" Literasi dzikir pada makam kuno Andika, Saputra Literasi dzikir pada makam kuno. [Image] [img] Image WhatsApp Image 2020-03-30 at 17.26.58.jpeg Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial. Download (117kB) | Preview Abstract inskripsi pada makam kuna di situs la tenri ruwa kabupaten bantaeng ITEM TYPE: Image SUBJECTS: Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Arkeologi DIVISIONS: Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan > Pusat Penelitian Arkeologi Nasional > BALAR Sulawesi Selatan DEPOSITING USER: Lenrawati Lenrawati DATE DEPOSITED: 01 Apr 2020 07:02 LAST MODIFIED: 01 Apr 2020 07:02 URI: http://repositori.kemdikbud.go.id/id/eprint/17707 Actions (login required) View Item View Item Insert keyword here... USER MENU LOGIN Copyright by Perpustakaan Kemendikbud. Powered by APW Themes. All rights reserved. Toggle"
Naskah Batak Pustaha ditulis di atas kulit kayu. Naskah-naskah Batak pada umumnya ditulis pada tiga jenis bahan: kulit kayu (laklak), bambu, dan tulang kerbau. Putaha Laklak merupakan kitab peniggalan nenek moyang batak yang bertuliskan Aksara Toba. Putaha Laklak yang ada di Sumatera Utara umumnya berisi tentang ilmu-ilmu hitam seperti pangulubalang, tunggal panaluan, pamunu tanduk, gadam, dan lain sebagainya.
Pustaha, dikenal juga sebagai pustaka dalam kelompok bahasa Batak Utara dan laklak dalam bahasa Simalungun, adalah naskah tradisional Batak yang utamanya digunakan oleh pendeta adat Batak (Datu) sebagai catatan pribadi mengenai ilmu kedukunan (hadatuan). Naskah ini terbuat dari olahan kulit kayu yang dilipat-lipat dan ditulisi dengan surat Batak, seringkali dengan selingan gambar dan diagram esoteris. Isi utama pustaha merupakan pembahasan ilmu hadatuan yang seringkali diselingi dengan gambar dan diagram esoteris. Kadang, cuplikan legenda atau mitos asal-muasal disertakan untuk memberikan konteks makna pada aspek hadatuan tertentu. Secara garis besar, ilmu hadatuan yang dibahas di dalam pustaha dapat dibagi menjadi tiga macam ilmu: ilmu menyambung hidup, menghancurkan hidup, dan meramal. Isi pustaha ditulis menggunakan surat Batak dan varian bahasa Batak arkais yang disebut hata poda, secara harfiah berarti "bahasa amanat". Bahasa ini khusus digunakan oleh para Datu dan calo...
Naskah asli Syair Selindung Delima berada di Universitas Leiden, Belanda. Naskah ini ada sejak tahun 1850, berarti naskah ini berumur 163 tahun.
koleksi gambar diambil dari https://digital.soas.ac.uk/AA00001483/00001?search=indonesian
Nakah yang berjudul " Adoptie in verband met het Matriarchaat bij de Toradja's van Midden-Celebes " memiliki 18 halaman dengan menggunakan bahasa Belanda.
Naskah yang ditampilkan hanya ada 1 halaman yang ditulis menggunakan huruf arab. Naskah ini berisikan tentang paragraf singkat mengenai hak-hak Islam dan juga bahasan Suku Bugis mengenai 20 sifat Tuhan.
Naskah asli yang berjudul " Enkele opmerkingen over sporen van sjamanisme bij Madoerezen en Javanen" memiliki 38 halaman yang ditulis menggunakan bahasa Belanda. Naskah ini berisikan tentang jejak perdukunan di antara orang Madura dan Jawa.
Buku diambil dari tjerita Belanda (cerita belanda) yang ditulis ulang oleh Toekang Dongeng Rembang.