Begitu banyaknya tradisi yang terdapat di Bali yang sudah diwariskan oleh para leluhur yang mana tradisi dan Agama Hindu di Bali menjadi satu kesatuan yang sulit dibedakan atau dipisahkan. Bali mempunyai banyak aneka ragam upacara, yang setiap upacaranya mempunyai maksud dan tujuan yang berbeda. Seperti halnya Upacara Ngulapin. Kata Ngulapin berasal dari kata ulap. Ulap adalah bahasa Jawa kuna dan juga bahasa Bali, yang artinya silau. Silau yang dimaksudkan di sini adalah seperti keadaan mata ketika menatap atau memandang sinar matahari. Kalau dijadikan kata majemuk menjadi ulap-ulap”. Ulap-ulap dalam bahasa Bali berarti suatu alat yang berbentuk empat persegi panjang/bujur sangkar, terbuat dari secarik kain putih yang berisi tulisan hurup-hurup keramat yang menurut agama Hindu dikatakan mempunyai kekuatan yang magis. Biasanya itu diletakan pada halaman depan dari sebuah bangunan, dibawah atap pada kolong rumah,pada waktu memberi upacara...
Dalam upacara atau persembahyangan dalam Agama Hindu khususnya di Bali dan umumnya di Indonesia. Ada yang namanya Kewangen yang merupakan sarana pelengkap dalam persembahyangan atau upacara. Makna dan Pengertian Kewangen Kewangen berasal dari bahasa jawa kuno yaitu kata “Wangi” yang artinya harum. Mendapat awalan ‘ke’ dan akhiran ‘an’ menjadi kewangian , i + a = e, menjadi Kewangen. Oleh karena kata dasarnya adalah “Wangi”, yang mana wangi itu identik dengan bau yang disenangi dan bau yang dicintai, mungkin dibutuhkan oleh setiap manusia yang normal (Kewangen), maka itu pula yang menyebabkan kewangen itu disebut dan digunakan sebagai simbul yang dapat mewakili Tuhan dalam pikiran umat. Jadi kesimpulannya Kewangen itu adalah simbul Tuhan juga disebut simbul dari huruf Ongkara (hurup Bali) yang juga disebut simbul Tuhan dalam bentuk huruf. Penggunaan Kewangen Kewangen dalam penggunaanya lebih sering digunakan...
Ini merupakan bentuk perkawinan yang dianggap paling baik atau ideal karena hak dan kewajiban pengantin laki-laki dan perempuan telah terpenuhi. Dalam upacara perkawinan ini dilalui beberapa tahapan. Sumber : Dok.Suku Batak Pakpak sumber : https://bataksiana.blogspot.com/2017/07/jenis-jenis-perkawinan-dalam-masyarakat-pakpak.html
Kamen Nama pakaian adat ini adalah kain tradisional Bali yang berbentuk persegi. Pria dan wanita di Bali biasa memakainya. Kain tipis adalah bahan dari pakaian adat Bali. Dan cara memakainya dengan dengan cara diikatkan atau dililitkan pada tubuh seseorang. https://www.silontong.com/2018/08/06/nama-pakaian-adat-bali/
Baju Safari (Jas Berkerah) Nama baju safari nampaknya sudah tidak asing lagi bagi Anda. Dan berikut ciri khas dari baju Safari Bali. Nama pakaian adat Bali ini digunakan pria dengan sejenis kemeja tertutup dengan kancing dan juga berkerah. Kebanyakan baju yang dipakai adalah berwarna putih. Bajunya kadang ada yang bersaku di sebelah kiri dada, ada juga yang tidak. Yang penting pakaiannya rapih, bersih dan sopan tentunya. Dan saat dipadukan dengan pendukung baju yang lainnya tetap terlihat selaras dan indah dipandang. https://www.silontong.com/2018/08/06/nama-pakaian-adat-bali/
Udeng Selanjutnya adalah nama pakian adat bali yang dikenal dengan sebutan Udeng. Udeng merupakan sejenis ikat atau penutup kepala yang biasa dipakai oleh para pria Bali. Tidak kalah dengan yang lain, bisa dibilang Udeng ini merupakan elemen penting dalam pemakaian pakaian adat Bali. Tanpa Udeng, rasanya tidak sempurna kelengkapan pakaian adat tradisional Bali. https://www.silontong.com/2018/08/06/nama-pakaian-adat-bali/
Saput Bali Kemudian yang perlu dikenali adalah nama pakaian Saput Bali. Saput bisa dibilang sejenis kain bercorak yang biasa dikenakan di bagian lapisan atas kamen. Jadi pemakaiannya dikenakan setelah kamen terpakai dengan sempurna. https://www.silontong.com/2018/08/06/nama-pakaian-adat-bali/
Saput Poleng Bali Saput memiliki arti selimut atau kain dan poleng berarti berwarna dua. Namun saat ketika orang Bali mengatakan bahwa Saput poleng mereka tidak mengacu pada kain dua warna. Karena kain kotak-kotak hitam dan putih ini memiliki makna spiritual khusus dan hanya digunakan di lokasi tertentu dan hanya dipakai oleh orang-orang tertentu pada peristiwa tertentu. https://www.silontong.com/2018/08/06/nama-pakaian-adat-bali/
Sabuk Selendang Bali Pada berikut ini kita kenali nama pakaian adat Bali yang bernama Sabuk. Sabuk tradisional Bali yakni berupa kain yang diikatkan dengan simpul hidup di pinggang setelah kamen dan Saput. Munurut sejarah, dari penggunaan pakaian adat ini diyakini penduduk bali bisa mengendalikan diri dari hal-hal buruk. Yang mana hal ini sangat penting kiranya bagi seorang pria warga Bali itu sendiri. https://www.silontong.com/2018/08/06/nama-pakaian-adat-bali/