Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Sumatera Utara Medan
Salad Medan, Tahu Goreng Kuah Kacang
- 24 Desember 2018

Bahan-bahan

 
bahan isian
  1. Tahu, belah empat lumuri garam lalu goreng
  2. Selada, diiris seruas jari
  3. Toge, rendam dengan air panas
  4. Timun, belah empat kemudian iris
  5. Daun seledri, iris tipis
  6. Telur rebus, belah empat memanjang
  7. Bawang goreng
  8. Kerupuk (jenis merah putih lebih enak)
  9. bahan kuah kacang
  10. 100 gr kacang tanah, goreng
  11. 1 siung bawang putih
  12. 5 cabe rawit hijau (sesuai selera)
  13. sesuai selera Gula merah
  14. secukupnya Kecap manis
  15. secukupnya Cuka
  16. secukupnya Garam
  17. 1/3 gelas Air matang

Langkah

 

Siapkan bahan isian. Belah empat tahu kemudian goreng hingga kecoklatan. Sisihkan.

Salad Medan, Tahu Goreng Kuah Kacang recipe step 1 photo
 
 
 
 
  1. Cuci bersih selada, iris-iris seruas jari. Sisihkan. Begitu juga dengan timun, cuci bersih, belah empat kemudian iris-iris dengan ketebalan sesuai selera.

    Salad Medan, Tahu Goreng Kuah Kacang recipe step 2 photo
     
     
     
     
  2. SRendam tauge dengan air panas. Diamkan hingga tauge layu, kemudian tiris. Sisihkan.

    Salad Medan, Tahu Goreng Kuah Kacang recipe step 3 photo
     
     
     
     
  3. Udah mulai ribet? Belum kan ya? Hihihi.. Yuk lanjut bikin kuah kacangnya. Semangaat!!

     
     
     
     
     
  4. Blender cabe rawit dan bawang putih dengan air matang hingga halus. Wajib air matang ya Bun, karena kuah ini nantinya tidak dimasak lagi.

     
     
     
     
     
  5. Setelah halus masukkan kacang yang sudah digoreng tadi (kalau suka boleh tambah kacangnya). Blender sebentar aja ya, biar tekstur kacangnya agak kasar. Tuang ke wadah.

     
     
     
     
     
  6. Campurkan gula merah yang sudah disisir secukupnya (kalau saya lebih kurang 1/3 sdm). Tergantung selera ya Bun. Klo tidak ada gula merah, boleh ganti dengan sejumput gula pasir.

     
     
     
     
     
  7. Tambahkan cuka secukupnya (kalau saya 3-4 tetes). Kalau tidak suka cuka boleh ganti dengan air asam jawa. Naruhnya sedikit demi sedikit dulu ya bun, sambil koreksi rasa.

     
     
     
     
     
  8. Tambahkan kecap manis secukupnya (saya pakai bango). Tambahkan garam secukupnya. Koreksi rasa. Karena kadar manis asam asin tiap orang berbeda, jadi koreksi sesuai selera ya bun. Kalau terlalu kental tambahkan air matang.

    Salad Medan, Tahu Goreng Kuah Kacang recipe step 9 photo
     
     
     
     
  9. Susun isian salad di atas piring. Mulai dari selada, timun, tahu, tauge. Lalu siram dengan kuah kacang. Beri irisan daun seledri, bawang goreng dan telur rebus di atasnya. Jangan ketinggalan kerupuknya biar makin krenci. ðŸ˜Â Selamat mencoba ya Bunda..

    Salad Medan, Tahu Goreng Kuah Kacang recipe step 10 photo
     
     

https://cookpad.com/id/resep/6144050-salad-medan-tahu-goreng-kuah-kacang

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker