Sate ini dinamakan Sate Matang karena awal mulanya sate ini diperkenalkan oleh penjualnya di kota Matang Glumpang Dua, sebuah kota kecamatan di kabupaten Bireuen.
Bahan:
300 gram daging kambing
Bumbu Untuk Membakar Sate:
1 sdt ketumbar
1 butir bawang putih
1 batang serai
1 ruas jari jahe
1 ruas lengkuas
2 cm kunyit
2 butir kemiri
Garam secukupnya
Gula merah secukupnya
Cara Memasak:
1. Haluskan bumbu
2. Tumis bawang putih, masukkan halusan bumbu dan daging sampai bumbu meresap
3. Angkat, susun daging ditusuk sate, lalu bakar
Bumbu Kacang:
2 ons kacang tanah, goreng lalu haluskan
1 butir bawang putih untuk menumis
2 lembar daun salam
1 lembar daun jeruk purut
2 lembar daun pandan
1 batang kecil serai
1 batang kayu manis
2 ons cabe kering
500 ml santan
1 sdm gula putih
gula merah secukupnya
Cara Memasak:
1. Tumis semua rempah-rempah sampai harum
2. Masukkan santan, tunggu sampai sedikit mendidih
3. Masukkan kacang tanah yang sudah dihaluskan bersama cabe kering
4. Aduk sampai mendidih dan mengental hingga mengeluarkan berminyak
5. Tambahkan kecap di atas sajian sate
Bahan Kuah Soto Sate Matang:
1/2 liter air matang
1 sdt ketumbar
1 butir bawang putih
1 butir bawang merah
1 batang serai
1 ruas jari jahe
1 ruas lengkuas
2 cm kunyit
2 butir kemiri
1/2 butir kelapa, dibuat santan
Garam secukupnya
Gula merah secukupnya
Cara Memasak:
1. Rebus tulang daging kambing dengan air matang hingga mendidih sampai empuk
2. Semua bumbu dicampur menjadi satu dan dihaluskan ke dalam rebusan daging
3. Masukkan santan ke dalam rebusan daging yang telah dicampur dengan semua bumbu
4. Tambahkan daun bawang prei, daun sop, daun jeruk purut, daun salam, daun pandan, kayu manis, kapulaga, ketumbar, dan penyedap rasa
Sumber:
http://www.dream.co.id/culinary/sate-matang-cita-rasa-sate-kambing-ala-aceh-sate-matang-cita-rasa-sate-kambing-ala-aceh--140924x.html
GELOMBANG EKSODUS I. Pelarian Di Pacitan Ketika panji-panji emas Majapahit tercabik oleh perang perebutan warisan dinasti, sejarah arus utama seolah menoleh ke arah lain. Yang tercatat kemudian hanyalah runtuhnya tiga pusat kekuasaan besar secara beruntun: Wilwatikta-Trowulan yang ambruk pada 1478 M, Kediri di bawah Girindrawardhana yang tumbang dua dasawarsa kemudian, serta: Lenyapnya benteng pertahanan terakhir Patih Mahodara pada 1527 M. Di balik kronik pergantian rezim itu, tersimpan kisah lain yang jauh lebih megah dan tragis: kisah manusia-manusia yang terseret arus perubahan kekuasaan baru, Demak Bintoro. Seusai kemenangan Ranawijaya atas kubu Bhre Kertabhumi, muncul kebutuhan mendesak untuk membangun dasar legitimasi baru. Upaya itu dijalankan melalui jejaring brahmana, penetapan tanah-tanah sima yang dibebaskan dari kewajiban pajak, penguatan tradisi Buddha-Siwa, serta pembentukan identitas Keling yang berpusat di Daha. Dalam pandangan para pendukungnya, ide...
Sejarah Senjakala Majapahit-Daha II. Patih Udara/Mahodara Berkuasa (1498 M) A. Krisis Demi mempertahankan kekuasaan di tengah impitan ekonomi dan bayang-bayang kehancuran, Ranawijaya memperlakukan rakyat kecil pedalaman sebagai sapi perah guna mendanai prajurit yang butuh logistik besar menghadapi kelompok pembangkang yang mulai tumbuh kembali. Pembangunan Kedaton baru beserta sistem pertahanan militer di Daha dalam waktu delapan tahun membawa kesengsaraan yang luar biasa bagi kaum tani di sepanjang aliran Sungai Brantas yang subur. Dinasti Girindrawardhana memberlakukan sistem kerja paksa, yang dikenal sebagai kerja gaga, secara militeristik demi mendirikan kompleks istana bata merah yang megah serta jaringan perbentengan baru. Di sisi lain, ribuan petani dipaksa meletakkan bajak dan cangkul mereka untuk mengangkut batu kapur dari perbukitan selatan, menebang pohon jati di belantara, serta mencetak jutaan bata merah untuk dinding pertahanan. Kesengsaraan ini kian mencekik...
SENJAKALA MAJAPAHIT I (1478 M) > Senjakala Majapahit bukanlah sebuah cerita tentang kelanjutan kemaharajaan yang tenang di bawah asuhan para resi yang bijaksana. Sebaliknya, ia merupakan sebuah panggung sejarah yang rapuh, berdarah, dan diperebutkan oleh kelompok-kelompok politik yang haus akan pengakuan kekuasaan. Demi melunasi dendam masa lalu, menegakkan kehormatan keluarga, dan mengejar ego dinasti, faksi-faksi pemberontak ini tanpa sadar telah memeras keringat rakyat, merampas hak atas tanah perdikan, dan mengirim ribuan rakyat jelata (kawula) Jawa ke lubang kematian yang sia-sia. I. Senjakala Pertama Majapahit Trowulan (1478 M) A. Pemberontakan Ranawijaya (Keling-Daha) Brawijaya IV saat bertakhta sebagai Maharaja Majapahit bergelar Sri Adi Suraprabhawa Singhawikramawardhana Singhawikramawardhana terpaksa mundur ke basis pertahanan keluarganya di Kediri. Setelah terusir dari Trowulan oleh kudeta Bhre Kertabhumi (Brawijaya V) pada tahun 1468 M, Brawijaya IV menyelamat...
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.