Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Kalimantan Barat Pontianak
Bubur Pesawat Pontianak
- 1 Oktober 2019

Bubur pesawat merupakan bubur polos yang dihidangkan bersama kuah panas dan berbagai macam daging seperti babi dan juga ayam. Olahan babi dan ayam sangatlah beragam seperti sosis babi, babi bakar, sancham rebus, ayam rebus/hainan, telur rebus dll. Makanan ini tersedia di daerah pontianak, kalimantan barat. Penamaan bubur pesawat diambil karena proses penghidangan nya yang cepat seperti pesawat, dan juga yang unik nya adalah bubur ini disantap menggunakan sumpit, sehingga apabila tidak cepat menggerakan sumpit ke dalam mulut maka bubur nya akan terjatuh. Untuk resep nya seperti apa silahkan cek dibawah ini

  1. Bubur polos Bahan - Bahan

    • 100 gram beras
    • 500 ml air
    • 1 lembar daun salam (hukumnya wajib, gak boleh di skip)
    • 1/2 sdt kaldu ayam Cara membuat Campur semua bahan, masak hingga nasi menjadi bubur sambil sesekali diaduk, biasanya perlu waktu sekitar 45 menitan untuk merubah nasi menjadi bubur https://cookpad.com/id/resep/707787-bubur-polos-juara
  2. Babi kecap Bahan - bahan

    • 1 kg Daging babi
    • 12 siung Bawang merah
    • 5 siung Bawang putih
    • 1 buah Pala(geprek kasar)
    • 2 lembar Daun salam
    • 1 ruas Jahe segede jempol
    • 6 lembar Daun jeruk d sobek2 kasar
    • 2 batang Sereh d geprek
    • Secukupnya Kecap manis utk memberi warna & rasa (aq pake bango)
    • secukupnya Gula pasir(sesuai selera)
    • secukupnya Garam
    • secukupnya Merica(opsional)
    • secukupnya Minyak goreng utk menumis
    • 250 ml Air (boleh tambah/kurang sesuai selera) Cara Membuat
    • Cuci bersih daging babi, potong dadu atw sesuai selera.
    • Haluskan (Uleg/blender) bawang merah, bawang putih, dan jahe
    • Panaskan minyak di wajan dengan api sedang (biar bawang g cepat gosong).
    • Masukan bumbu yg sudah dihaluskan. Aduk sampe wangi, lalu masukan pala, daun jeruk, sereh, dan daun salam. Aduk sampe matang n kluar wanginya
    • Masukan air, aduk2 bumbu, lalu masukan kecap, gula pasir, merica, dan garam. Aduk kembali, dan koreksi rasanya.
    • Kalo udah pas rasanya, masukkan daging babi yg udah dipotong2, aduk sampai rata dengan bumbu. Kecilkan api kompor
    • Buka sesekali tutup wajan dan aduk2 agar bumbu dan daging masak merata(koreksi rasa).
    • Masak sampe air menjadi kental/habis. Angkat dan babi kecap siap di santap dengan nasi putih hangat

https://cookpad.com/id/resep/865953-babi-kecap-simple-yummy

  1. Sosis babi Bahan-bahan
    • 5 butir telur (rebus & kupas)
    • 500 gram sosis babi
    • 3 siung bawang putih
    • 3 pcs bunga lawang
    • secukupnya Kecap manis
    • secukupnya Gula pasir
    • secukupnya Garam
    • Kaldu bubuk / penyedap (bila suka)
    • secukupnya Lada bubuk
    • 1 sdm minyak goreng

Cara membuat Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga harum. Tambahkan air. Bumbui dengan kecap manis, gula pasir, garam, kaldu bubuk dan lada bubuk. Masukkan bunga lawang. Masukkan sosis dan telur rebus. Masak hingga air sedikit surut. Di tes rasanya

https://cookpad.com/id/resep/10202921-sosis-babi-telur?via=search&search_term=sosis%20babi

  1. Samchan rebus Bahan-Bahan
    • 3 siung bawang putih
    • 1/2 kg samchan
    • Secukupnya garam
    • Sejumput lada
    • 1 sdt kaldu jamur

Cara Membuat

  • Marinet samcan dgn bawang putih, garam, lada, kaldi selama 2 jam, semalaman lebih meresap.
  • Rebus dengan slowcooker
  • Angkat sajikan dgn minyak pontianak

https://cookpad.com/id/resep/9390387-samcan-rebus?via=search&search_term=babi%20rebus

RM/Toko yang Menyediakan Bubur Pesawat Ahui/Hisut Pontianak Alamat : Jl. Siam no 156 - Pontianak

Referensi mengacu pada https://phinemo.com/rasakan-sensasi-makan-bubur-secepat-pesawat-di-pontianak/ https://yennymakanmulu.com/2017/12/26/pontianak-bubur-pesawat-ahui-at-siam-pontianak/

SBITB-K16-Agnita

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker