2.368 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Topeng Dinaan
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Topeng Dinaan Tari Topeng Dinaan ini menyebar di Kabupaten Cirebon, Indramayu dan Majalengka, Jawa Barat. Pertunjukannya sehari suntuk (sedina/sadinten). Dipertunjukkan setelah pementasan Wayang Kulit pada upacara Babarit. Tarian Topeng Dinaan juga di pertunjukkan pada acara selamatan, khitanan, pernikahan bahkan pada pesta kenegaraaan atau hari-hari penting lainnya. https://www.silontong.com/2018/08/31/tarian-tradisional-daerah-jawa-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Serimpi Jawa Barat
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Serimpi Jawa Barat Tari Serimpi ini memiliki keunikan, yaitu tari yang selalu dibawakan oleh 4 penari, karena kata Srimpi adalah sinonim bilangan 4. Hanya pada Srimpi Renggowati penarinya ada 5 orang. Menurut Dr. Priyono nama serimpi dikaitkan ke akar kata “impi” atau mimpi. Menyaksikan tarian lemah gemulai sepanjang 3/4 hingga 1 jam itu sepertinya orang dibawa ke alam lain, alam mimpi. Tarian Serimpi hidup di lingkungan istana Yogyakarta. Serimpi merupakan seni yang Adhiluhung serta dianggap pusaka Kraton. Tema yang ditampilkan pada tari Serimpi sebenarnya sama dengan tema pada tari Bedhaya Sanga, yaitu menggambarkan pertikaian antara dua hal yang bertentangan antara baik dengan buruk, antara benar dan salah antara akal manusia dan nafsu manusia. https://www.silontong.com/2018/08/31/tarian-tradisional-daerah-jawa-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Gambyong Jawa Barat
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Gambyong Tarian Klasik ini menggambarkan sifat-sifat wanita yang diungkapkan dalam gerak halus, lembut lincah dan terampil. Meskipun begitu sebagai seorang wanita tetap menonjolkan keluwesannya. Nama tari Gambyong disesuaikan dengan nama gending yang mengiringinya. Contoh : Gambyong Gambirsawit, Gambyong Pareanom, dan Gambyong Pangkur. https://www.silontong.com/2018/08/31/tarian-tradisional-daerah-jawa-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Bedhaya Ketawang Jawa Barat
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Bedhaya Ketawang Tarian Bedhaya Ketawang sering dilihat dalam beberapa aktivitas seperti suatu upacara penobatan raja, festival atau pertunjukan. Bedhaya Ketawang dimainkan oleh 9 penari. Masing-Masing penari mempunyai tugas dan nama khusus. Nama mereka adalah Batak (penari pertama), Endhel Ajeg, Endhel Weton, Apit Ngarep, Apit Mburi, Apit Meneg, Gulu, Dhada, dan Boncit. Tarian ini pada umumnya ditemani oleh Musik Jawa Orkes yang disebut Gamelan. Gamelan ini dinamai Gamelan Kyai Kaduk Manis yang terdiri dari dari banyak instrumen musik seperti kendhang Ageng ( kendhang besar), Kendhang Ketipung, Kenong, dan kethuk https://www.silontong.com/2018/08/31/tarian-tradisional-daerah-jawa-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Barong Blora
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Barong Blora Tari Barong Blora adalah salah satu kesenian rakyat yang sangat populer di kalangan masyarakat Blora. Alur cerita bersumber dari hikayat panji. Di dalam seni Barong tercermin sifat-sifat kerakyatan seperti spontanitas, sederhana, keras, kompak yang dilandasi kebenaran. Kesenian barongan berbentuk tarian kelompok yang terdiri dari tokoh Singo Barong, Bujangganong, Joko Lodro/Gendruwon. Jaranan/Pasukan Berkuda, serta prajurit. https://www.silontong.com/2018/08/31/tarian-tradisional-daerah-jawa-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Aplang
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Aplang Tarian Aplang ini merupakan tarian tradisional yang berasal dari Kabupaten Banjarnegara. Pada zaman dahulu Tari Aplang digunakan untuk syiar Agama Islam. Aplang berasal dari kata ‘Ndaplang’ yang memiliki arti tangan digunakan seperti gerakan silat. Tarian ini ditarikan oleh remaja putra-putri dengan diiringi rebana, bedug, kendang dan nyanyian syair salawatan. Kostumnya model Islam Jawa yang indah dipandang mata. Kembali ke Jatidiri Bangsa Kabupaten Banjarnegara. https://www.silontong.com/2018/08/31/tarian-tradisional-daerah-jawa-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Bambangan Cakil
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Bambangan Cakil Tari Bambangan Cakil ini sebenarnya diadopsi dari salah satu adegan yang ada dalam pementasan Wayang Kulit yaitu adegan Perang Kembang. Tari ini menceritakan perang antara ksatria melawan raksasa. Ksatria adalah tokoh yang bersifat halus dan lemah lembut, sedangkan Raksasa menggambarkan tokoh yang kasar dan bringas. Didalam pementasan wayang Kulit, adegan perang kembang ini biasanya keluar tengah-tengah atau di Pathet Sanga. Perang antara Ksatria (Bambangan) melawan raksasa ini sangat atraktif, dalam adegan ini juga bisa digunakan sebagai tempat penilaian seorang dalang dalam menggerakkan wayang. Makna yang terkandung dalam tarian ini adalah bahwa segala bentuk kejahatan, keangkara murkaan pasti kalah dengan kebaikan. https://www.silontong.com/2018/08/31/tarian-tradisional-daerah-jawa-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Loro Blonyo
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Loro Blonyo Tari Loro Blonyo adalah sebuah gambaran Dewi Sri dan saudaranya Dewa Sadana. Dewi Sri adalah Dewi pelindung padi dan pemberi berkah serta merupakan lambang kemakmuran. Dewa Sadana adalah Dewa sandang pangan. Karena sarat dengan Dewa dan Dewi, tarian ini sangat kental budaya hindunya. https://www.silontong.com/2018/08/31/tarian-tradisional-daerah-jawa-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Beksan Wireng
Tarian Tarian
Jawa Barat

Beksan Wireng Tarian Beksan Wireng yang berasal dari daerah Jawa Barat ini ternyata berasal dari kata Wira (perwira) dan ‘Aeng’ yaitu prajurit yang unggul, yang ‘aeng’, yang ‘linuwih’. Tari ini diciptakan pada zaman pemerintahan Prabu Amiluhur dan memiliki tujuan agar para putra beliau tangkas dalam olah keprajuritan dengan menggunakan alat senjata perang. Sehingga tari ini menggambarkan ketangkasan dalam latihan perang dengan menggunakan  alat perang .   https://www.silontong.com/2018/08/31/tarian-tradisional-daerah-jawa-barat/

avatar
Roro