Tari Setabik dapat digolongkan kepada tari tradisional, apabila dilihat dari segi karakter (sifat), segi penyajian, tata rias, tata busana dan musik pengiring . Tari Setabik merupakan rangkaian upacara penerimaan tamu agung di Kabupaten Musi Banyuasin. Tari Setabik telah ada di Kabupaten Musi Banyuasin cukup lama, yaitu sejak zaman penjajahan Belanda. Ini dapat dilihat dari nama tari tersebut yaitu Setabik. Setabik berasal dari dari kata tabik (tabe, artinya menghormat, atau penghormatan). Kemudian nama tersebut beradaptasi dengan daerah setempat menjadi setabik. Dari asal kata itulah kemudian terbentuk sebuah tarian daerah yang bersifat penghormatan kepada tamu¬tamu (Pemerintah dan pemuka adat) yang datang ke Musi Banyuasin (MUBA). Salah satu ciri tari Setabik tersebut ada gerakan menghormat (tabik). Dari sisi penyajian, umumnya tari-tari penyambutan yang tersebar di Sumatera Selatan semuanya sama, yaitu dilakukan pada waktu menghormati kedatangan tamu. Penari terdiri d...
Ketuk tilu adalah suatu tarian pergaulan cikal bakal jaipongan. Biasanya diselenggarakan pada acara pesta perkawinan, acara hiburan suatu kegiatan atau diselenggarakan secara khusus di suatu tempat yang cukup luas. Istilah nama ini diambil dari alat musik pengiringnya, yaitu 3 buah bonang, kendang indung (yang besar), kulanter (yang kecil) , kecrek dan goong. Pada zaman dulu, ketuk tilu adalah upacara penyambutan panen padi sebagai rasa terima kasih kepada Dewi Sri. Upacara ini biasanya dilakukan pada malam hari. dan biasanya pada acara pagelaran ini ada seorang penari yang sedang menumbuk lesung. Gerakan dalam tarian ini adalah goyang, pencak, muncid, gitek, dan geol. biasanya diawali dengan alunan music dan lagu pengiring untuk mengumpulkan para penonton. Kemudian para penari memasuki panggung dengan gerakan jajangkungan dan dilanjutkan dengan gerak wawayangan yaitu saat penari menyanyi dan menari. kemudian dilanjutkann dengan tari berpasangan. Kostum yang dipaka...
Ini merupakan salah satu tradisi yang biasa dilakukan di acara pernikahan yang berasal dari Sumatera Selatan. Biasa disebut “Ngarak” berasal dari bahasa daerah Empat Lawang, Palembang. Jika anda menghadiri pernikahan dari pengantin yg salah satu atau keduanya berasal dari Sumatra Selatan, maka tidak heran jika anda akan melihat arak-arakan awal-awal prosesi pernikahan. Arak-arakan biasa dilakukan sebelum pengantin naik ke pelaminan. Jadi dari mobil/pintu depan gedung pernikahan menuju ke pelaminan pengantin pria dan wanita akan di arak oleh beberapa anak muda yg menari diiringi lagu marawis Bahasa Palembang. Mereka juga akan diiringi oleh keluarga dibelakang yang membawa mas kawin dan berbagai hadiah pernikahan lainnya. Arak-arakan ini juga bisa dilakukan untuk sunatan anak laki-laki. Tradisi ini be...
Tari Kukupu (Kupu-kupu) adalah tarian yang menggambarkan keindahan seekor kupu-kupu. Referensi: http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/11/tari-kupu-kupu-sejarah-gerakan-video.html?m=1 OSKMITB2018
OSKM18_16918219_Muhammad Irsyad Silek adalah seni beladiri yang berasal dari Minangkabau. Setiap anak bujang dan gadis di minang diajarkan seni beladiri ini. Salah satu aliran silek yang terkenal di Minangkabau adalah "Silek Lintau". Silek Lintau berasal dari Lintai, Batusangkar, Sumatera Barat. Kita dapat mempelajari ilmu beladiri ini dengan syarat - syarat yang telah ditentukan. Namun untuk saat ini pemuda dan pemudi sudah mulai jarang mempelajari Silek Lintau ini. Silek Lintau terkenal dengan jurus - jurus yang dapat membunuh lawannya. Tapi inti dari itu semua adalah bahwa Silek Lintau digunakan untuk pertahan diri dan membentuk karakter yang berwibawa. #OSKMITB18
Betawi merupakan salah satu suku yang terdapat di wilayah Jakarta,dengan datangnya suku-suku dan negara dari luar muncullah suatu adat istiadat tradisi budaya setempat. Dari masa ke masa masyarakat Betawi terus berkembang dengan ciri budanya yang semakin mantap, sehingga mempunyai identitas tersendiri. Berbagai tarian, lagu, dan alat musik dikembangkan oleh suku Betawi, salah satunya yaitu tarian Nandak Ganjen.Tari Nandak Ganjen merupakan tarian kreasi seni baru Betawi yang berasal dari Jakarta.Tarian ini menceritakan tentang gadis muda yang baru beranjak dewasa bersama dengan ceria, gembira dan menuntut kebebasan, atau dalam istilah modern di Indonesia biasa disebut dengan gadis ABG (Anak Baru Gede). Dimana dalam proses peralihan tersebut mulai nampak keceriaan remaja dibarengi dengan kecentilan namun terkadang kecentilan-kecentilan itu berujung pada kekonyolan lucu yang membuat siapapun yang melihatnya akan tersenyum-senyum.Tari ini adalah bentuk ungkapan sukacita dan kebeb...
Kabasaran merupakan salah satu tarian yang berasal dari suku Minahasa yakni suatu suku yang terletak di dataran Sulawesi Utara. Tarian ini merupakan tarian adat yang termasuk golongan tarian perang. Filosofi tarian ini adalah seorang ayam yang dipotong jenggernya sehingga ia lebih sangar, garang dalam bertarung. Tarian ini memiliki 9 gerakan dasar dengan pedang serta 9 gerakan dasar dengan tombak. Tarian ini memiliki 3 babak yakni cakalele,kumoyak,dan lalaya'an. Ada banyak keunikan yang dipaparkan tarian ini khususnya pakaiannya yang terlihat sangat menarik serta gerakan-gerakan seolah sedang berperang. Menurut adat Minahasa, penari kabasaran harus berasal dari keturunan sesepuh penari kabasaran juga, sehingga tidak semua laki-laki Minahasa mempunyai kesempatan untuk menjadi penari kabasaran. Karena sifatnya yang turun temurun, setiap penari juga memiliki sebuah senjata yang juga diwariskan secara turun temurun. Senjata warisan inilah yang dipakai saat menari. Tarian ini...
Tari Bedayo Tulang Bawang adalah salah satu tarian tradisional yang ada di Tulang Bawang memiliki usia yang sangat tua dibandingkan dengan tarian lainnya yang ada di Menggala. Marwansyah Warganegara mengatakan, bahwa Tari Bedayo Tulang Bawang dulunya diciptakan atas permintaan Menak Sakaria dan adiknya Menak Sangecang Bumi keturunan ari puti Bulan, di kampung Tus Bujung Menggala kecamatan Tulang Bawang Udik. Konon munculnya tari Bedayo Tulang Bawang akibat adanya wabah penyakit yang melanda kampung Bujung Menggala di masa itu. Berbagai usaha yang dilakukan pada saat itu, namun tidak kunjung hilang, selama pertapaannya menak Sakaria mendapatkan wangsit agar mengadaan upacara dan memotong kambing hitam diiringi sebuah tarian yang dibawakan penari wanita yang masih suci berjumlah 12 orang. Ratu Dandayanti menerangkan, bahwa pada mulanya tari Bedayo Tulang Bawang disebut tari pemujaan atau penyembuh penyakit. Tarian pemujaan itu dipentaskan di candi Gughi yang disaksikan oleh banyak...