Cerita Rakyat
Cerita Rakyat
Cerita Rakyat Sumatera Utara Karo
Silinduat-kembar
- 20 Agustus 2009 - direvisi ke 2 oleh Syuaa Ash Shiraata pada 30 Oktober 2011

Dahulu kala ada sebuah cerita yang berasal dari Pulau Samosir di desa si dugur-dugur tinggallah seorang laki-laki bernama guru Hatimbulan. Beliau adalah seorang si Baso atau pendeta namanya datu Arak ni pane.

Istrinya bernama Nansindak panaluan. Mereka sudah lama menikah tetapi belum juga di karuniai seorang anak. Sesudah perempuan itu hamil maka luar biasa lamanya barulah anak itu lahir, semua penduduk kampung itu menganggap keadaan itu hal yang gaib, saat itu juga terjadi kelaparan juga teriknya tak tertahankan, kerah tanah menutupi hubangan-hubangan dan rawa-rawa.

Karena kepala persatuan pemujaan roh-roh menjadi risau ia pergi menjumpai guru Hatimbulan dan mengatakan kepadanya : mengapa keadaan yang seperti ini tidak berubah-ubah karena kejadia belum pernah terjadi mereka pergi untuk mencari sebabnya dan mengajak kepada Debata atau dewa yang adil sehingga guru Hatimbulan menjawab :" semua bisa terjadi" lalu raja Bius mengatakan :" semua orang heran mengapa istrimu begitu lama hamil para bidan menerangkan bahwa kehamilan itu telah terlalu lama karena perkataan itu maka timbullah pertengkaran akan tetapi tidak ada yang cidera atau mati. Saat itu juga perempuan itu melahirkan anak kembar, seorang anak laki-laki dan perempuan seketika itu juga maka hujan pun turun lebat, semua tanam-tanaman tumbuh dengan segar sehingga guru Hatimbulan memotong seekor lembu untuk mendamaikan kekuasaan jahat itu.

Ia juga mengundang semua pengetua-pengetua dan kepala-kepala dalam perjamuan itu dimana nama anak-anak itu akan di umumkan putra itu di beri nama Aji donda atahutan dan putri itu di bri nama Si boru Tapi nauasan. Sehabis pesta tamu-tamu telah menasehatkan supaya anak-anak itu jangan kiranya bersama-sama di asuh, yang satu kiranya di bawa ke barat dan yang satu lagi di bawa ke timur, sebab kelahiran kembar, istimewa yang berlainan jenis adalah satu masalah yang sangat tidak baik menurut pahamter, akan tetapi guru Hatimbulan tudak mengendalikan nasehat arif bijak sana dari pengetua-pengetua dan kepala itu. Lama-kelamaan terbuktilah apa yang diungkapkan pengetua itu benar-benar. Guru Hatimbulan mendirikan gubuk kecil di bukit suci, kemana dia membawa anak-anak itu, seekor anjing kurus membawa mereka dalam setiap hari guru Hatimbulan membawa mereka setelah anak-anak itu menjadi dewasa maka putri atau gadis itu ketika berjalan-jalan kebetulan melihat sebuah pohon bernama pui-piu tanggu.

Pohon itu mempunyai buah yang masak dan manis, si boru Tapinuansa ingin makan buah-buah itu karena itu ia memanjat buah pohon tersebut, ia mengambil dan memakainya akan tetapi ia di telan pohon itu dan ia menjadi satu dengan pohon tersebut, hanya saja kepalanya masih kecil dan kelihatan. Saudaranya menunggu sampai sore dalam kebimbangan mengenai nasib saudaranya kemudian dia pergi ke hutan untuk memeriksanya sambil memanggil-manggil namanya dengan suara yang nyaring. Dekat pada pohon tersebut sehingga gadis tersebut menyahutinya, Donda heran melihat kejadian itu dan menayakkan mengapa sampai terjadi hal ini. Donda memanjat pohon itu dengan maksud menolong saudaranya, akan tetapi ia juga lengket di pohon tersebut. Kedua anak itu menjerit minta tolong akan tetapi suara sedih hilang dalam gelap gulita itu.

Besok paginya anjing mereka datang berlari-lari maka ia pun ikut juga tertelan di pohon itu hanya saja kepalanya kelihatan. Guru Hatimbulan telah kehabisan akal ia telah banyak mengeluarkan uang untuk datu-datu keperluan gondang dan kurban untuk roh-roh, apa saja yang ia minta diberikan tetapi ia menjadi putus asa. Beberapa hari kemudian ia menemukan datu parponsa ginjang memperkenalkan dirinya. Ia menerangkan dengan pasti bahwa ia dapat melepaskan orang-orang itu. Guru Hatimbulan mendengarnya ia menjawab janganlah kutuk saya, tetapi kutuk lah dirimu sendiri lalu roh itu berkat " jikalau begitu semestinya bapak pergunakanlah saya dari sekarang sebagai:

1. Penangkal pada musim hujan

2. Pemanggil hujan dalam musim kemarau

3. Penasehat dalam pemerintahan dalam negeri

4. Teman seperjuangan dalam peperangan

5. Sumber kebusukan, kerusakan dalam penyakit dan kematian

Sumber : http://rapolo.wordpress.com

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Cara buka blokir brimo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Timur

Untuk membuka blok𝖎r (BR𝖎mo) yang terblok𝖎r, Anda bisa menghubungi call center BR𝖎 di Nomor WhatsAp+: {628170788339}. atau 1500046 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password pada halaman login aplikasi BR𝖎mo. Detail

avatar
Mobilebrimo
Gambar Entri
Lupa pin brimo cara mengatasi lupa pin akun brimo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Untuk Mengatasi lupa PIN (BRI) BRImo Anda bisa menghubungi CS BRI melalui Chat WhatsApp di 08192000015 atau (14017) Melalui aplikasi BRImo Anda bisa lupa "Username atau Password" pada halaman login Aplikasi BRImo.

avatar
Lupa PIN BRI BRImo
Gambar Entri
Buka blokir brimo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bali

Untuk membuka blok𝖎r (BR𝖎mo) yang terblok𝖎r, Anda bisa menghubungi call center BR𝖎 di Nomor WhatsAp+: {628170788339}. atau 1500046 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password pada halaman login aplikasi BR𝖎mo. Detail Rajapala dan Ken SulasihPada zaman dahulu, di sebuah hutan lebat di Bali, hiduplah seorang pemuda sakti bernama Rajapala. Ia hidup sendirian jauh dari perkampungan manusia. Sejak kecil, Rajapala tidak mengetahui siapa orang tuanya dan dari mana asal-usulnya. Ia hanya tahu bahwa dirinya berbeda dari manusia lain, karena memiliki kekuatan dan kepekaan yang luar biasa. Meski disegani oleh alam, Rajapala sering diliputi rasa sepi Suatu hari, ketika sedang menyusuri hutan, Rajapala mendengar suara tawa yang lembut dari arah sebuah telaga. Ia mengintip dari balik pepohonan dan melihat tujuh bidadari turun dari kahyangan untuk mandi. Cahaya pakaian mereka berkilau di atas air. Dari ketujuh bidadari itu, perhatian Rajapala tertuju pada satu sosok yang paling anggun dan...

avatar
Dealitbagusgenjing
Gambar Entri
Lupa pasword brimo terblokir
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Untuk membuka blok𝖎r (BR𝖎mo) yang terblok𝖎r, Anda bisa menghubungi call center BR𝖎 di Nomor WhatsAp+: {628170788339}. atau 1500046 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password pada halaman login aplikasi BR𝖎mo. Detail

avatar
Oskm18_16318241_athalarik Atha Larik
Gambar Entri
Lupa pasword brimo
Alat Musik Alat Musik
Kalimantan Selatan

Untuk membuka blok𝖎r (BR𝖎mo) yang terblok𝖎r, Anda bisa menghubungi call center BR𝖎 di Nomor WhatsAp+: {628170788339}. atau 1500046 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password pada halaman login aplikasi BR𝖎mo. Detail

avatar
Oskm18_16318241_athalarik Atha Larik