Menyantap sepiring nasi dengan daging sapi empuk dari Rawon Brintik akan semakin nikmat ditemani sepotong tempe goreng renyah dan kerupuk udang. Kuah hitam kental dengan bumbu rempah yang nikmat cocok banget disantap saat Malang sedang dingin-dinginnya. Sumber : https://indonesia.tripcanvas.co/id/malang/kuliner-khas-legendaris-murah/
Lentog Tanjung merupakan makanan khas Kudus selanjutnya. Orang-orang biasanya menyantap makanan ini untuk sarapan namun juga bisa digunakan untuk makan siang. Lentog Tanjung sendiri berasal dari desa Tanjung Karang tepatnya di kecamatan Jati di Kudus. Lenthog ini sama dengan Lontong. Biasanya penyajiannya menggunakan tiga bahan utama yaitu lontong yang sudah dipotong kecil-kecil dilengkapi dengan sayur gori dan tahu lodeh. Selain itu, penyajiannya pun dilengkapi dengan kani. Kani merupakan santal yang kental yang memiliki cita rasa gurih serta sambal yang cair. Pada umumnya juga dalam menyantap lentog tanjung ini akan lebih lengkap dengan adanya sate telur puyuh, kerupuk ataupun bakwan. Yang unik lainnya adalah wadah untuk menaruh lentog berupa piring kecil yang beralaskan daun pisang. Sumber : https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-kudus/
Apakah anda menyukai masakan yang memiliki cita rasa pedas asam? Anda tentu harus mencoba masakan khas kudus yang satu ini. Garang asem ialah makanan yang dibungkus menggunakan daun pisang lalu dikukus hingga matang. Terdapat garang asem dari daging ayam atau jeroannya, ikan serta tahu. Memiliki cita rasa pedas asam karena dilengkapi dengan irisan cabai dan tomat hijau ini sangat cocok untuk anda santap bersama nasi hangat. . Garang Asem sendiri merupakan makanan khas Kudus. Namun, ada tetap bisa menemukan garang asem didaerah lain seperti Pati, Solo dan Demak dengan penyajian yang berbeda. Sumber : https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-kudus/
Opor sendiri merupakan salah satu masakan yang digemari di Indonesia. Namun, bila anda datang ke Kudus, anda akan menemukan opor khas milik mereka. Makanan khas Kudus ini berasal dari Desa Sunggingan yang ada di Kudus diciptakan pada tahun 1920an. Dimana ayam kampung akan dimasak utuh tanpa dipotong-potong terlebih dahulu kemudian bumbu-bumbu dimasukkan kedalam rongga perut yang sudah diambil jeroannya. Hal ini agar bumbu-bumbu tersebut dapat meresap kedalam ayam. Sesudah ayam matang dan empuk, ayam kemudian akan dibakar hingga merata. Barulah ayam tersebut dicincang-cincang dan disajikan bersama kuah opor yang kental yang merupakan perpaduan dari air rebusan ayam dan santan kental. Sumber : https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-kudus/
Makanan khas Kudus selanjutnya adalah Nasi Pindang yang berasal dari desa Colo Kudus. Ini merupakan masakan yang berasal dari daging kerbau dengan kuah pindang yang berwarna kecoklatan yang bercita rasa gurih dan manis serta daun mlinjo dilengkap dengan nasi putih. Dalam penyajiannya sendiri nasi pindang ditaruh di atas wadah yang dilengkapi dengan daun pisang. Untuk anda yang sedang berada di Kudus tepatnya di desa Colo, anda harus mencoba makanan khas Kudus yang satu ini. Sumber : https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-kudus/
Sebelum membahas makanan khas Kudus ini, gongso sendiri merupakan tumisan dalam bahasa jawa. Ayam gongso Khas Kudus ini pun adalahf tumisan ayam yang dimasak menggunakan bumbu kecap. Menghadirkan rasa gurih, pedas dan manis tentu sangat memanjakan lidah anda. Anda dapat menyantap makanan ini dengan nasi putih hangat agar dapat mengenyangkan perut anda selama berjalan-jalan di kota Kudus ini dan jangan lupa mengunjungi tempat wisata lainnya yang ada di Kudus seperti menara Kudus yang cukup terkenal atau mengunjungi alun-alun Kudus untuk menikmati Kudus Pada malam hari. Sumber : https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-kudus/
Tidak jauh berbeda dengan gulai pada umumnya, Gulai Taboh adalah kuliner khas Lampung berjenis kuah yang menggunakan bahan dasar santan. Yang menarik dari makanan tradisional Lampung ini adalah bahan-bahan pilihan yang disesuaikan dengan masyarakat Lampung secara turun-temurun. Kuliner tradisional Lampung ini dapat dihidangkan dengan dua cara, yang pertama dengan menggunakan ikan laut dengan campuran sayur seperti daun tangkil, kacang panjang dan rebung. Sedangkan yang kedua yaitu dengan menggunakan ikan sungai dan campuran tuba (keluwek). Sumber : https://www.google.com/amp/s/www.tokopedia.com/blog/travel-makanan-khas-lampung/amp/
BAHAN - BAHAN : 500 gr ikan patin, bisa juga ikan mas 3 siung bawang putih, haluskan ½ sdt SASA Penyedap Rasa ½ sdt garam 1 buah jeruk nipis - Bahan Sambal: 1 bungkus terasi udang 50 gr cabai merah keriting 100 gr tomat ceri 3 butir bawang merah - Bahan-bahan lain: garam secukupnya ½ sdt SASA Penyedap Rasa tempoyak (duren fermentasi) secukupnya 1 buah mangga, kemudian anda iris-iris sekecil mungkin 1 buah jeruk nipis, kemudian anda peras airnya CARA MEMBUAT : 1Sambal : Masukkan semua bahan sambal yang di panggang ke grill pan. 2Setelah matang, kemudian haluskan dan masukkan garam, SASA Penyedap Rasa, tempoyak, potongan mangga dan air perasan jeruk nipis. 3Bersihkan ikan patinnya, dan potong-potong dalam ukuran kecil. lumuri dengan garam, bawang putih dan SASA Penyedap Rasa lalu bakar ikan hingga matang dan harum. 4Campurkan potongan ikan dengan sambal....
Mungkin banyak yang belum pernah kuliner khas Lampung berikut ini. Walaupun sama-sama berbentuk gulai, Gabing sedikit berbeda dengan Gulai Taboh. Bahan dasar kuliner tradisional Lampung ini adalah kelapa muda yang dipotong-potong dan dimasak dengan santan serta bumbu pelengkap lainnya. Perpaduan rasa yang unik antara manisnya kelapa muda dan gurihnya santan akan membuat lidah kamu bergoyang! Sumber : https://www.google.com/amp/s/www.tokopedia.com/blog/travel-makanan-khas-lampung/amp/