan cepat.     Sumber:  https://alatmusik.org/alat-musik-tradisional-nias/    

avatar
Oase
Gambar Entri
Koko-koko
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Utara

Koko-koko merupakan alat musik tradisional Nias yang sebenarnya merupakan pentungan. Koko-Koko dibuat dari kayu yang panjang dengan ukuran standar pentungan. pada bagian tengahnya dilubangi karena nantinya akan dijadikan wadah suara yang dihasilkan. Kegunaan alat musik tradisional ini dahulunya merupakan media komunikasi antar penduduk sebagai pemanggil warga lainnya agar berkumpul untuk membahas hal penting dan yang ingin dibicarakan. Cara penggunaan alat ini adalah dipukul memakai kayu (tak perlu kayu khusus). Sekarang Koko-koko bisa dimanfaat sebagai alat musik pengiring.       Sumber: https://alatmusik.org/alat-musik-tradisional-nias/

avatar
Oase
Gambar Entri
Aramba
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Utara

Aramba merupakan alat musik tradisional Nias yang biasa dipakai masyarakat Nias saat berlangsungnya upacara adat terutama acara perkawinan. Ukuran diameter berkisar setengah meter yang disebut dengan Aramba  Fatao . Aramba juga ada yang dipakai untuk bangsawan saja yaitu Aramba Hongo dengan diameter yang lebih besar berkisar 90 cm. Aramba mempunyai kegunaan khusus bagi masyarakat dulu sampai sekarang. Aramba dipercaya sebagai sebuah benda keramat sehingga diperlakukan khusus secara istimewa. Kegunaannya untuk alat komunikasi masyarakat yang dipakai saat pesta adat.     Sumber: https://alatmusik.org/alat-musik-tradisional-nias/#forward   Sumber: https://alatmusik.org/alat-musik-tradisional-nias/#forward

avatar
Oase
Gambar Entri
Ole-Ole
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Utara

Ole-ole merupakan  alat musik tradisional tiup  yang berasal dari Sumatera Utara. Bahan untuk membuat alat musik ini yaitu pada bagian badannya terbuat dari batang padi dan resonatornya dibuat menggunakan daun kelapa. Ole-ole adaah alat musik yang sangat sederhana karena dibuat hanya menggunakan satu ruas batang padi. Ole-ole bisa dimainkan secara solo atau sendirian.       Sumber: https://alatmusik.org/alat-musik-tradisional-yang-ditiup/#forward  

avatar
Oase
Gambar Entri
Ihutan
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Utara

Ihutan adalah salah satu gong Batak. Ogung Ihutan bertugas sebagai pengiring nada untuk Oloan. Nada yang dihasilkan  alat musik tradisional Batak  ini lebih tinggi dari Oloan.   Sumber: https://alatmusik.org/alat-musik-tradisional-batak/  

avatar
Oase
Gambar Entri
Panggora
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Utara

Panggora adalah salah satu dari 4 Ogung Batak yang memiliki fungsi sendiri. Suara yang dihasilkan  alat musik tradisional  ini sangatlah keras dan bisa menutupi suara dari Ogung lainnya.     Sumber: https://alatmusik.org/alat-musik-tradisional-batak/  

avatar
Oase
Gambar Entri
Doal
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Utara

Doal adalah Ogung dengan nada yang dihasilkan adalah nada rendah. Irama yang dihasilkan Ogung ini beritme konstan.   Alat musik tradisional  ini memiliki peran sebagai penambah variasi nada dan digunakan oleh para pemain Ogung lain sebagai suatu acuan ritme.     Sumber: https://alatmusik.org/alat-musik-tradisional-batak/

avatar
Oase