bahan-bahan/bumbu-bumbu: 350 gram tempe, kukus 1 butir telur 1 batang daun bawang, iris halus minyak untuk menggoreng bumbu halus: 7 butir bawang merah 2 siung bawang putih 3 buah cabai merah keriting 1 1/4 sendok teh garam 1/2 sendok teh gula pasir bahan pencelup: 2 putih telur, kocok lepas Cara membuat: Haluskan tempe. Tambahkan telur, daun bawang, dan bumbu halus. Aduk rata. Bentuk bola-bola. Celup ke putih telur. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang sampai matang. http://resep-resep-2.blogspot.co.id/2013/08/resep-cara-membuat-ento-ento-tempe-solo.html
Bahan: 250 gram daging sapi tanpa lemak. Minyak secukupnya saja, untuk menggoreng. 500 ml air, untuk merebus. Bumbu Yang Dihaluskan: 2 sendok makan bawang merah iris 1 sendok makan bawang putih iris 2 sendok makan cabai merah iris 1 sendok teh ketumbar 1/2 sendok makan gula merah 1 sendok teh garam Bumbu Lain: 1 iris lengkuas, memarkan 1 sendok makan air asam Cara Membuat: Yang pertama, rebus daging dengan 500 ml air hingga empuk, lalu angkat dan tiriskan lalu iris jadi 5 bagian dengan ketebalan 1 1/2 cm, lalu memarkan agar daging menjadi empuk. Campur daging dengan bumbu halus, lengkuas, dan air asam menjadi satu. Kemudian rendam daging dalam bumbu selama 30 menit hingga meresap. Panaskan minyak di wajan anti lengket, lalu goreng daging hingga berwarna kuning cokelatan dan setengah kering. Kemudian angkat dan tiriskan. Da...
Bahan-bahan: Daging 1/2 kg Telur bebek 2 butir Kentang 1/2 kg Minyak goreng 1/2 gelas Bumbu-bumbu: Bawang merah 5 buah Bawang putih 1 siung Pala halus 1/4 sdt Lada 1/2 sdt Garam 2 sdt Cara membuatnya: 1. Daging dicincang halus. 2. Kentang dikukus sampai masak, dihaluskan. 3. Telur dikocok, bumbu dihaluskan. 4. Bahan bersama bumbu-bumbu dan telur dicampur rata merupakan adonan. 5. Bagian atas dilumuri dengan kuning telur. 6. Adonan dimasukkan kedalam loyang setebal 2 cm, dipanggang dalam oven. 7. Sesudah masak diiris-iris RM/Toko yang Menyediakan : LUMPANG EMAS Restoran Alamat: Jl. Senopati No.61, RT.8/RW.3, Selong, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12110 Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 674
Bahan-bahan 1 ikat kacang panjang 1 btr kelapa 1 bh bawang merah 1 bh lombok merah 3 bh lombok rawit ½ rsj kencur 1 sdt garam 1 sdt terasi Cara Membuat Kelapa diparut Terasi, bawang merah, kencur dibakar Bumu-bumbu dihaluskan, diberik kelapa parut Kancang panjang diiris-iris halus Dicampur dengan bumbu sampai rata RM/Toko yang Menyediakan : Waroeng SS Restoran Indonesia Alamat: Jl. Kapten Sudibyo No. 220 - 221, Kodia, Randugunting, Kota Tegal, Jawa Tengah 52123 Telepon: 0823-2502-9493 sumber: Buku Mustika Rasa, Soekarno, hlm. 764
Pepenyon (Denpasar) atau disebut jejeruk di daerah Gianyar, adalah sejenis lawar asal Bali. Hidangan ini biasa disajikan untuk upacara di Pura, dengan bahan khas berupa irisan kelapa dan siraman kuah santan. Bahan-bahan: Kelapa setengah tua 1/2 buah Minyak goreng secukupnya Santan 1/2 gelas Bumbu-bumbu: Bawang merah 8 buah Terasi 1 sdt Bawang putih 2 siung Lombok merah 3 biji Kemiri 4 biji Kelapa tua 1/5 butir Lada hitam 1/2 sdt Jeruk sambal 1 butir Garam 1 sdm Cara membuatnya: 1. Kelapa setengah tua dikukur. 2. Bawang merah dan bawang putih diiris, lalu digoreng. 3. Kelapa tua dibakar, dengan kemiri dan lada, serta garam dihaluskan, dicampur dengan santan lalu direbus sampai kental. 4. Kelapa yang sudah dikukur dituangi bumbu yang telah direbus ditambah bawang putih, bawang merah goreng, dan jeruk sambal. 5. Diremas-remas. RM/Toko yang Menyediakan : resto & bakery 57 Restoran Alamat...
