Makanan Minuman
Makanan Minuman
makanan dan minuman Jawa Tengah Brebes
"Telur Asin" khas Brebes
- 11 Desember 2018

Bahan Telur Asin :

  1. 10 hingga 30 butir telur bebek segar ( paling baik telurnya berumur 1-2 hari)
  2. 500 gr garam dapur / garam kotak / garam krosok
  3. 1,5 – 2 liter air bersih (bisa juga air mineral)
  4. Wadah / plastik yang dapat ditutup rapat, atau ember plastik yang ada tutupnya juga bisa

Cara Membuat Telur Asin :

  1. Rendam terlebih dahulu telur dengan air selama kurang lebih 2 menit, jika ada telur yang mengambang atau melayang lebih baik dibuang saja karena berarti telur tersebut jelek. Setelah direndam kemudian di cuci hingga bersih sampai tidak ada kotoran yang menempel di kulit telur.
  2. Tiriskan telur lalu keringkan dengan handuk lembut sambil di perhatikan apakah ada yang retak atau tidak selama proses pencucian.
  3. Buatlah larutan air dan garam, jika dengan kondisi air biasa garam susah untuk larut, maka anda bisa memanaskan air sambil diaduk perlahan hingga garam bisa terlarut semua. Biarkan air larutan garam dingin kembali, kalo masih hangat akan mempengaruhi proses pembuatan Telur Asin
  4. Jika larutan air dan garam sudah dingin, tuangkan secara perlahan ke dalam wadah yang sudah terisi telur bebek tadi. Yang perlu anda perhatikan adalah semua telur bebek harus terendam larutan air garam (ternyata telurnya tidak mau tenggelam/mengapung di larutan air garam), hal ini wajar karena masa jenis larutan air garam lebih besar daripada masa jenis telur bebek. Jalan keluarnya silahkan siapkan kantong plastik kiloan lalu diisi dengan air bersih tidak susah penuh (separuh) dan kemudian taruh kantong plastik berisi air itu diatas rendeman telur tadi (kantong plastik itu menindih telur yang melayang di larutan garam tadi)
  5. Tutup wadah tersebut dan simpan di tempat yang rata dan sejuk, lama perendaman 12 hari (sudah enak dan masir), namun jika lebih lama akan lebih baik, lebih asin, lebih awet dan lebih masir (kira-kira 3 minggu)
  6. Setelah melewati batas waktu yang sudah ditentukan, saatnya proses perebusan telur asin. Perhatikan cara merebus telur asin. Untuk hasil rebusan yang baik, telur direbus dengan api kecil jangan sampai mendidih hingga matang selama -/+ 1,5 jam gunanya agar telur tidak pecah karena benturan sesama telur jika apinya besar dan mendidih. Waktu merebus telur, panci harus dalam keadaan terbuka / tidak boleh ditutup.
  7. Selain di rebus, telor asin mentah juga ada yang di kukus, waktunya juga sama minimal 1,5 jam dengan api sedang.
  8. Jika anda kurang suka rasa asin yang berlebihan, takaran garam bisa dikurangi, yang terpenting tidak mengurangi waktu jarak perendaman.
  9. Cara memasak telur asin bisa di ganti dengan cara di panggang/asap untuk mendapatkan hasil Telur Asin yang bisa bertahan lebih lama.

 

https://wisatatempat.com/makanan-khas-jawa-tengah/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
PELARIAN MAJAPAHIT DI PACITAN
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

GELOMBANG EKSODUS I. Pelarian Di Pacitan Ketika panji-panji emas Majapahit tercabik oleh perang perebutan warisan dinasti, sejarah arus utama seolah menoleh ke arah lain. Yang tercatat kemudian hanyalah runtuhnya tiga pusat kekuasaan besar secara beruntun: Wilwatikta-Trowulan yang ambruk pada 1478 M, Kediri di bawah Girindrawardhana yang tumbang dua dasawarsa kemudian, serta: Lenyapnya benteng pertahanan terakhir Patih Mahodara pada 1527 M. Di balik kronik pergantian rezim itu, tersimpan kisah lain yang jauh lebih megah dan tragis: kisah manusia-manusia yang terseret arus perubahan kekuasaan baru, Demak Bintoro. Seusai kemenangan Ranawijaya atas kubu Bhre Kertabhumi, muncul kebutuhan mendesak untuk membangun dasar legitimasi baru. Upaya itu dijalankan melalui jejaring brahmana, penetapan tanah-tanah sima yang dibebaskan dari kewajiban pajak, penguatan tradisi Buddha-Siwa, serta pembentukan identitas Keling yang berpusat di Daha. Dalam pandangan para pendukungnya, ide...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT II (Keling Daha Kediri)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sejarah Senjakala Majapahit-Daha II. Patih Udara/Mahodara Berkuasa (1498 M) A. Krisis Demi mempertahankan kekuasaan di tengah impitan ekonomi dan bayang-bayang kehancuran, Ranawijaya memperlakukan rakyat kecil pedalaman sebagai sapi perah guna mendanai prajurit yang butuh logistik besar menghadapi kelompok pembangkang yang mulai tumbuh kembali. Pembangunan Kedaton baru beserta sistem pertahanan militer di Daha dalam waktu delapan tahun membawa kesengsaraan yang luar biasa bagi kaum tani di sepanjang aliran Sungai Brantas yang subur. Dinasti Girindrawardhana memberlakukan sistem kerja paksa, yang dikenal sebagai kerja gaga, secara militeristik demi mendirikan kompleks istana bata merah yang megah serta jaringan perbentengan baru. Di sisi lain, ribuan petani dipaksa meletakkan bajak dan cangkul mereka untuk mengangkut batu kapur dari perbukitan selatan, menebang pohon jati di belantara, serta mencetak jutaan bata merah untuk dinding pertahanan. Kesengsaraan ini kian mencekik...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT I (Brawijaya V - Trowulan)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

SENJAKALA MAJAPAHIT I (1478 M) > Senjakala Majapahit bukanlah sebuah cerita tentang kelanjutan kemaharajaan yang tenang di bawah asuhan para resi yang bijaksana. Sebaliknya, ia merupakan sebuah panggung sejarah yang rapuh, berdarah, dan diperebutkan oleh kelompok-kelompok politik yang haus akan pengakuan kekuasaan. Demi melunasi dendam masa lalu, menegakkan kehormatan keluarga, dan mengejar ego dinasti, faksi-faksi pemberontak ini tanpa sadar telah memeras keringat rakyat, merampas hak atas tanah perdikan, dan mengirim ribuan rakyat jelata (kawula) Jawa ke lubang kematian yang sia-sia. I. Senjakala Pertama Majapahit Trowulan (1478 M) A. Pemberontakan Ranawijaya (Keling-Daha) Brawijaya IV saat bertakhta sebagai Maharaja Majapahit bergelar Sri Adi Suraprabhawa Singhawikramawardhana Singhawikramawardhana terpaksa mundur ke basis pertahanan keluarganya di Kediri. Setelah terusir dari Trowulan oleh kudeta Bhre Kertabhumi (Brawijaya V) pada tahun 1468 M, Brawijaya IV menyelamat...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker
Gambar Entri
SALE-SALEAN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Di rumah adat Batak tradisional, terdapat sebuah bagian penting yang disebut Sale-salean. Sale-salean merupakan rak atau ukiran berbentuk segi empat yang digantung di atas tungku perapian (tataring). Fungsinya sangat praktis sekaligus mencerminkan kearifan leluhur dalam memanfaatkan ruang di dalam rumah. Di tempat inilah masyarakat Batak dahulu mengeringkan ikan, daging, hasil pertanian, hingga kayu bakar. Asap dari tungku yang terus menyala membantu proses pengeringan sekaligus membuat bahan makanan lebih awet untuk disimpan. Bagi masyarakat Batak masa lalu, dapur bukan sekadar tempat memasak. Dapur adalah pusat kehidupan keluarga, tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga persediaan pangan. Sale-salean menjadi bukti bahwa arsitektur tradisional Batak dibangun berdasarkan pengalaman, kebutuhan hidup, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan budaya tidak selalu berupa benda mewah. Kadang ia hadir dalam benda sederhana yang menjadi bagian dari kehidu...

avatar
Hokker