Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Jawa Tengah Solo
Timlo Khas Solo
- 7 September 2015

                        6d4649befa28a681eec0f07e204f9139.jpg

         Ada yang tahu apa itu masakan timlo? menurut orang solo atau surakarta timlo adalah sejenis sup yang di padukan dengan aneka macam bahan khas nya seperti telur rebus, daging ayam, tahu, sosis dan semacamnya yang di jadikan satu. hidangan yang satu ini sangat mudah di temukan di daerah solo, rasanya yang enak dan segar ketika di makan membuat massakan ini menjadi sangat populer di daerah tersebut. Untuk membuat timlo memasaknya hampir mirip dengan cara membuat soto daging sapi namun yag berbeda adalah isi dan bumbu yang lebih enak ketimbang soto biasa.

        Ada beberapa macam versi daam membuat timlo yang akan membuat anda bingung ketika memasaknya, namun yag akan kita bahas ini adalah versi termudah dan sederhana bisa di bilang semua orang bisa membuatnya. hanya menggunaakn daging ayam, telur rebus bacem, sosis, dan beberapa bumbu sederhana lain nya tentu memudahkan anda dalam membuatnya. untuk cara membuat telur coklat bacem nya sangat mudah namun bagi yang malas untuk membuatnya diperbolehkan memakai telur rebus biasa. namun rasa akan kurang cocok ketika anda memakai telur biasa, dari pada penasaran kita praktekan saja.

Bahan Timlo Solo :

  • 250 gram daging ayam
  • 2 butir telur bacem rebus (bisa gunakan telur rebus biasa), potong
  • 3 buah sosis sapi ukuran besar, rebus dan potong
  • 2 buah wortel, rebus dan potong
  • 2 buah kentang , rebus dan potong
  • 1 sendok makan bawang goreng
  • 1 sendok makan kecap bango
  • 1 liter air
  • 1 siung bawang putih
  • 2 butir bawang merah
  • 1/4 sendok makan garam
  • 1/4 sendok makan merica
  • bihun secukupnya
  • irisan daun seledri secukupnya
  • 1 helai irirsan daun bawang secukupnya
  • kecap asin secukupnya

Cara Membuat Timlo Solo :

  1. Sebelumnya beli daging ayam cuci dan bersihkan dan langsung rebus menggunakan air hingga ayam empuk dan matang (kuah bisa di simpan untuk kaldunya nanti atau ntar anda bisa gunakan penyedap rasa untuk kuahnya).
  2. Potong ayam kecil-kecil sesuai selera. Haluskan bawang putih, bawang merah, garam dan merica dan tumis hingga harum
  3. Masukkan potongan ayam ke dalamnya. tambahkan sedikit garam, kecap manis bango dan kecap asin ke dalam tumisan masak hingga matang.
  4. Rebus semua bahan lain nya seperti wortel, kentang, sosis bihun dan seledri kemduian siapkan mangkuk maupun wadah saji.
  5. Tata rapi telur bacem rebus, bihun, kentang, wortel, sosis yang semuanya telah di potong-potong kecil sesuai selera.
  6. Siram menggunakan kuah tumisan suiran tadi ke dalam mangkuk. tambahkan irisan daun seledri, daun bawang dan bawang goreng di atasnya.
  7. Sajikan selagi hangat.


     Terkadang macam-macam variasi dari timlo solo berbeda-beda namun rasa tetap sama-sama enak dengan perpaduan kuah, suwiran ayam, telur dan sosis solo yang umumnya berisi ayam suwir dan beberapa bumbu seperti halnya resep membuat lumpia semarang enak. agar lebih praktis Anda juga bisa menggunakan kuah cepat saji atau kemasan seperti sotoji dan semacamnya.

 

RM/Toko yang Menyediakan:
 
Timlo Solo Restaurant
Indonesian Restaurant
Tempat makan yg sederhana menyajikan makanan traditional khas solo, Sop timlo, serta tersedia snack.
Address: Jl. Jend. Urip Sumoharjo No.94, Purwodiningratan, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57128
Phone: (0271) 646180

 

Sumber: http://jawaresep.blogspot.com/2015/01/resep-cara-membuat-timlo-solo-sederhana.html

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker