Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Bengkulu Bengkulu
Tempoyak Durian Bengkulu

Resep Tempoyak Durian Khas Bengkulu

Tempoyak merupakan salah satu makanan khas Bengkulu yang terbuat dari bahan dasar buah durian, makanan ini juga sangat banyak digemari masyarakat luas. Buah durian merupakan bahan dasar yang diperlukan untuk membuat Resep Tempoyak ini, tapi anda jangan menggunakan bahan dasarnya dengan buah durian montong, karena memang kualitas dari durian montong sendiri sangat tidak bagus bila digunakan untuk membuat Tempoyak ini.
 
Tempoyak durian ini merupakan salah satu makanan khas Bengkulu yang cara membuatnya sangat mudah sekali, yaitu anda hanya cukup memilih buah durian yang kualitas local dan kemudian anda ambil dari daging buahnya lalu ditambahkan sedikit garam dan ulekan cabai rawit merah, dan kemudian disimpan didalam toples selama 3-5 hari. Ok langsung saja anda simak selengkapnya.
 
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat resep tempoyak durian khas Bengkulu :
 
Buah Durian
Garam
Cabai Rawit
 
Cara membuat tempoyak durian khas Bengkulu :
 
Pertama anda siapkan buah durian yang matang, nah kemudian anda pilih durian local untuk mendapatkan hasil tempoyak yang baik. Namun jika anda menggunakan jenis durian montong maka hasilnya agak kurang bagus karena durian montong terlalu banyak mengandung air dan gas.
Lalu anda pisahkan biji durian dari daging buahnya, yang dibutuhkan untuk bahan tempoyaknya yaitu daging dari duriannya.
Kemudian anda berikan sedikit garam untuk memberi rasa asin pada daging durian, tanpa menghilangkan rasa manisnya dan kemudian anda aduk hingga merata.
Tambahkan sedikit cabai rawit yang sudah diulek. Aduk daging duriannya hingga rata. Selain menambahkan rasa pedas, cabai rawit juga dapat mempercepat proses fermentasi.
Setelah selesai, anda simpan daging durian yang sudah diaduk tadi kedalam wadah tertutup (lebih baik gunakan topless dan simpan pada suhu ruangan).
Biasanya proses fermentasi durian (menjadi tempoyak) berlangsung selama 3-5 hari.
Nah setelah anda menunggu proses fermentasi selama 3-5 hari, silahkan anda nikmati tempoyaknya.
Nah seperti itulah proses pembuatan tempoyak durian khas Bengkulu yang rasanya enak sekali,
 

Alamat dan Kontak Penjual:

Rumah Makan Inga Raya

Jl. Pasar Pantai, Bengkulu 38112

0736 27787

 
Sumber: http://www.menuresepmasakan.com/resep-tempoyak-durian-khas-bengkulu/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bekam Bali
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum