Menyetup dibedakan menjadi 3 yaitu untuk daging, sayuran, dan buah-buahan. Menyetup daging maksudnya agar daging menjadi lunak, caranya setelah daging digoreng diberi sedikit air dalu didiamkan di atas api sambil ditutuo samoai daging menjadi lunak. Menyetup sayuran setelah sayuran di rebus, sisa air perebusan dituang, pamci berisi sayuran dijerangkan lagi di atas api agar sayuran tak berair lagi lalu ditambahkan margarine dan bumbu-bumbu (lada dan pala). Menyetup buah, yaitu merebus buah dalam air gula yang diberi bumbu (cengkeh dan kayu manis). Setelah itu air perebusnya dikentalkan dengan tepung maizena. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/
Mengukus adalah membuat masak bahan makanan dengan mempergunakan uap air panas. Yang harus diperhatikan pada saat mengukus kue atau pudding, agar uap air yang melekat ditutup tidak menetes pada kue atau pudding sehingga merusak penampilan, maka perlu diberi serbet pada penutupnya. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/
Menggoreng adalah membuat masak bahan makanan dengan mempergunakan minyak yang panas. Menggoreng dapat dibedakan menjadi 2 yaitu: Menggoreng dengan minyak sedikit (shallow frying) Menggoreng dengan minyak banyak (deep frying) https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/
Menumis adalah membuat layu bumbu-bumbu atau bahan makanan dengan sedikit minyak agar lebih harum dan sedap. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/
Merendang atau menggoreng sangan adalah membuat masak bahan makanan dalam wajan tanpa diberi minyak atau lemak yang lain. Wajan yang baik dipakai untuk teknik memasak ini adalah wajan besi. Dapat pula dipergunakan wajan dari kuali tanah liat. Penggunaan keduanya disertai dengan pemberian pasir agar panas merata. Teknik ini dapat dipergunakan padaL kacang tanah, kedelai, kerupuk antor, dll. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/
Membakar adalah membuat masak bahan makanan dalam bara api. Hal ini dilakukan misalnya pada bahan makanan yang masih berkulit seperti: ketela pohon, ketela rambat, dll. Cara ini tidak sebaik menyemban, karena hasil cara ini lebih cepat hangus. Pengembangan dari membakar adalah mengepan. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/
Mengepan adalah membuat masak bahan makanan dalam pembakaran, sehingga masakan menjadi kekuning-kuningan atau kemerah-merahan. Panas ini diusahakan dari segala arah. Alat-alat untuk mengepan antara lain: oven, wonderpan dengan sumber panas yang bermacam-macam antara lain: arang, minyak tanah, gas, dan listrik. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/
Menyemban ialah membuat masak bahan makanan yang masih berkulit dengan memasukkannya ke dalam abu panas. Bahan yang lazim disemban antara lain ketela pohon, ketela rambat, dan pisang.
Memanggang adalah membuat masak bahan makanan langsung di atas bara api, bara kayu atau arang. Bahan makanan yang lazim disebut dipanggang misalnya unggas, sate ayam, sate kambing, dll. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/