Martabak Aceh adalah makanan Aceh yang dibuat seperti bentuk martabak. Makanan ini sekilas terlihat mirip dengan telur dadar biasa. Pembuatannya sedikit berbeda dari martabak telur pada umumnya, karena kocokan telur membungkus kulit martabaknya. Pembuatan martabak ini diawali dengan menggoreng kulit martabaknya terlebih dahulu dan dibentuk segi empat, mirip dengan pembuatan roti canai. Kemudian kulit martabak dilumuri dengan kocokan telur yang telah dicampur dengan rajangan bawang merah dan daun bawang. Tahap berikutnya, kulit martabak digoreng seperti layaknya membuat dadar atau omelet , dengan kulit martabak yang berbentuk roti canai segi empat tadi sebagai intinya. Sebagai pelengkap rasa, martabak Aceh disajikan dengan acar bawang dan cabe rawit . Martabak Aceh cukup terkenal di luar Aceh bahkan di luar daerah Aceh martabak ini dimodifikasikan dengan menggunakan gulai daging yang berbumbu kari. sumber: wikipedia ...
Manuk Napinadar atau Ayam Napinadar adalah masakan khas Batak yang biasanya dihidangkan pada pesta adat tertentu. Untuk mengerjakan resep yang satu ini agak sedikit rumit, butuh waktu dan kesabaran. Pastinya inti dari masakan ini adalah di saos darah ayam itu sendiri. Masak Ayam Napinadar ini, ayamnya harus dipanggang terlebih dahulu, setelah itu lalu disiram dengan saos spesial yakni darah ayam (manuk) itu sendiri, dan dicampur dengan andaliman, bawang putih bubuk (yang sudah digiling sampai halus) lalu dimasak. Sama seperti kita menuangkan saos ke atas ayam yang sudah dipanggang. sumber wikipedia
Bahan-bahan Ikan Kerapu 3 ekor Air Jeruk Nipis 3 sendok makan Nanas 1 buah Tomat Merah 2 buah Air 1 liter BUMBU HALUS gram Cabai (Cabe) Merah Keriting 8 buah Cabai (Cabe) Rawit Hijau 2 buah Bawang Merah 5 siung Bawang Putih 4 siung Jahe 1 ruas Kunyit 1 ruas Serai 1 batang Terasi 1 sendok makan BUMBU LAIN gram Lengkuas (Laos) 2 ruas Gula Pasir 2 sendok makan Garam 2 sendok teh Kaldu Bubuk 1 sendok teh Air Asam Jawa 3 sendok makan Cara membuat: 1.Bersihkan ikan lalu kucuri dengan air jeruk nipis agar amis hilang. Diamkan. 2.Tumis bumbu halus hingga matang, tambahkan air dan bumbu2 lain kecuali air asam jawa. didihkan. 3.Setelah air mendidih masukkan ikan, masak dengan api kecil. Setelah air agak menyusut kurleb 1/4 bagian masukkan nanas dan tomat. Setelah ikan matang masukkan air asam jawa, masaka sebntar lagi skitar 5 menit, c...
Sate susu ini rasanya tidak seperti sate yang banyak kita temukan di jawa atau dimana-mana seperti sate madura atau sate klatak yang ada di jogja. Selain karena bahan dasar yang di gunakan berbeda, bumbu dan cara memasaknya juga berbeda. Dan karena sate susu ini berada di kampung jawa yang memang mayoritas penduduknya berasal dari jawa maka bisa dibilang rasa sate susu ini adalah perpaduan masakan jawa dan bali. RM/Toko yang Menyediakan : Sate Lilit Rumah Makan Alamat: Jl. Pulau Kawe No.36, Dauh Puri Kauh, Denpasar Bar., Kota Denpasar, Bali 80114 Telepon: 0889-9663-274
Nasi Jenggo (atau nasi jinggo) adalah makanan khas Bali yang serupa dengan nasi kucing, namun lauk disediakan sangat berbeda, umumnya adalah mie goreng, sambal, serundeng, dan ayam yang disuwir-suwir pedas. Namun nasi jenggo dapat ditambahkan dengan telur, tempe, dan tahu. Nasi jenggo umumnya dibungkus dengan daun pisang. Sama seperti nasi kucing, porsi nasi jenggo sangat sedikit jadi kalau makan satu belum kenyang. RM/Toko yang Menyediakan: Nasi Jinggo Restaurant Address: Jalan Thamrin No.67, Pemecutan, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali 80231
Pisang sale merupakan makanan ringan masyarakat Aceh sejak zaman indatu dulu, yang sudah menjadi buah tangan dari Aceh. Pisang sale bisa langsung dimakan atau digoreng dengan tepung terlebih dahulu. Pisang sale khas Aceh, proses pembuatannya adalah pisang yang sudah matang di kupas kulitnya lalu dijemur dipanas matahari, Kembang Loyang setelah itu dilakukan penyaleaan/pengasapan sehingga pisang sale lebih tahan lama, seterusnya dioleskan/dilumuri gula tebu (bukan gula pasir),pisang sale mempunyai aroma dan rasa yang khas. Warnanya kecoklat-coklatan, agak berkilat sedikit membuat kita ingin mencicipinya. Pisang sale khas Aceh banyak dikawasan Kabupaten Aceh Timur yang merupakan sentra pisang sale untuk daerah Aceh.
