Teknik tum sangat sering digunakan karena relatif mudah dan cepat. Biasanya digunakan untuk membungkus gado-gado, nasi rames, pecel, dsb. Kelebihan teknik ini adalah mampu menampung makanan yang mengandung cairan sehingga tidak mudah tumpah. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Takir biasa digunakan sebagai pengganti mangkuk. Teknik ini memerlukan dua kali penyematan sehingga daun pisang membentuk seperti tandon. Takir biasa digunakan sebagai wadah kolak, bubur, dan makanan berkuah lainnya. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Ciri khas pincuk adalah menyerupai bentuk kerucut terbalik dengan ujung runcing di bawah. Pincuk biasa digunakan layaknya piring untuk makanan-makanan seperti sate, langgi, pecel, dll. Karena ujung bawahnya yang runcing, maka pincuk tidak dapat berdiri, jadi pincuk harus dipegangi. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Pinjung berbentuk seperti piramid. Makanan seperti botok, meniran, dan bunga rampai biasa dikemas dengan cara dipinjung. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Sudian daun pisang biasa digunakan untuk tempat jajanan pasar, misalnya klepon, cenil, lupis, dll. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Tempelang daun pisang tidak diperlukan semat, sehingga sangat praktis untuk membungkus nasi, lauk kering, dll. Cara ini biasa digunakan pada acara selamatan sebagai pengganti wadah plastik. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Samir digunakan sebagai alas maupun penutup makanan, umumnya adalah nasi dan jajan pasar. Samir hanya berbentuk lembaran daun yang dibentuk lingkaran sesuai ukuran yang dibutuhkan. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Tempe, lontong, dan nagasari biasa dikemas dengan cara sumpil. Teknik ini memiliki cirri khas berbentuk menyerupai segitiga. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Merebus ialah membuat masak bahan makanan dengan mempergunakan bahan cair yang mendidih. Bahan cair di sini dapat berupa air, kaldu, atau susu. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/