Makanan khas Magelang ini berbahan dasar iwak beong atau ikan beong, sejenis lele atau patin. Ikan beong termasuk jenis ikan yang susah dikembangbiakkan sehingga selama ini mengandalkan tangkapan dari sungai sungai yang ada di Magelang. Mangut iwak beong biasanya disajikan dengan kuah pedas yang menggugah selera. RM/Toko yang Menyediakan: Rumah Makan Sehati Borobudur Spesial Ndas Beong Restaurant Address: Jl. Sudirman No.Km. 2, Kembanglimus, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah 56553 Phone: 0822-2665-9344 Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-magelang/
Meskipun makanan ini merupakan modifikasi dari makanan konro yang berasal dari Makassar namun makanan ini menjadi makanan khas Magelang yang banyak dicari para wisatawan. Konro khas Magelang disajikan dengan tambahan bumbu kacang yang disiram ke atas hidangan. Rasanya lezat. RM/Toko yang Menyediakan: Makanan Khas Magelang Meal Delivery Address: Dsn Gombong RT/RW : 01/12 Ds, Paripurno, Salaman, Magelang, Jawa Tengah 56162 Phone: 0857-1323-4176 Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-magelang/
Pothil diolah dari ketela pohon yang diproses dan diberi bumbu rempah pilihan. Pothil berbentuk lingkaran seperti cincin dengan warna cokelat yang menggugah selera. Pothil cocok dijadikan camilan bersama dengan segelas teh hangat. RM/Toko yang Menyediakan : Kaos Oleh Oleh Khas Magelang Souvenir store in Magelang, Indonesia Address: Ruko Griya Kalimas Permai, Jalan Kalimas No. 9B Kesungsari (sebelah apotek viva generik), Kedungsari, Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56117 Phone: 0856-4348-0721 Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-magelang/
Gula kacang dikenal dengan nama ampyang. Bahan utama untuk membuat gula kacang adalah gula Jawa atau gula merah. Cara membuatnya sangat sederhana, pertama kacang disangrai kemudian dicelup ke dalam gula Jawa setelah itu diamkan sampai mengeras. Rasa manis dan gurihnya pas, meskipun teksturnya sedikit agak keras mirip dengan cokelat isi kacang. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-magelang/
Es Plered berbahan dasar tepung beras dicampur dengan siraman kuah yang menyegarkan. Minuman khas Magelang yang unik ini dapat ditemukan di Jalan Sriwijaya, Kampung Bogeman, Kelurahan Panjang, Kecamatan Magelang Tengah. Warung es plered berukuran sangat kecil, sudah terkenal sampai ke luar kota dan berdiri sejak tahun 1999. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-magelang/
Tumpi merupakan cemilan sejenis peyek yang menggunakan kacang hijau sebagai pengganti kacang tanah dalam peyek. Rasa gurih dan renyah pada tumpi sangat terasa sekali. Pasalnya tumpi digoreng dengan sedikit tipis dengan kacang hijau yang cukup jarang. Produksi tumpi yang paling banyak terdapat di daerah Karangbolo, Desa Lerep, Ungaran Barat, Semarang. Daerah ini memang terkenal dengan produksi keripiknya. salah satu yang menjadi andalan produksi di sini ya tumpi ini. Penyimpanan yang bagus dan rapat dapat menjaga tumpi tetap renyah serta tahan lama. RM/Toko yang Menyediakan : Toko Oen Restoran Indonesia Alamat: Jalan Pemuda No. 52, Bangunharjo, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50139 Telepon: (024) 3541683
TAHU SERASI BANDUNGAN. Adalah sebuah kota kecil di lereng Gunung Ungaran yang bernama Bandungan. Dengan segala pesonanya, Bandungan telah menjadi salah satu tujuan wisata utama di Kab. Semarang, Jawa Tengah. RM/Toko yang Menyediakan : TAHU SERASI BANDUNGAN Food Manufacturing Supply Address: Kenteng, Bandungan, Semarang, Central Java 50614 Phone: 0821-3433-4220
Gethuk lindri mempunyai rasa manis yang pas dan bertekstur kenyal layaknya permen karet. Harganya sangat murah yaitu 5 ribu rupiah saja untuk 10 gethuk lindri. Gethuk lindri dapat ditemukan di Pasar Ngasem. Tempat yang menyediakan: Getuk Trio Store in Magelang, Indonesia Address: Jl. Tentara Pelajar No.58, Kemirirejo, Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah 56122 Phone: (0293) 364538 Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-magelang/
Srimpi adalah bentuk repertoar (penyajian) tari Jawa klasik dari tradisi kraton Kesultanan Mataram dan dilanjutkan pelestarian serta pengembangan sampai sekarang oleh empat istana pewarisnya di Jawa Tengah (Surakarta) dan Yogyakarta[1][2]. Penyajian tari pentas ini dicirikan dengan empat penari melakukan gerak gemulai yang menggambarkan kesopanan, kehalusan budi, serta kelemahlembutan yang ditunjukkan dari gerakan yang pelan serta anggun dengan diiringi suara musik gamelan.[3][4] Srimpi dianggap mempunyai kemiripan posisi sosial dengan tari Pakarena dari Makasar, yakni dilihat dari segi kelembutan gerak para penari[5] dan sebagai tarian keraton.