Bakasem adalah manisan buah yang diperoleh dari hasil penirisan buah dari larutan gula. Bakasem atau banyak yang bilang manisan basah ini mempunyai kandungan air yang lebih banyak dan penampakan yang lebih menarik karena serupa dengan buah aslinya . Bakasem biasanya dibuat dari buah yang keras, seperti kedondong, salak, mangga, nangka, dll.
Bahan Cobek Belut : 500 gram belut, potong dua, bersihkan 3 sdm minyak, untuk menumis 400 ml air Bumbu Rendaman Cobek Belut : 3 siung bawang putih, haluskan 1 sdm garam 200 ml air Bumbu Cobek Belut : 5 siung bawang putih 4 cm kencur 12 buah cabai rawit merah ¾ sdt garam 1 sdt gula pasir ¼ sdt kaldu bubuk (jika suka) Cara Membuat Cobek Belut : Rendam belut dengan bumbu rendaman, biarkan 30 menit. Bakar diatas bara api hingga matang. Angkat, sisihkan. Haluskan bawang putih, kencur, dan cabai rawit. Tumis hingga harum. Tambahkan air, garam, gula, dan kaldu bubuk. Biarkan mendidih. Masukkan belut bakar. Masak hingga bumbu meresap dan air tinggal sedikit. Angkat, sajikan selagi hangat.
Nama mochi memang berbau Jepang sebab asalnya konon dari sana. Beberapa negara sekitar Jepang juga mengenal mochi, seperti Taiwan, Korea Selatan, dan Cina. Di Sukabumi banyak penjual kue mochi. Namun ada satu yang sudah kondang dan konon merupakan pelopor oleh-oleh khas Sukabumi ini, yakni Mochi Kaswari "Lampion". Di sebuah gang di Jln Bhayangkara terdapat sebuah bangunan baru yang cukup mencolok. Inilah lapak penjualan mochi yang lebih sering disebut dengan Mochi Lampion. Aneka rasa mochi tersaji di sini: suji pandan, vanila, durian, pisang ambon, blueberry, melon, mocca, cokelat, keju, dan strawberry. Semuanya berisi kacang tanah manis, yang membedakan adalah rasa di "daging"-nya. Kenyal, lembut dan manisnya terasa begitu seksi di mulut kita. Berdasar informasi yang didapat dari brosur yang tersedia di lapak Mochi Kaswari "Lampion", usaha ini didirikan sejak tahun 1983 oleh Bapak Kuswandi dan sekarang sudah dikelola oleh generasi keduanya. Perlu dicatat juga, tidak ada cabang di t...
Céos adalah nama kerupuk yang berasal dari Tatar Sunda. Kerupuk yang digunakan adalah kerupuk mie berwarna kuning yang telah digoreng hingga mengembang, adapun kerupuk tersebut disiram dengan air yang telah dibumbui dan biasanya cenderung pedas. Nama céos sendiri disinyalir berasal dari bunyi kerupuk yang disiram oleh air. Dahulu kerupuk ini biasanya hanya muncul pada saat bulan Ramadhan tiba, dan lebih tepatnya dijajakan saat mendekati waktu berbuka puasa. Namun, seiring berjalannya waktu kerupuk ini kini muncul setiap hari di warung-warung sederhana yang terletak di daerah Cicalengka, kabupaten Bandung. Sebetulnya kerupuk jenis ini juga terdapat di daerah-daerah lain, hanya saja mereka muncul dengan nama yang berbeda, arbitrer tergantung daerah itu sendiri. Seni Melia Rani, Bandung Juli 2014
Jalakotek? Mungkin nama ini terkesan 'lucu' terdengar di telinga. Jalakotek termasuk salah satu cemilan khas Majalengka. Makanan berbentuk menyerupai pastel ini digandrungi kalangan remaja sekolah. Selain ringan di saku, Jalakotek merupakan santapan ringan yang gurih. Seperti halnya Jalangkote, makanan khas Makassar, Jalakotek berbahan dasar tepung. Namun, perbedaannya terletak pada isi tumisan danpelengkapnya. diberi bumbu asin dan pedas. Jalakotek terbuat dari campuran terigu dan tepung tapioka (aci) yang berisi tumis tahu dan wortel. Sebagai sentuhan akhir, setelah siap saji cemilan ini diberi taburan asin dan pedas di atasnya. Jalakotek mudah dijumpai di area sekolah dan pusat jajanan khas Majalengka.
Penganan yang satu ini berbahan utama dari oncom. Oncom dipotong pipih seperi keripik lalu digoreng. Sebagai pelengkap oncom ditaburi bawang merah goreng yang renyah. Rasa manis dan gurih melekat dilidah kala menyantap penganan ini. Cijati dan Kadipaten merupakan salah satu daerah yang dikenal sebagai produsen Penganan ini.
Gula Cakar tidak memiliki bentuk seperti cakar. Gula ini tidak memiliki hubungan dengan namanya sendiri 'Cakar'. Entah dari mana asal-usul 'Cakar' melekat, yang jelas gula olahan ini berbentuk persegi sekitar 3 cm berbentuk spons. Gula ini mudah larut didalam air. Biasanya gula ini dipakai untuk menyeduh teh dan kopi. Konon gula ini bagi beberapa warga dipercaya sebagai obat batuk. Gula Cakar terbuat dari gula putih yang dicampur soda. Namun, dulu pembuatan gula ini kerap dicampur sabun beko. Gula Cakar tidak memiliki komoditi jual yang tinggi. Produksi dan penjualan Gula ini hanya terdapat di Majalengka.
Makanan dan minuman khas daerah aceh diantaranya : 1. Manisan pala merupakan salah satu jenis makanan khas aceh , dan juga merupakan makanan ringan yang tergolong dalam kelompok manisan buah-buahan. Usaha pembuatan manisan pala tidak memerlukan teknologi yang sulit dan pembuatannya cukup mudah, oleh karena itu usaha ini mudah dilakukan oleh para pengusaha baru. Pembuatan manisan pala umumnya dilakukan oleh pengusaha kecil di daerah penghasil pala. Kabupaten Aceh Selatan adalah kabupaten penghasil komoditi pala terbesar di Aceh bahkan di Pulau Sumatera. Manisan buah pala ini termasuk industri rumah tangga yang banyak dijumpai di Kabupaten Aceh Selatan. Selain diolah menjadi manisan dan sirup, pala dapat dibuat juga menjadi minyak pala yang berkhasiat tinggi untuk mengobati luka. Bahkan kini kue dan kembang gula pun dapat dibuat dari buah pala. Manisan pala selain menjadi makanan ringan yang disajikan pada saat perayaan hari-hari besar lebaran dan tahun baru bagi masyara...
Manuk Labakh Manukh Labakh adalah salah satu makanan khas dari Suku Alas , Kabupaten Aceh Tenggara , makanan ini sendiri termasuk kedalam makanan sehat sebab, pembuatannya tanpa menggunakan minyak. Biasanya, setiap ada pesta perkawinan atau sunatan rasul, makanan ini tetap terhidang sebagai menu utama. Sebagian besar masyarakat Alas menyakini, Manukh Labakh mampu mengobati penyakit mimbar akibat gangguan jin, sehingga menjadi bagian budaya mereka. Bahan makanan Labakh lebih sering dibuat dari daging bebek dan ayam kampung yang dikukus atau direbus, bumbu lainnya dicampur setelah daging usai direbus, bumbu seperti santan kelapa sengaja dibuat mentah dan kelapa ginseng serta bawang mentah plus merica dan ditambah bumbu lainnya.