Pakaian Tradisional
Pakaian Tradisional
Aksesoris Sulawesi Tengah Palu
Siga (Destar)
- 19 Januari 2018

Siga (Destar)

Bahan: Kain (yang dibuat dari bahan tenunan). Bentuknya: Segi empat dengan ukuran 1 m x 1 m.

Cara membuatnya. Siga yang digunakan oleh penari di Sulawesi Tengah kebanyakan singa hasil tenunan. Siga biasanya dibuat dari benang sutera sintetis atau hasil campuran benang katun dan benang kapas yang lebih dikenal dengan nama Spunlik. Untuk menenun siga diperlukan satu earna saja untuk itu baik benang lungsi maupun pakan dicelup dalam satu warna. Siga ditenun berbentuk segi empat. Pada bagian pinggiran dan bagian tengahnya diberi hiasan dengan benang emas, dengan jalan menyelipkan benag emas atau perak atau ketika menenun. Pembuatan ragam hias ini dilakukan dengan cara menghitung komposisi tingkat benang dalam susunan benang yang mempunyai motif sendiri. Untuk satu lembar siaga biasanya dapat diselesaikan oleh pengrajin desa sampai tiga hari. Pada umumnya cara menenun masih menggunkan alat tenun tradisional yang dikenal gedongan.

Cara memakainya. Siga diikatkan atau dililit pada kepala sedemikian rupa sehingga salah satu sudut berdiri disamping kiri atau kanan kepala yang akhirnya dijatuhkan diarah yang bertentangan.

Fungsinya. Siga berfungsi sebagai penutup kepala sekaligus sebagai hiaan kepala. karena Siga adalah pakaian atau perlengkapan serta seperangkat pakaian pria pada umumnya di Sulawesi Tengah maka hampir semua tarian di Sulawesi Tengah harus memakai siga. Baik dia tari upacara tari kerja ataupun tari hiburan sekalipun semua memakai Siga.

Persebarannya. Berhubung Siga adalah pakaian sehari-hari masyarakat Sulawesi Tengah, maka seperti telah kami ungkapkan di atas, hampir semua tari menggunakan Siga sebagai pelengkap pakaian tari tersebut.

Source: http://telukpalu.com/2008/04/peralatan-tari-tradisional-2/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker