Lirik Lagu Lembe Lembe Lembe lembe toyan do maule Lembe to toyan do maule Sawat sawat toyan do maule Sawat to toyan do maule Lembe lembe toyan doyo Lembe to toyan do maule Sawat sawat toyan doyo Sawat to toyan do maule Lembe lembe tu maina Sawat sawat di laute Lembe lembe tu maina Sawat sawat di laute
Lirik Lagu Mande Mande Mande mande Ana kona e mande Walo rasa bagaimana Beta pulang kawin dengan se Sauh reka reka Gaba gaba ampat buah Kalo nona sayang beta Mari dekat dekat dekat jua Reff: Malayo malayo malayo Mala ditinggal mala di tanjung tanjung yo Malay ditinggal mala ditanjung tanjung tanjung yo
Lirik Lagu O Ulate O ulate tanjung o ulate Tanjung sibarani tanjung o ulate O ulate tanjung o ulate Tanjung sibarani tanjung o ulate Satu dua tiga dan empat Lima enam dikayumanis Sinyo ambon hitam dan manis Kalau ketawa manis sekali O ulate tanjung o ulate Tanjung sibarani tanjung o ulate O ulate tanjung o ulate Tanjung sibarani tanjung o ulate Kalau ada sumur dilandang Boleh beta menumpang mandi Kalau ada umurlah panjang Boleh beta bertemu lagi
Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku Bagaimana mungkin sebuah lagu yang kerap dinyanyikan anak-anak sambil bertepuk tangan dan bersantai di pekarangan rumah bisa mengandung cetak biru lengkap tentang etika lingkungan dan tata krama bermasyarakat? Rasa Sayange , warisan lisan dari Kepulauan Maluku (Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3), ternyata bukan sekadar lagu permainan tradisional dengan melodi ceria yang mudah dihafal. Di balik bait-baitnya yang singkat, tersimpan sistem pengetahuan tentang hubungan manusia dengan sesama dan alam—sebuah bukti bahwa pendidikan karakter di Nusantara tidak selalu memerlukan kelas formal, melainkan bisa tumbuh dari ruang-ruang bersantai yang penuh keakraban. Warisan Lisan dan Ritual Penyambutan Di Maluku, Rasa Sayange bukan lagu asing yang hanya muncul dalam buku teks pelajaran seni budaya. Lagu ini telah diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat, menjadi bagian tak terpisahkan dari ritus sosial seha...