Sanger adalah sejenis minuman yang hanya ada di Aceh. Sanger atau juga sering di sebut kopi sanger ini secara umum mirip dengan capucino, tapi lebih nikmat kopi sanger ini. Selain itu jika kita melihat sekilas maka sanger ini akan sangatlah tampak seperti kopi susu biasa, tetapi jika kita menilik dari rasanya, kopi sanger ini memiliki rasa yang sangat khas dan berbeda dari rasa kopi lainnya. Aceh terkenal dengan khas kopi saring/tarik-nya. Bagi para pecinta kopi sejati pasti akan segera dapat merasakan bedanya, apabila sudah merasakan kopi Aceh. Warung yang paling terkenal dalam menyajikan jenis minuman ini adalah warung solong di kawasan Ulee Kareng dan Chek Yuke di kawasan Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Selain itu, hampir di setiap ruas jalan di Banda Aceh pasti akan banyak kita temui warung-warung kopi, tempat nongkrong dari segala usia.
Samalanga merupakan salah satu kecataman yang terdapat di kabupaten Bireuen. Keunikan rujak Aceh pada umumnya memiliki keistimewaannya yang terletak pada cita rasanya yang asam, manis dan pedas. Bahan-bahan yang digunakan memang relatif sama seperti pembuatan rujak pada umumnya, yang terdiri dari buah mangga, pepaya, kedondong, bengkuang, jambu air, nenas, dan timun, namun bumbu-bumbu yang digunakan, memiliki ciri khas tersendiri seperti garam, cabe rawet, asam jawa, gula aren (merah) yang cair, kacang tanah dan pisang monyet (pisang batu) atau rumbia (salak Aceh). Yang menarik dari rujak Aceh Samalanga ini, di atas tempat ulekan yang besar terbuat dari batu itu bisa menampung untuk 50 porsi rujak, ada juga ulekan yang digunakan biasanya yang terbuat dari kayu jati. Cara penyajiannya rujak biasanya memang ddilakukan dengan dua cara, yaitu pertama ditaruh di dalam piring dan yang kedua ditaruh di atas daun pisang. Pembeli yang makan di warung, biasanya disediakan di da...
Ayam Iloni dimasak dengan menggunakan racikan bumbu rempah (bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, kunyit, dan lain lain) untuk kemudian dimasak menggunakan santan dan dipanggang. Perbedaan cara mengolah dan bumbu yang dipakai itulah yang membedakan ayam Iloni dengan ayam bakar/panggang pada umumnya. Rasa ayam iloni sangat pedas dan cocok sekali ketika habis olahraga. Terkadang makanan ini disajikan dengan nasi dan sagu, serta semangkuk kecil sup sebagai obat pedasnya. Bagi para pecinta pedas, ayam Iloni wajib untuk dicoba. Resep : BAHAN : * 5 potong dada ayam * 500 ml santan * 2 sdm minyak untuk menumis BUMBU : * 1 lembar daun pandan, potong pendek * 2 lembar daun salam * 1 sdt garam * 2 batang sereh BUMBU YANG DIHALUSKAN : 5 butir bawang merah 3siung bawang putih 5 butir kemiri 1 iris jahe 1 iris kunyit 10 buah cabai merah 6 buah cabai rawit CARA...