Bahan : 150 g daging sapi cincang 20 mata petai, kupas, iris menjadi 2 5 sdm minyak sayur 1 lembar daun salam 1 buah tomat merah, potong-potong 125 ml air Bumbu, haluskan: 200 g cabai merah, buang bijinya, kukus sampai matang 6 butir kemiri goreng 1 sdt garam 50 g gula merah 2 sdm terasi matang 10 butir bawang merah 1 sdt asam Jawa Cara Membuat : Sangrai daging cincang sampai air daging habis dan kering. Panaskan minyak, tumis bumbu halus dan daun salam sampai matang. Masukkan tomat, daging, petai, dan air. Masak sampai daging empuk, kuahnya mengental dan berminyak. sumber: https://www.eresep.com/1811/2/resep-Sambal-Bajak-daging-
Bahan: Daging sapi atau kerbau, kambing atau babi Bumbu-bumbu: Darah daging itu sendiri Kunyit 5 iris Jahe 5 iris Lombok merah 1 ons Bawang merah 10 biji Lada 1 sdm Kemiri 5 biji Ketumbar 1 sdm Serai 3 batang Jeruk nipis 2 biji Cara membuatnya: 1. Daging dicincang. 2. Digoreng lemaknya sendiri sampai masak. 3. Dicampur dengan bumbu-bumbu yang digiling halus. 4. Setelah masak benar, dicampuri darah yang dicampur jeruk nipis dengan garam secukupnya, dan didiamkan 5 menit lamanya, sebelum dipakai. Keterangan: Masakan yang paling disukai oleh suku bangsa Batak. Kalau potongan-potongan daging masih kasar, masakan ini dinamakan tanggo-tanggo. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 670
Bahan-bahan: Tempe bosok 10 potong Kelapa 1/4 butir Minyak goreng 1 gelas Bumbu-bumbu: Bawang putih 3 siung Lombok merah 3 buah Lombok rawit 2 buah Jeruk purut 1 iris Kencur 1 ruas jari Gula 1 sdm Garam 1 sdm Cara membuatnya: 1. Tempe dikukus hingga masak. 2. Kelapa diparut 3. Bumbu-bumbu, tempe yang dikukus ditumbuk halus. 4. Kelapa parut dicampurkan kedalam bumbu-bumbu dan tempe diaduk-aduk hingga rata. 5. Dibuat kepalan yang kecil-kecil, digoreng hingga kering. Keterangan: Masakan ini ada juga yang pakai udang. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 667
Bahan-bahan: ikan laut 1 kg Bumbu-bumbu: asam jawa 5 mata gula jawa 1/2 sdm. garam 1sdm. Cara Memasak: 1. Ikan laut dibersihkan, di-potong-potong kira-kira 3cm besarnja. 2. Bumbu dihaluskan, ikan dimasukkan kedalam bumbu, dicampur sampai merata. 3. Ikan tadi dimasukkan kedalam paso, ditutup rapat, disimpan 1 malam. 4. Keesokan harinya di jemur sampai kering. RM/Toko yang Menyediakan : H. Moel Seafood Pusat Cirebon Restoran Seafood Menyajikan hidangan ikan, udang dan kepiting, juga tersedia makanan khas Cina. Memiliki ruangan yg luas. Alamat: Jalan Kalibaru Selatan No. 39, Panjunan, Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat 45123 Telepon: 0813-2059-9922 Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno 643