Makanan Minuman
Makanan Minuman
cemilan gurih Jawa Timur MALANG SELATAN
SEMPOL_AYAM khas Malang
- 30 Agustus 2017
Haloo Sobat semuanya...
 
Kalian tau ga sih apa itu jajan sempol??? penasaran?? yuk kita bahas...
 
Sempol...
 
Sempol adalah jajanan khas kota malang,asalnya dari gondang legi,malang selatan.
Sempol terbuat dari bahan bahan yang sangat mudah di temukan di sekitar kita.
Bahan utamanya adalah Terigu dan Daging Ayam atau daging ikan laut/tawar.
Sempol disajikan dengan menggunakan tusuk sate atau stik bambu yang panjang.
Apa guna stik atau tusuk sate ini??, gunanya adalah,agar sempol menarik perhatian dan agar mudah waktu menggorengnya.
Yaaaps...Sempol ini dimasak dengan digoreng,sebelum digoreng sempol ini dikukus terlebih dahulu.
Bentuk sempol ini mirip banget sama kembang api yang bisa meletus diudara (kalo di jawa timur disebut mercon srengdor,karena bunyinya sreeeeeng doooorr).
Dan tekstur Sempol ini empuk,garing,crunchy dan dibalut dengan telur.
 
Ingintau lebih lanjut tentang cara pembuatannya, berikut resep sempol ayam yang gurih dan enak.

Bahan – bahan

  • 100 gram ayam
  • 50 gram tepung terigu
  • 100 gram tepung tapioka
  • 1 sdt lada bubuk
  • 1 sdt garam
  • 50 ml air panas
  • 1 butir telur, kocok lepas

Cara Membuat

  1. Potong potong ayam dan kemudian giling hingga halus
  2. Dalam sebuah mangkuk, masukkan daging ayam halus dan tambahkan dengan tepung terigu, tepung tapioka, garam dan juga lada
  3. Aduk semua bahan hingga rata dan tambahkan dengan air panas
  4. Setelah itu aduk kembali adonan hingga kalis
  5. Ambil sedikit adonan kemudian lilitkan dalam tusuk sate
  6. Rebus lilitan semol didalam air hingga matang kemudian angkat dan tiriskan
  7. Panaskan minyak goreng dalam wajan penggorengan
  8. Goreng sempol ayam sebentar saja
  9. Angkat dan tiriskan
  10. Masukkan dalam kocokan telur
  11. Goreng kembali sempol ayam hingga matang, angkat
  12. Tiriskan dan Sajikan

Selanjutnya Sempol Ayam Simpel ini siap disajikan dan dinikmati. Cara membuat Sempol Ayam Simpel ini juga cukup mudah bukan sehingga sobat dapat mencoba membuatnya sendiri dirumah. Untuk menikmati Sempol Ayam Simpel ini, anda dapat menyantapnya bersama saus tomat ataupun saus sambal kesayangan anda. Cukup mudah bukan ?

Sekian ulasan resep kali ini untuk anda mengenai resep Sempol Ayam Simpel yang enak, lezat dan super gurih juga cara membuatannya yang simpel dan tak ribet. Silakan mencoba membuatnya dirumah. Selamat mencoba dan happy cooking sobat. Lestarikan Kuliner Indonesia.

 

RM/Toko yang Menyediakan:
 
JUAL SEMPOL AYAM "LUSI"
Deli
Alamat: Bumirejo, Dampit, Malang, East Java 65181
Telepon: 0857-3293-2884

 

sumber : http://www.duniainter.net/cara-membuat-sempol-ayam-simpel/

http://bisniserbada.blogspot.co.id/2016/11/apa-sih-sempol-itu.html

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Lawar Biu Batu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Lawar Biu Batu adalah hidangan tradisional khas Bali yang menggunakan pisang batu muda sebagai bahan dasar sayuran. Dipadukan dengan daging cincang, kelapa bakar, dan racikan base genep (bumbu lengkap Bali), lawar ini menghasilkan cita rasa yang gurih, segar, dan beraroma khas tanpa rasa sepat. Waktu Persiapan dan Porsi Waktu Persiapan: 30 menit Waktu Memasak: 30 menit Porsi: 4-5 orang Bahan-bahan Bahan Utama 1 sisir pisang batu (pisang klutuk) muda, kupas, rebus dengan sedikit garam hingga empuk, lalu cincang halus 250 gr daging (ayam, babi, atau sapi), rebus lalu cincang halus 1/2 butir kelapa setengah tua, kupas kulit arinya, parut, lalu sangrai hingga kecokelatan Bumbu Dasar (Base Genep) 8 siung bawang merah 5 siung bawang putih 3 cm kencur 3 cm lengkuas 2 cm kunyit, bakar sebentar 1 sdt ketumbar, sangrai 1/2 sdt merica hitam 1/2 sdt terasi bakar 3 buah cabai rawit (sesuaikan dengan selera pedas) Bahan Tambahan 5 sdm mi...

avatar
jellygoldfish
Gambar Entri
PELARIAN MAJAPAHIT DI PACITAN
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

GELOMBANG EKSODUS I. Pelarian Di Pacitan Ketika panji-panji emas Majapahit tercabik oleh perang perebutan warisan dinasti, sejarah arus utama seolah menoleh ke arah lain. Yang tercatat kemudian hanyalah runtuhnya tiga pusat kekuasaan besar secara beruntun: Wilwatikta-Trowulan yang ambruk pada 1478 M, Kediri di bawah Girindrawardhana yang tumbang dua dasawarsa kemudian, serta: Lenyapnya benteng pertahanan terakhir Patih Mahodara pada 1527 M. Di balik kronik pergantian rezim itu, tersimpan kisah lain yang jauh lebih megah dan tragis: kisah manusia-manusia yang terseret arus perubahan kekuasaan baru, Demak Bintoro. Seusai kemenangan Ranawijaya atas kubu Bhre Kertabhumi, muncul kebutuhan mendesak untuk membangun dasar legitimasi baru. Upaya itu dijalankan melalui jejaring brahmana, penetapan tanah-tanah sima yang dibebaskan dari kewajiban pajak, penguatan tradisi Buddha-Siwa, serta pembentukan identitas Keling yang berpusat di Daha. Dalam pandangan para pendukungnya, ide...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT II (Keling Daha Kediri)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sejarah Senjakala Majapahit-Daha II. Patih Udara/Mahodara Berkuasa (1498 M) A. Krisis Demi mempertahankan kekuasaan di tengah impitan ekonomi dan bayang-bayang kehancuran, Ranawijaya memperlakukan rakyat kecil pedalaman sebagai sapi perah guna mendanai prajurit yang butuh logistik besar menghadapi kelompok pembangkang yang mulai tumbuh kembali. Pembangunan Kedaton baru beserta sistem pertahanan militer di Daha dalam waktu delapan tahun membawa kesengsaraan yang luar biasa bagi kaum tani di sepanjang aliran Sungai Brantas yang subur. Dinasti Girindrawardhana memberlakukan sistem kerja paksa, yang dikenal sebagai kerja gaga, secara militeristik demi mendirikan kompleks istana bata merah yang megah serta jaringan perbentengan baru. Di sisi lain, ribuan petani dipaksa meletakkan bajak dan cangkul mereka untuk mengangkut batu kapur dari perbukitan selatan, menebang pohon jati di belantara, serta mencetak jutaan bata merah untuk dinding pertahanan. Kesengsaraan ini kian mencekik...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT I (Brawijaya V - Trowulan)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

SENJAKALA MAJAPAHIT I (1478 M) > Senjakala Majapahit bukanlah sebuah cerita tentang kelanjutan kemaharajaan yang tenang di bawah asuhan para resi yang bijaksana. Sebaliknya, ia merupakan sebuah panggung sejarah yang rapuh, berdarah, dan diperebutkan oleh kelompok-kelompok politik yang haus akan pengakuan kekuasaan. Demi melunasi dendam masa lalu, menegakkan kehormatan keluarga, dan mengejar ego dinasti, faksi-faksi pemberontak ini tanpa sadar telah memeras keringat rakyat, merampas hak atas tanah perdikan, dan mengirim ribuan rakyat jelata (kawula) Jawa ke lubang kematian yang sia-sia. I. Senjakala Pertama Majapahit Trowulan (1478 M) A. Pemberontakan Ranawijaya (Keling-Daha) Brawijaya IV saat bertakhta sebagai Maharaja Majapahit bergelar Sri Adi Suraprabhawa Singhawikramawardhana Singhawikramawardhana terpaksa mundur ke basis pertahanan keluarganya di Kediri. Setelah terusir dari Trowulan oleh kudeta Bhre Kertabhumi (Brawijaya V) pada tahun 1468 M, Brawijaya IV menyelamat...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker