tari
3.118 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Randai
Tarian Tarian
Sumatera Barat

Secara garis besar seni tari dari Sumatera Barat adalah dari adat budaya etnis  Minangkabau  dan etnis  Mentawai . Kekhasan seni tari Minangkabau umumnya dipengaruhi oleh agama  Islam , keunikan adat  matrilineal  dan kebiasan  merantau  masyarakatnya juga memberi pengaruh besar dalam jiwa sebuah tari tradisi yang bersifat klasik, di antaranya  Tari Pasambahan ,  Tari Piring , Tari Payung, dan Tari Indang. Sementara itu terdapat pula suatu pertunjukan khas etnis Minangkabau lainnya berupa perpaduan unik antara seni bela diri yang disebut  silek dengan tarian, nyanyian dan seni peran ( acting ) yang dikenal dengan nama  Randai . Sedangkan untuk tarian khas etnis Mentawai disebut  Turuk Laggai . Tarian Turuk Langai ini umumnya bercerita tentang tingkah laku hewan, sehingga judulnya pun disesuaikan dengan nama-nama hewan tersebut, misalnya tari burung, tari monyet, tari ayam, tari ular dan sebagainya.

avatar
Dhean_mp
Gambar Entri
Tari Piring
Tarian Tarian
Sumatera Barat

Tari Piring atau dalam  bahasa Minangkabau  disebut dengan  Tari Piriang  adalah salah satu seni  tari  tradisional di  Minangkabau  yang berasal dari kota  Solok , provinsi  Sumatera Barat . Tarian ini dimainkan dengan menggunakan  piring  sebagai media utama. Piring-piring tersebut kemudian diayun dengan gerakan-gerakan cepat yang teratur, tanpa terlepas dari genggaman  tangan . Tari Piring merupakan sebuah simbol masyarakat Minangkabau. Di dalam tari piring gerak dasarnya terdiri daripada langkah-langkah  Silat Minangkabau  atau Silek. Sejarah Pada awalnya, tari ini merupakan  ritual  ucapan rasa syukur masyarakat setempat kepada dewa-dewa setelah mendapatkan hasil panen yang melimpah ruah. Ritual dilakukan dengan membawa sesaji dalam bentuk  makanan  yang kemudian diletakkan di dalam  piring  sembari melangkah dengan gerakan yang dinamis . Setelah m...

avatar
Anisya
Gambar Entri
Tari Saman
Tarian Tarian
Aceh

Tari Saman  adalah sebuah tarian  suku Gayo (Gayo Lues)  yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Syair dalam tarian Saman mempergunakan bahasa Arab dan bahasa Gayo. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran  Nabi Muhammad SAW . Dalam beberapa literatur menyebutkan tari Saman di Aceh didirikan dan dikembangkan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dari Gayo di Aceh Tenggara. Tari Saman ditetapkan  UNESCO  sebagai Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia dalam Sidang ke-6 Komite Antar-Pemerintah untuk Pelindungan Warisan Budaya Tak benda  UNESCO  di Bali, 24 November 2011. Tari saman  merupakan salah satu media untuk pencapaian pesan (dakwah). Tarian ini mencerminkan pendidikan, keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan dan kebersamaan.Sebelum saman dimulai yaitu sebagai mukaddimah atau pembukaan, tampil seorang tua cerdik pandai atau pem...

avatar
Anisya
Gambar Entri
Tari Tor Tor
Tarian Tarian
Sumatera Utara

Ketika kita dengar kata “ Tor Tor Batak ” maka kita akan membayangkan sekelompok orang (Batak Toba) yang menari (manortor) diiringi seperangkat alat musik tradisional (gondang sabangunan), dengan gerakan tari yang riang gembira, melenggak-lenggok yang monoton, yang diadakan pada sebuah pesta suka maupun duka di wilayah Tapanuli. Tari Tor Tor ini juga sangat terkenal sampai ke penjuru dunia, ini terbukti dari banyaknya turis manca negara maupun lokal yang ingin belajar tarian ini, hal ini dikarenakan masyarakat Batak yang pergi merantau pun dengan bangga selalu menampilkan  Tari Tor Tor Sumatera Utara  ini dalam acara perhelatannya. Tari Tor Tor merupakan salah satu jenis tari yang berasal dari suku Batak di  Pulau Sumatera . Sejak sekitar abad ke-13, Tari Tor Tor sudah menjadi  budaya suku Batak . Perkiraan tersebut dikemukakan oleh mantan anggota anjungan Sumatera Utara 1973-2010 dan pakar Tari Tor Tor. Dulunya, tradisi Tor Tor hanya ada dalam ke...

avatar
Anisya
Gambar Entri
Tari Seudati
Tarian Tarian
Aceh

Tari Seudati  adalah salah satu kesenian tari tradisional yang berasal dari Aceh. Tarian ini diyakini sebagai bentuk baru dari  Tari Ratoh atau  Ratoih , yang merupakan tarian yang berkembang di daerah pesisir Aceh. Tari Ratoh atau Ratoih biasanya dipentaskan untuk mengawali permainan sabung ayam, serta dalam berbagai ritus sosial lainnya, seperti menyambut panen dan sewaktu bulan purnama. Setelah Islam datang, terjadi proses akulturasi, dan menghasilkan Tari Seudati, seperti yang kita kenal hari ini. Tarian ini pada mulanya berkembang di Desa Gigieng, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, yang diasuh oleh seorang bernama  Syeh Tam . Selanjutnya, tarian ini berkembang juga di Desa Didoh, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, dibawah asuhan  Syeh Ali Didoh . Dalam perjalanannya, tarian ini cukup berkembang di Aceh Utara, Pidie, dan Aceh Timur, dan hari ini bahkan bisa ditemui di seluruh daerah Aceh. Kata “ seudati ” berasal dari Bahasa A...

avatar
Anisya
Gambar Entri
Tari Jaipong
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Jaipong  atau dikenal sebagai  Jaipongan  adalah tarian yang diciptakan pada tahun 1961 oleh Gugum Gumbira. Pada masa itu, ketika Presiden Soekarno melarang musik  rock and roll     dan musik barat lainnya diperdengarkan di Indonesia, seniman lokal tertantang untuk mengimbangi aturan pelarangan tersebut dengan menghidupkan kembali seni tradisi. Tari Jaipong merupakan perpaduan gerakan ketuk tilu, tari topeng banjet, dan pencak silat (bela diri). Ketuk tilu sangat populer di desa, tetapi pada saat itu dianggap buruk di kalangan perkotaan, karena gerakannya yang sensual, bahkan erotis. Tak jarang penari ketuk tilu merangkap juga sebagai pelacur. Dalam karyanya, Gugum Gumbira pada saat itu berusaha melestarikan bentuk dasar ketuk tilu, tetapi dengan tempo musik yang dipercepat. Sehingga  membuat penari menjadi lebih aktif. Ia juga mempertahankan bentuk tradisioanl ketuk tilu, di mana penari merangkap sebagai penyanyi, tetepi dipadukan dengan...

avatar
Anisya
Gambar Entri
Talempong
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Barat

  Indonesia  memiliki beragam alat musik tradisional dari setiap daerah. Salah satunya adalah Talempong  alat musik pukul tradisional khas Minangkabau, Sumatera Barat. Talempong  merupakan seperangkat alat musik yang terdiri dari beberapa gong kecil. Alat musik tradisional ini, bentuknya sama dengan bonang khas Jawa dalam perangkat gamelan.  Talempong  terbuat dari kuningan dan ada juga yang terbuat dari kayu dan batu. Tetapi saat ini  Talempong   banyak yang terbuat dari kuningan. Talempong  berbentuk lingkarangan dengan diameter 15-17,5 meter. Pada bagian bawahnya berlubang sedangkan pada bagian atasnya terdapat bundaran yang menonjol berdiameter 5 sentimeter sebagai tempat untuk dipukul. Bunyi alat musik ini dihasilkan dari sepasang kayu yang dipukulkan pada permukaannya.  Talempong  memiliki bunyi nada yang berbeda-beda, mulai dari “do” hingga “si”. Ta...

avatar
Gina Rizki Septiani
Gambar Entri
Tari Gandrung
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tarian Gandrung Banyuwangi dibawakan sebagai perwujudan rasa syukur masyarakat setiap habis panen. [1] . Kesenian ini masih satu  genre  dengan seperti  Ketuk Tilu  di  Jawa Barat ,  Tayub  di  Jawa Tengah  dan  Jawa Timur  bagian barat,  Lengger  di wilayah  Banyumas  dan  Joged Bumbung  di  Bali , dengan melibatkan seorang wanita penari profesional yang menari bersama-sama tamu (terutama pria) dengan iringan  musik  ( gamelan ). [ butuh rujukan ] Gandrung merupakan seni pertunjukan yang disajikan dengan iringan musik khas perpaduan budaya Jawa dan Bali. [ butuh rujukan ]  Tarian dilakukan dalam bentuk berpasangan antara perempuan (penari gandrung) dan laki-laki (pemaju) yang dikenal dengan "paju"

avatar
Nukykeykokanayashavira
Gambar Entri
tari merak
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Merak  merupakan salah satu  ragam   tarian  kreasi  baru  yang mengekspresikan  kehidupan   binatang , yaitu  burung merak . Tata cara dan geraknya diambil dari  kehidupan merak  yang diangkat ke pentas oleh Seniman  Sunda  Raden Tjetje Somantri

avatar
Cheniasatriyulistia