Makanan Minuman
Makanan Minuman
Kuliner Nusantara Bali Bali
Sayur Rambanan - Bali - Bali
- 8 Januari 2018
Sayur Rambanan merupakan sejenis lauk pauk dengan bahan baku yang dbuat dari berbagai jenis sayuran yang sangat baik untuk pencernaan. Lauk pauk ini menggunakan santan kental yang memberikan citarasa yang gurih. Untuk menambah lezatnya sering juga dikonsumsi dengan sambal terasi.
Kalau orang Jawa, Sayur Rambanan khas Bali bilang mirip dengan “lotek”. Tetapi berbeda, Sayur Rambanan khas Bali meskipun bahan-bahannya seperti ketika membuat lotek berbeda dari bumbu-bumbunya.
Sayur rambanan khas bali di buat dengan Bumbu Bali, bumbu yang memiliki cita rasa khas yang tidak sama dengan bumbu dari daerah lain.
 
 
Bahan Sayur Rambanan :
Kecambah ¼ kg
Kacang panjang 4 ikat
Nangka muda ½ kg
Minyak goreng ¼ gelas
Kelapa ¼ butir
 
Bumbu Sayur Rambanan :
Bawang merah 10 buah
Laos 1/2 rsj
Bawang putih 5 siung
Daun salam 2 lembar
Lombok merah 2 buah
Sereh 1 batang
Lada ¼ sendok teh
Garam 1 sendok makan
Kunyit 1 rsj
Tepung beras 2 sendok makan
Jahe ½ rsj
Terasi 1 sendok teh
Kencur ½ rsj
 
Cara Membuat Sayur Rambanan Khas Bali :
1. Semua bahan sayuran direbus satu persatu sampai masak. Kelapa diparut dibuat santan 2 gelas.
2. Bawang merah 5 buah dan 2 siung bawang putih diiris tipis lalu digoreng sampai kuning.
3. Sisa bumbu lainnya diulek halus dan diberi tepung yang dicairkan dengan santan dan dimasak agak kental, baru diangkat.
4. Kacang panjang dipotong-potong, begitu pula nangkanya ditaruh diaatas piring yang sedikit cekung, diatasnya diberi bumbu yang sudah kental dan diatas bumbu diberi bawang goreng.
5. Bermacam-macam sayuran rebus dapat dimakan dengan saos ini.
 
 
Sumber:
http://kuliner.ilmci.com/resep/2011/04/sayur-rambanan.aspx
http://katalogkuliner.com/2015/08/masakan-bali-sayur-rambanan.html
https://erudisi.com/sayur-rambanan-khas-bali/

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
HUDON TANO (PERIUK TANAH)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
BENDA MAGIS MASYARAKAT BATAK
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
Cara menghubungi call center ayopinjam
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.

avatar
Pinjamflexi1999