Tempelang daun pisang tidak diperlukan semat, sehingga sangat praktis untuk membungkus nasi, lauk kering, dll. Cara ini biasa digunakan pada acara selamatan sebagai pengganti wadah plastik. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Samir digunakan sebagai alas maupun penutup makanan, umumnya adalah nasi dan jajan pasar. Samir hanya berbentuk lembaran daun yang dibentuk lingkaran sesuai ukuran yang dibutuhkan. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Tempe, lontong, dan nagasari biasa dikemas dengan cara sumpil. Teknik ini memiliki cirri khas berbentuk menyerupai segitiga. https://masukdapur.wordpress.com/tag/kemasan-tradisional/
Merebus ialah membuat masak bahan makanan dengan mempergunakan bahan cair yang mendidih. Bahan cair di sini dapat berupa air, kaldu, atau susu. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/
Menyetup dibedakan menjadi 3 yaitu untuk daging, sayuran, dan buah-buahan. Menyetup daging maksudnya agar daging menjadi lunak, caranya setelah daging digoreng diberi sedikit air dalu didiamkan di atas api sambil ditutuo samoai daging menjadi lunak. Menyetup sayuran setelah sayuran di rebus, sisa air perebusan dituang, pamci berisi sayuran dijerangkan lagi di atas api agar sayuran tak berair lagi lalu ditambahkan margarine dan bumbu-bumbu (lada dan pala). Menyetup buah, yaitu merebus buah dalam air gula yang diberi bumbu (cengkeh dan kayu manis). Setelah itu air perebusnya dikentalkan dengan tepung maizena. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/
Mengukus adalah membuat masak bahan makanan dengan mempergunakan uap air panas. Yang harus diperhatikan pada saat mengukus kue atau pudding, agar uap air yang melekat ditutup tidak menetes pada kue atau pudding sehingga merusak penampilan, maka perlu diberi serbet pada penutupnya. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/
Menggoreng adalah membuat masak bahan makanan dengan mempergunakan minyak yang panas. Menggoreng dapat dibedakan menjadi 2 yaitu: Menggoreng dengan minyak sedikit (shallow frying) Menggoreng dengan minyak banyak (deep frying) https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/
Menumis adalah membuat layu bumbu-bumbu atau bahan makanan dengan sedikit minyak agar lebih harum dan sedap. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/
Merendang atau menggoreng sangan adalah membuat masak bahan makanan dalam wajan tanpa diberi minyak atau lemak yang lain. Wajan yang baik dipakai untuk teknik memasak ini adalah wajan besi. Dapat pula dipergunakan wajan dari kuali tanah liat. Penggunaan keduanya disertai dengan pemberian pasir agar panas merata. Teknik ini dapat dipergunakan padaL kacang tanah, kedelai, kerupuk antor, dll. https://masukdapur.wordpress.com/2014/12/11/pengolahan-makanan-i/