Bolu remeng bangka(marble)
farida Syarifuddin farida Syarifuddin Jember,Jawa Timur Bahan-bahan Bahan: A.250 gr mentega 250 gr gula pasir butir halus 250 gr tepung protein sedang 6 kuning telur 2 sdm susu bubuk 1 sdm maizena 1/2 sdt bp 1/2 sdt sp Vanili 1 sdm coklat bubuk B. 5 putih telur 1/4 sdt Cream of tartar Langkah Siapin bahan, olesi loyang dg mentega tipis dan taburi tepung, sisihkan, panaskan oven 180 dercel. Masukkan mentega, sp dan gula mixer dg speed tinggi sampai putih creamy baru masukkan kuning telur 1/1 beri jarak, lakukan sampai habis dan adonan mengembang, baru masukkan tepung dan yang lain sedikit sedikit turunkan speed sampai habis. Bolu remeng bangka(marble) langkah memasak 1 foto Bolu remeng bangka(marble) langkah memasak 1 foto Bolu remeng bangka(marble) langkah memasak 1 foto Jika punya satu mixer cuci dulu tangkai mixernya sampai bersih dan lap keribg baru mikser putih telur dan cream of tartar sampai putih mengembang dan kaku soft peak. Masukkan sedikit adonan putih telur pada adonan kuning telur aduk lipat balik sampai rata, masukkan sisa putih telur aduk perlahan sampai rata, ambil sedikit adonan beri coklat bubuk, aduk rata. Bolu remeng bangka(marble) langkah memasak 2 foto Bolu remeng bangka(marble) langkah memasak 2 foto Bolu remeng bangka(marble) langkah memasak 2 foto Masukkan adonan putih telur pada loyang sebagian lalu timpa dg adonan coklat bikin corak timpa lagi dg adonan putih timpa lg dg adonan coklat beri corak lagi, masukkan sisa adonan putih. Hentakkan perlahan, oven selama 40 menit atau sesuaikan oven masing-masing sampai matang. Tes tusuk dg lidi jika kering berarti sdh matang, matikan oven, keluarkan, tunggu agak dingin baru lepaskan dari cetakan, sajikan. Bolu remeng bangka(marble) langkah memasak 3 foto Bolu remeng bangka(marble) langkah memasak 3 foto Bolu remeng bangka(marble) langkah memasak 3 foto
Jipeng: Kombinasi Unik Tanji dan Topeng dalam Orkes Betawi Sebuah seni teater khas Betawi yang muncul dari kolaborasi antara Tanji dan Topeng. Jipeng: Kombinasi Unik Tanji dan Topeng dalam Orkes Betawi Sebuah seni teater khas Betawi yang muncul dari kolaborasi antara Tanji dan Topeng. Jipeng: Kombinasi Unik Tanji dan Topeng dalam Orkes Betawi Sebuah seni teater khas Betawi yang muncul dari kolaborasi antara Tanji dan Topeng.
Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.
HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692
Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara
Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland