Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Bali Bali
Timbungan Bali
- 9 September 2017

Timbungan Bali

 

Timbungan merupakan masakan tradisional khas Bali yang pada umumnya dihidangkan saat hari raya Galungan. Di beberapa daerah di Bali memandang bahwa timbungan bukanlah suatu makanan, melainkan merupakan metode yang digunakan untuk mengawetkan makanan seperti lawar agar tidak basi. Hal ini dikarenakan pada hari-hari raya besar umat Hindu di Bali, makanan olahan daging biasanya dimasak dalam porsi yang cukup besar sehingga metode pengawetan ini dapat menjadi solusi untuk memperpanjang umur makanan.  

Sedangkan beberapa lainnya seperti di Tabanan, Timbungan memang sengaja dibuat sebagai salah satu makanan. Timbungan ini dibuat dengan cara memasukan tetelan daging, daun ubi serta berbagai bumbu rempah kedalam satu ruas bambu yang kemudian ditaruh didepan tungku api untuk memperoleh panas yang pas.

Bahan yang digunakan:

  • Tetelan dari daging, dapat berupa daging babi atau sapi
  • Daun singkong (opsional)
  • Irisan Kulit daging (opsional)

Bahan membuat bumbu

  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Kencur
  • Laos
  • Cabai Lombok merah
  • Cabai rawit
  • Sereh
  • Lada
  • Terasi
  • Kunyit
  • Garam
  • Jahe
  • Minyak kelapa

 Bahan Tambahan:

  • Satu ruas bambu yang telah dibersihkan
  • Daun Pisang

Cara membuat:

  1. Rebus daging, daun singkong serta kulit daging secara terpisah
  2. Haluskan bumbu
  3. Aduk merata bahan-bahan diatas, kemudian masukan kedalam bamboo
  4. Tutup bagian atas bumbu dengan daun pisang yang digulung
  5. Panaskan bamboo tersebut di depan tungku api selama kurang lebih 2 jam
  6. Timbungan siap dihidangkan

 

RM/Toko yang Menyediakan:
 
Lawar Kuwir Pan Sinar
Restaurant
Address: Jl. Kroya Gang Cemapaka No. 1, Kesiman, Denpasar Timur, Sumerta Kelod, Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80237
Phone: 0818-349-451

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Jipeng
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Jipeng: Kombinasi Unik Tanji dan Topeng dalam Orkes Betawi Sebuah seni teater khas Betawi yang muncul dari kolaborasi antara Tanji dan Topeng. Jipeng: Kombinasi Unik Tanji dan Topeng dalam Orkes Betawi Sebuah seni teater khas Betawi yang muncul dari kolaborasi antara Tanji dan Topeng. Jipeng: Kombinasi Unik Tanji dan Topeng dalam Orkes Betawi Sebuah seni teater khas Betawi yang muncul dari kolaborasi antara Tanji dan Topeng.

avatar
Xxxxxx
Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba Pagar Jabu - Sahan - Pohung
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
Ilmu Tamba Tu
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker