Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Sulawesi Selatan Makassar
Sop Saudara
- 23 Februari 2017

 

Sop Saudara merupakan salah satu masakan sop khas makasar yang enak dan gurih, selain sop konro dan sop kikil, masakan sop saudara ini juga tak kalah nikmatnya saat disantap dengan ketupat dan juga perkedel kentang.

Masakan sop yang satu ini cara membuatnya tidak jauh berbeda dengan resep sop lainnya, hanya saja ada beberapa bahan yang digunakan sedikit berbeda. Bagi anda yang ingin membuat resep sop saudara ini didapur, silahkan anda simak selengkapnya dibawah ini.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat sop saudara :

  • 250 gram Daging Sengkel, kemudian anda potong kotak dengan ukuran 2 cm
  • 750 ml Ar
  • 1 cm Jahe, kemudian anda memarkan
  • 1 cm Lengkuas, kemudian anda memarkan
  • 3 lembar Daun Jeruk, kemudian anda sobek-sobek
  • 2 batang Serai, kemudian anda memarkan
  • 1 sendok teh Garam
  • ¼ sendok teh Pala Bubuk
  • 1 cm Kayu Manis
  • Minyak Goreng

Bumbu halus yang diperlukan :

  • 7 buah Bawang Merah
  • 3 siung Bawang Putih
  • 2 butir Kemiri, kemudian anda sangrai
  • ½ sendok makan Ketumbar, kemudian anda sangrai
  • 2 cm Kunyit
  • ¼ sendok teh Jintan

Bahan pelengkap yang dibutuhkan :

  • 50 gram Soun, kemudian anda seduh dengan air panas
  • 1 batang Daun Bawang, kemudian anda iris
  • Bawang Goreng
  • Ketupat, kemudian anda potong-potong
  • Keripik Paru
  • Perkedel Kentang

Nah setelah anda menyiapkan semua bahan serta bumbu yang dibutuhkannya, silahkan anda simak bagaimana cara membuat sop saudara ini.

Cara membuat sop saudara khas makassar :

  1. Pertama anda rebus daging sengkelnya bersamaan dengan air hingga lunak.
  2. Kemudian anda panaskan minyak dan tumis semua bumbu halusnya serta tambahkan beberapa bahan yaitu jahe, lengkuas, daun jeruk dan serai hingga harum.
  3. Lalu anda tuangkan tumisan bumbu tadi kedalam rebusan daging, tambahkan garam, pala dan kayu manis. Masak lagi hingga bumbunya meresap.
  4. Setelah matang anda taruh kedalam mangkuk dan tambahkan bahan pelengkapnya seperti ketupat, soun, daun bawang, bawang goreng, keripik paru dan perkedel kentangnya. Siram dengan kuah dan daging.
  5. Sajikan dengan nikmat.

 

RM yang menyediakan:

KS Masakan Khas Sulawesi , Jl. Puspa Gading 8 Blok A1 No. 34, Kelapa Gading, Jakarta Utara , 0857-7183-3294
RM yang menyediakan
 
Sulawesi@Kemang
Jl. Kemang Selatan Raya No.2A 
Jakarta Selatan 12560
Telepon :
021-78833170
0877-81809753 (WhatsApp)
 
Sulawesi@Mega Kuningan
Menara BTPN Podium 2 Zona B
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5 – 5.6.
Jakarta Selatan 12950
Telepon : 
021 - 29887836
0877-81809756 (WhatsApp)
 
Sulawesi@Menteng
Jl. Sumenep No.24, Menteng, kota Jakarta Pusat.10310
Telepon:
021-21231234
0878-76914933 (WhatsApp)

Sumber : http://www.menuresepmasakan.com/resep-sop-saudara-khas-makassar-yang-enak-dan-nikmat/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker