Kuliner ini tetap dipakai di masyarakat Budaya Kec, ATL, Lembur, dan ALSEL karena bisa bertahan lama dan rasanya gurih dengan melalui banbu dan serat pisang dari dalam sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6613
Bahan-bahan 3-4 porsi 2 ikat kangkung (petik daun kangkung nya) 5 siung bawah putih 3 siung bawah merah 1/2 buah tomat besar 4 Buah cabe rawit 3 buah cabe keriting secukupnya Garam secukupnya Lada secukupnya Gula jawa Minyak ikan (pilihan) Saus tiram Minyak untuk menumis Langkah Kangkung yang sudah di ambil daun nya di cuci dengan air bersih Potong tipis tipis bawang merah, putih & cabe nya, Untuk tomat nya potong dadu kecil kecil kalo suka tomat boleh di lebihi Siap kan wajah dan beri minyak goreng sekitar 5 sendok makan lalu panas kan, masukan bumbu tadi tumis sampai harum lalu berikan air gelas kecil Sambil menunggu air mendidih masukan garam da...
Bahan mentah sate lembat (sate lilit) terdiri dari daging babi dan kelapa. Bumbu untuk membuat sate lembat/lilit (sate kelapa) hanya menggunakan takaran secara tradisional yang didasari dengan pengalamannya. Bumbu inipun tergantung dari banyak bahan mentah yang diolah maupun banyak sate yang akan dibuat. Bumbu yang dibuat ini adalah bumbu untuk pengolahan sate yang tegak atau linggih (keperluan) satak (200( orang. Dagingnya sebanyak 40 kg ( 1 ekor babi) bumbunya seolah-olah meruapkan satu resep tradisional seandainya membuat sate sedikit resep di bawah ini dibagi menurut keperluan dan perkiraan saja. Dimana ditafsir 1 kg daging untuk 5 orang. Bumbu linggih satak atau satu ekor babi yang beratnya 40 kg terdiri dari : bawang merah 3 kg., bawang putih ? kg., tabia (cabai) 1 kg., cekuh (kencur) ? kg., bangle, kunyit (kunir), isen (lengkuas), jahe = 1 kg., lenge 1 ons., tingkih (kemiri) ? kg., jangu secukupnya., meri...
Jukut (sayur) dengkolan merupakan makanan tradisional masyarakat di sekitar kaki Gunung Agung, khususnya di Kecamatan Rendang. Sayur ini berbahan dasar kedengkolan atau cambah kara (kecambah terbuat dari kacang merah berukuran besar), diurap dengan base celengis (bumbu kelentik basah atau ampas santan rebus sisa pembuatan minyak kelapa), dan sambel sere (sambal terasi). sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=5454
Bahan : 1 butir kelapa 1/2 sdt garam 2 gelas/250 gram sagu Cara Membuat: Parut kelapa, campurkan dengan sagu dan garam. Sangrai campuran kelapa itu dalam kuali, perciki dengan air sedikit demi sedikit hingga bisa dibentuk, dan aduk hingga matang. Bentuk menjadi bola-bola kecil Goreng Angkat dan sajikan Bisa dibeli di: MAMA Toko Kue dan Es Krim Jalan Serui No.19, Pattunuang, Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90173 (0411) 3617453 Bobby Bola Ubi Tanjung Duren Utara Bobby Bola Ubi Binus Syahdan Bobby Bola Ubi UNTAR 1 Bobby Bola Ubi Cibubur Sumber: https://books.google.co.id/books?id=KsBKse2N4q0C&pg=PR29&lpg=PR29&dq=resep+kuah+cuka+gorontalo&source=bl&ots=BvSS34gs6q&sig=rnno2fvLGawvIXwgjRTlqItj6mQ&hl=en&sa=X&ved=0ahUKEwjo5OScsrvZAhWIXbwKHYUMCsYQ6AEIfzAQ#v=onepage&q=resep%20kuah%20c...
Sate naga sari atau sate lelet (sate hati) berbahan daging merah dan hati. Bumbu maupun takarannya sama dengan sate lembat. Alatnya pun sama dengan sate lembat. Cara pengolahannya yaitu daging merah dicincang sampai halus dan ditumbuk bersama dengan bumbunya. Setelah lunak adonan sate lelet sudah siap untuk dililitkan pada katiknya. Di samping itu hati diiris-iris kurang lebih 2 cm dengan tebal 1 cm. Cara pengolahan selanjutnya adalah hati yag telah diiris-iris ditusuk, setelah itu disisinya dililitkan adonan yang hanya terdiri dari daging halus di atas. Dan lilitan sate itu siap untuk dipanggang. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=1726
Jaja kiping yang merupakan jajanan tradisional, terbuat dari beras ketan, buah kelapa dan air. Cara pengolahan: beras ketan direndam terlebih dahulu selama satu jam, ditiriskan. Selanjutnya ditumbuk atau diselip untuk dijadikan tepung. Buah kelapa diambil dagingnya. Daging kelapa diparut sehingga diperoleh parutan daging kelapa. Tepung beras ketan dan parutan daging kelapa dicampur merata dengan menambahkan sedikit air sehingga diperoleh adonan. Adonan selanjutnya dikukus sampai matang. Adonan yang sudah matang dimasukkan ke dalam cetakan yang berbentuk silinder atau dibentuk bulat panjang. Adonan selanjutnya diiris tipis-tipis secara melintang. Irisan selanjutnya dikeringkan dibawah sinar matahari sampai kering, dengan demikian diperoleh jaja kiping. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6548
Jaja buntilan merupakan salah satu jajanan tradisional yang terdapat di Kabupaten Gianyar. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat jaja diantaranya: beras ketan bali, kelapa, gula merah, garam secukupnya dan air. Cara pengolahan: beras ketan direndam selama 12 jam atau sampai beras ketan mengembang. Beras ketan ditiriskan, kemudian dikukus. Daging buah kelapa dibersihkan dan diparut. Beras ketan yang sudah dikukus dicampur dengan parutan daging kelapa, campuran tersebut dikukus kembali sampai matang. Campuran yang sudah matang tersebut ditumbuk sampai legit, terus dibentuk bulat-bulat. Kedalam campuran yang berbentuk bulat itu dimasukkan irisan gula merah, lalu campuran dibungkus dengan kelobot buah jagung. Terakhir dikukus kembali hingga menghasilkan jaja buntilan. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6547
Ma'badak merupakan salah satu kuliner di Kabupaten Way Kanan. Untuk membuat mabadak diperlukan bahan-bahan yang terdiri atas tepung ketan hitam, gula merah, gula putih, dan minyak kelapa. Cara membuat ma'badak adalah sebagai berikut. Tepung ketan dan gula merah diberi air dan diuleni hingga tercampur rata. Setelah adonan jadi, baru dibentuk segi empat dan di goreng dalam minyak panas hingga matang. Sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=3071